Sunday, 20 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Konflik Lahan 30 Tahun, Pemangku Adat Tapian Kandih Agam Mengadu Ke Komnas HAM Sumbar

Senin, 17 Juni 2019 - 16:44:14 WIB - 648
Konflik Lahan 30 Tahun, Pemangku Adat Tapian Kandih Agam Mengadu Ke Komnas HAM Sumbar
Pemangku adat di Tapian Kandih, Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sampaikan laporannya ke Komnas HAM, Senin (17/6/3019), terkait adanya dugaan kepemilikan tanah ulayat, yang dirampas


PADANG -- Sudah 30 tahun lamanya, pemangku adat yang berada di Tapian Kandih, Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, mengalami konflik lahan yang belum kunjung usai hingga kini. Pasalnya seluruh cara sudah, dilakukan untuk memperjuang lahan yang luasnya 550 hektar, hingga menemui Komnas HAM.

Salah seorang pemangku adat setempat, Syahrial Dt. Garang, di Jorong Koto Gadang, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Melaporkan permasalahannya di hadapan Kepala Komnas HAM, Provinsi Sumatera Barat.

Menurutnya, ada dugaan tentang hak kepemilikan tanah ulayat, yang telah dirampas oleh sebuah perusahaan swasta, yakni Bangun Agam Permai (BAP). "Lahan tersebut, digarap tidak melalui izin dari pemilik ulayat dan masyarakat setempat," katanya, Senin, (17/6/2019).

Dia menjelaskan, periode penguasaan tanah oleh perusahaan swasta itu terjadi sejak 1986 sampai 2005. Salah satu hal yang jadi persoalan adalah sertifikat kepemilikan tanah itu, berbeda ejaan antara yang asli dan fotokopi.

"Bahkan sertifikat asli tahun 1931, mustahil pakai ejaan yang sudah disempurnakan seperti yang tertera di fotokopi sertifikat," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh setempat, Danil Sutan Makmur, menuturkan hingga saat ini, belum ada kepastian dari pemerintah, tentang dokumen dan penggunaan berlanjut terhadap tanah ulayat ini.

Ia mengatakan, untuk menyelesaikan hal itu dan untuk mendapatkan kepastian yang sah, sejak 2011 sudah ditempuh berbagai jalur, seperti laporan ke Ombudsman hingga Mahkamah Agung.

"Kami berharap ada kepastian tentang sengketa tanah ulayat ini," ujar pria berpeci hitam ini.

Menanggapi permasalah tersebut, Kepala Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat, Sultanul Arifin, mengatakan bahwa akan menindaklanjuti laporan terkait sengketa tanah ulayat ini.

"Kita akan lakukan rapat internal untuk mencarikan solusi dan langkah apa nanti yang akan diambil Komnas HAM terkait persoalan ini," tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, tampak hadir Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Agam, Ombudsman, LBH Padang, dan lain sebagainya. (put)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Nagari Limau Gadang Lumpo Pessel Terima Penghargaan Pro Kampung Iklim Oleh KLHK

Nagari Limau Gadang Lumpo Pessel Terima Penghargaan Pro Kampung Iklim Oleh KLHK

PESISIR SELATAN -- Nagari Limau Gadang Lumpo Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, berhasil meraih juara satu...

Hati-hati, Mobil Modifikasi Diduga Sebagai Pemicu Kebakaran di SPBU Gadut Agam

Hati-hati, Mobil Modifikasi Diduga Sebagai Pemicu Kebakaran di SPBU Gadut Agam

AGAM -- Kebakaran SPBU di Bukik Ambacang, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatangkamang, Agam diduga karena mobil minibus...

Satgas TMMD ke-106 Kodim 0309/Solok Goro dan Bakti Kesehatan Bersama Masyarakat

Satgas TMMD ke-106 Kodim 0309/Solok Goro dan Bakti Kesehatan Bersama Masyarakat

SOLOK SELATAN - Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 tahun 2019 Kodim 0309/Solok, bersama...

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji,  Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji, Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

LIMAPULUH KOTA - Dua wakil ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi mengikuti pengambilan sumpah dan janji...

10 Besar Dalam Kategori Penyelenggara Pemilu 2019, PPID KPU Pasaman Dapat Visitasi Dari KI Sumbar

10 Besar Dalam Kategori Penyelenggara Pemilu 2019, PPID KPU Pasaman Dapat Visitasi Dari KI Sumbar

LUBUK SIKAPING - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media