Tuesday, 12 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Masih Tradisional, Buayan Kaliang di Objek Wisata Pariaman Diserbu Wisatawan

Selasa, 11 Juni 2019 - 17:19:46 WIB - 698
Masih Tradisional, Buayan Kaliang di Objek Wisata Pariaman Diserbu Wisatawan
Buayan Kaliang saat dinaiki wisatawan.


PARIAMAN - Meskipun masih tradisional dan menggunakan tenaga manusia namun buaya kaliang masih diminati pengunjung objek wisata Pariaman.

Salah seorang pemilik buayan kaliang di Pantai Gandoriah, Roli mengatakan di libur Idul Fitri 1440 H, setiap harinya sebanyak 200 sampai 300 pengunjung menaiki buayan kaliang.

"Usaha yang saya jalani sudah turun temurun ini diadakan tiga kali setahun yaitu pada hari lebaran, tabuik dan basapa", katanya kepada MinangkabauNews.com, Selasa (11/6/19).

Pemuda yang memiliki pekerjaan sebagai kontraktor ini juga menjelaskan setiap penghasilan dari buayan kaliang yang didapat perharinya dibagi dua dengan semua anggota.

Lanjutnya, buayan kaliang sesudah dipakai disimpan digudang, sehingga setiap penggunaan kembali semua dicek dan diperbaiki apabila ada kerusakan.

"Untuk tarif harga tiket naik untuk anak-anak sebesar Rp 2.000/orang , sedangkan bagi remaja maupun dewasa sebesar Rp 5000/orang", ujarnya.

Buayan kaliang merupakan permainan tradisional yang berasal dari india terbuat dari kayu yang digerakan dengan tenaga manusia.

Agar putarannya tetap stabil setidaknya ada tujuh orang dewasa yang memutarnya.

"Masing-masing kotak pada buayan kaliang tersebut diisi oleh empat orang, namun kadang-kadang karena peminatnya membludak tidak heran diisi hingga enam orang", ungkapnya.

Bapak dua anak ini juga mengungkapkan tidak hanya anak-anak hingga remaja bahkan diantara mereka sesekali ada orang dewasa yang tertarik menaiki buayan kaliang dengan alasan ingin kembali mengenang masa kecil.

Ia berharap pengunjung yang datang tetap tertarik dengan permainan tradisional ini dan lokasi untuk buayan kaliang tidak dipisah-pisah dan tempat lokasi yang sama seperti lima tahun sebelumnya sehingga tampak indah dilihat bila sejajar. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pariaman,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga Rusak, Akses Jalan tertutup Pohon Tumbang

Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga Rusak, Akses Jalan tertutup Pohon Tumbang

PAYAKUMBUH - Puluhan rumah di Kelurahan Sicincin, Kota Payakumbuh mengalami rusak parah akibat terjangan angin...

Sikapi Kelangkaan BBM di Sumbar, Ini Kata Sekdaprov dan Andre Rosiade

Sikapi Kelangkaan BBM di Sumbar, Ini Kata Sekdaprov dan Andre Rosiade

PADANG -- Warga Kota Padang dan sejumlah kab/kota di Sumbar, dalam beberapa hari terakhir ini mulai antre mengisi BBM...

Pentingnya Standarisasi Tata Naskah Dinas, Ini Kata Wawako Padang Panjang

Pentingnya Standarisasi Tata Naskah Dinas, Ini Kata Wawako Padang Panjang

PADANG PANJANG -- Pemko Padang Panjang menggelar Sosialisasi Perwako No 50 tahun 2019 tentang tata naskah dinas di...

Kejari Bukittinggi Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kosmetik Ilegal

Kejari Bukittinggi Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kosmetik Ilegal

BUKITTINGGI -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bukittinggi musnahkan barang bukti narkotika, kosmetik tanpa izin edar,...

Awasi Tahapan Pilkada, Bawaslu 50 Kota Segera Bentuk Panitia Pengawas Kecamatan

Awasi Tahapan Pilkada, Bawaslu 50 Kota Segera Bentuk Panitia Pengawas Kecamatan

LIMAPULUH KOTA - Dalam rangka melaksanakan tugas fungsi pengawasan tahapan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media