Monday, 26 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Masih Tradisional, Buayan Kaliang di Objek Wisata Pariaman Diserbu Wisatawan

Selasa, 11 Juni 2019 - 17:19:46 WIB - 640
Masih Tradisional, Buayan Kaliang di Objek Wisata Pariaman Diserbu Wisatawan
Buayan Kaliang saat dinaiki wisatawan.


PARIAMAN - Meskipun masih tradisional dan menggunakan tenaga manusia namun buaya kaliang masih diminati pengunjung objek wisata Pariaman.

Salah seorang pemilik buayan kaliang di Pantai Gandoriah, Roli mengatakan di libur Idul Fitri 1440 H, setiap harinya sebanyak 200 sampai 300 pengunjung menaiki buayan kaliang.

"Usaha yang saya jalani sudah turun temurun ini diadakan tiga kali setahun yaitu pada hari lebaran, tabuik dan basapa", katanya kepada MinangkabauNews.com, Selasa (11/6/19).

Pemuda yang memiliki pekerjaan sebagai kontraktor ini juga menjelaskan setiap penghasilan dari buayan kaliang yang didapat perharinya dibagi dua dengan semua anggota.

Lanjutnya, buayan kaliang sesudah dipakai disimpan digudang, sehingga setiap penggunaan kembali semua dicek dan diperbaiki apabila ada kerusakan.

"Untuk tarif harga tiket naik untuk anak-anak sebesar Rp 2.000/orang , sedangkan bagi remaja maupun dewasa sebesar Rp 5000/orang", ujarnya.

Buayan kaliang merupakan permainan tradisional yang berasal dari india terbuat dari kayu yang digerakan dengan tenaga manusia.

Agar putarannya tetap stabil setidaknya ada tujuh orang dewasa yang memutarnya.

"Masing-masing kotak pada buayan kaliang tersebut diisi oleh empat orang, namun kadang-kadang karena peminatnya membludak tidak heran diisi hingga enam orang", ungkapnya.

Bapak dua anak ini juga mengungkapkan tidak hanya anak-anak hingga remaja bahkan diantara mereka sesekali ada orang dewasa yang tertarik menaiki buayan kaliang dengan alasan ingin kembali mengenang masa kecil.

Ia berharap pengunjung yang datang tetap tertarik dengan permainan tradisional ini dan lokasi untuk buayan kaliang tidak dipisah-pisah dan tempat lokasi yang sama seperti lima tahun sebelumnya sehingga tampak indah dilihat bila sejajar. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pariaman,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

500 Napi di Sumbar Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

500 Napi di Sumbar Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

PADANG -- Sebanyak 500 narapidana (napi) di wilayah Provinsi Sumatera Barat mendapat remisi umum (RU) pada Hari Ulang...

Begini Persiapan Pelantikan 45 Anggota DPRD Padang

Begini Persiapan Pelantikan 45 Anggota DPRD Padang

PADANG -- Sebanyak 45 anggota DPRD Padang terpilih periode 2019-2024, bakal dilantik dalam waktu dekat. Pelantikan...

Bupati dan Wabup Pessel Akan Laksanakan Shalat Ied di Stadion Ilyas Yacoeb Painan

Bupati dan Wabup Pessel Akan Laksanakan Shalat Ied di Stadion Ilyas Yacoeb Painan

PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni dan Wakil Bupati (Wabup), Rusma Yul Anwar beserta Forum...

Pasien Hemodialisa RSUD M Zein Painan Semakin Baik, Dirut: Pelayanan Akan Terus Ditingkatkan

Pasien Hemodialisa RSUD M Zein Painan Semakin Baik, Dirut: Pelayanan Akan Terus Ditingkatkan

PESISIR SELATAN - Pelayanan terhadap pasien cuci darah (hemodialisa) semakin baik. RSUD M Zein Painan, Kabupaten...

Sebuah Ruko di Rao Pasaman Hangus Dilalap Sijago Merah, Dua Orang Meninggal

Sebuah Ruko di Rao Pasaman Hangus Dilalap Sijago Merah, Dua Orang Meninggal

PASAMAN - Sijago Merah kembali mengamuk, kali ini sebuah Rumah Toko (Ruko) onderdil Sepeda Motor YH Motor Beringin Rao...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media