Monday, 17 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Mantan Kapolda Kapolda Metro Jaya Jadi Tersangka Makar, Begini Respon Kubu Prabowo

Selasa, 11 Juni 2019 - 17:22:36 WIB - 213
Mantan Kapolda Kapolda Metro Jaya Jadi Tersangka Makar, Begini Respon Kubu Prabowo
Anggota kepolisian menembakkan gas air mata ketika terjadi kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta. (Foto: Kompas.com)


NASIONAL - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera menanggapi soal Mantan Kapolda Metro Jaya, Komisaris Jenderal (Purn) Polisi M. Sofyan Jacob yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar. Menurutnya, momen emosional seseorang pendekatannya seharusnya mengedepankan kerukunan.

"Dalam kondisi sekarang sangat bijak kalau aparat penegak hukum melihat fenomena pada konteksnya, ketika momen emosional, orang mendukung Pak Jokowi juga emosional, yang menjelek-jelekkan Pak Prabowo habis-habisan juga banyak," kata Mardani di gedung DPR, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Ia mencontohkan Prabowo sempat disebut asu oleh salah satu bupati di Jawa Tengah. Lalu Jokowi juga pernah diancam.

"Buat saya dalam keadaan emosional seperti itu hendaklah kita lebih mengedepankan kerukunan. Turunkan emosi dulu bahasanya ada SP1, SP2 dan SP3, tidak tiba-tiba menggunakan pasal makar," kata Mardani dikutip dari laman viva.co.id.

Sebab menurutnya, makar tak bisa dilakukan tanpa persiapan, pasukan, dan usaha sistematis. Ia meminta semua pihak agar mencoba membangun iklim yang rukun.

"Walaupun polisi bisa saja benar fakta buktinya ada mengarah ke situ ada tapi di situ diperlukan kedewasaan dan kebijaksanaan," kata Mardani.

Ia menyebut pilpres sebagai hajatan nasional dengan kompetisi adrenalin tinggi. Sehingga ketika adrenalin tinggi jangan menilai keadaan emosional.

"Gua gebuk loh gitu misalnya, padahal marah saja gitu tapi engga niat gebuk. istilahnya seperti itu. Karena itu menurut saya coba pakai pendekatan rukun dulu lah," kata Mardani.

Sebab ia menilai modal sosial saat pilpres sudah habis. Ini pun bukan salah Prabowo ataupun Jokowi. Ia mengandaikan bila pilpres lebih dari dua paslon maka pasti akan ada kontestasi gagasan, karya dan yang lebih substansial.

"Apalagi minta maaf beberapa yamg ditersangkakan itu Pak Soenarko, Pak Sofyan jacob terlepas fakta fakta yg ada itu secara usia sudah masuk purna tugas, saya baca tadi lahirnya tahun 47 sekarang sdmudah 72 tahun. pak Sofyan Jacob 72 tahun," kata Mardani. (vv)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: indonesia,metro,nasional,peristiwa,politik,pos-polisi,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Seluruh ASN di Bukittinggi Ikuti Apel Hari Pertama Kerja, Wako: Yang Tidak Hadir Diberi Sanksi

Seluruh ASN di Bukittinggi Ikuti Apel Hari Pertama Kerja, Wako: Yang Tidak Hadir Diberi Sanksi

BUKITTINGGI - Setelah cuti bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah / 2019 Masehi, seluruh...

Walikota Padang Panjang Tampung Keluhan dan Masukan Pedagang Pasar

Walikota Padang Panjang Tampung Keluhan dan Masukan Pedagang Pasar

PADANG PANJANG - Fadly Amran, BBA untuk membenahi Pasar Pusat Padang Panjang, beliau langsung turun kepasar dan melihat...

Waspada Peristiwa Traffic Accident, Basarnas Himbau Pemudik Hati-Hati

Waspada Peristiwa Traffic Accident, Basarnas Himbau Pemudik Hati-Hati

LIMAPULUH KOTA - Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pos Sar Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat...

Menjaga Kebersihan, Kadis Pol PP Pariaman Minta Petugas Kebersihan Stand By di Lokasi Objek Wisata

Menjaga Kebersihan, Kadis Pol PP Pariaman Minta Petugas Kebersihan Stand By di Lokasi Objek Wisata

PARIAMAN - Kepala Dinas (Kadis) Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Damkar Pariaman Elvis Candra meminta petugas...

Kaca Mobil Dinas Pemko Padang Dipecahkan Saat Hadiri MTQ di Solok, Sejumlah Barang Raib

Kaca Mobil Dinas Pemko Padang Dipecahkan Saat Hadiri MTQ di Solok, Sejumlah Barang Raib

SOLOK -- Pelaksanaan Musabaqah Tiwatil Quran (MTQ) ke XXXVIII Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Solok diwarnai...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media