Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Kedisiplinan Sudah Menjiwai Bagi ASN Setwan DPRD Pasaman

Senin, 10 Juni 2019 - 12:33:51 WIB - 359
Kedisiplinan Sudah Menjiwai Bagi ASN Setwan DPRD Pasaman
ASN Setwan DPRD Pasaman saat apel mengikuti organik di halaman kantor Bupati Pasaman, Senin (10/06/2019).


PASAMAN - ASN Sekretariat DPRD Kabupaten Pasaman Mengikuti apel Organik perdana setelah lebaran bersama ASN lainnya, di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (10/06/2019).

Berdasarkan keterangan Delsi Syafei, SH. Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Pasaman, apel organik ini sesuai dengan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor : B/26/M.SM.00.01/2019 tanggal 27 Mei 2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Berasama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, bagi ASN yang nekat berbuat tidak disiplin dengan tidak masuk kerja ada sanksi yang siap dijatuhkan.

Selanjutnya dikatakan Delsi Syafei Sanksi bagi PNS yang tidak disiplin akan dikenakan sesuai PP 53/2010 tentang disiplin PNS.

Ia menambahkan, khusus ASN Sekretariat DPRD Kabupaten Pasaman, dalam pelaksanaan Apel Perdana setelah libur lebaran hanya satu orang yang tidak hadir, karena Cuti Melahirkan, ini menandakan dispilin sudah tertanam dan sudah menjiwai bagi ASN Setwan, katanya.

"Disiplin yang tertanam pada ASN Setwan tergambar pada wajah yang berseri seri waktu pelaksanaan Apel Perdana setelah libur lebaran, mereka melaksanakan apel penuh dengan ikhlas, berbunga, berkomitmen dan konsisten, sesuai dengan Visi Misi yang dibuat oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasaman," ujarnya.

Pada saat yang bersamaan Aflinda Syofia, SH. Kasubag Tata Usaha dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Kab Pasaman mengatakan, jika bolos setelah libur lebaran, PNS dinyatakan melanggar Pasal 3 Ayat 17 yaitu tidak mentaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang. Hukuman yang dijatuhkan adalah hukuman disiplin yang terdiri dari hukuman disiplin ringan, sedang dan berat.

"Untuk yang ringan, hukumannya adalah teguran lisan, teguran tertulis, dan pernyataan tidak puas secara tertulis. Hukuman sedang meliputi penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun," ujarnya. (Verdi)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemko Solok Gelar Wisuda 1000 Hafiz Al Quran, Catat Tanggalnya

Pemko Solok Gelar Wisuda 1000 Hafiz Al Quran, Catat Tanggalnya

...

Semen Padang Akhirnya Menang di Laga Tandang, Eduardo Almeida Bahagia

Semen Padang Akhirnya Menang di Laga Tandang, Eduardo Almeida Bahagia

BOLA -- Pelatih Eduardo Almeida, merasa bahagia setelah timnya berhasil memetik kemenangan tandang atas Perseru Badak...

Forwana Kabupaten Pasaman Resmi Dikukuhkan, Sekda Harapkan Hal Ini

Forwana Kabupaten Pasaman Resmi Dikukuhkan, Sekda Harapkan Hal Ini

PASAMAN -- Jajaran Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman berhasil menyatukan tekadnya untuk lebih memajukan nagari dalam...

Himpunan Mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar Angkatkan Acara Debat Dalam Bahasa Inggris Se-Sumatera

Himpunan Mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar Angkatkan Acara Debat Dalam Bahasa Inggris Se-Sumatera

TANAH DATAR -- Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN...

Pondok Pesantren Darunnajah Gelar MHQ ke-5 Antar Pesantren Tingkat ASEAN Tahun 2019

Pondok Pesantren Darunnajah Gelar MHQ ke-5 Antar Pesantren Tingkat ASEAN Tahun 2019

JAKARTA - Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, kembali menggelar Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) pada tahun 2019. Ini...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media