Saturday, 20 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Sosial

Atasi Krisis Gizi di Yaman, ACT Lakukan Ini

Jumat, 21 Juni 2019 - 23:17:53 WIB - 299
Atasi Krisis Gizi di Yaman, ACT Lakukan Ini
Act bantu gizi buruk di yaman


YAMAN -- Perang saudara telah mengubah wajah Yaman sejak empat tahun lalu. Kerusakan merajalela, bahkan lebih fatal, kematian mulai tidak terhindarkan. Bukan karena pembantaian, namun menurunnya kesehatan penduduk Yaman yang membunuh secara perlahan namun pasti.

Pada 2017, Dana Anak-anak PBB (UNICEF) menyebut "konflik dan kelaparan memperburuk kondisi malnutrisi anak-anak Yaman". Anak-anak pasien gizi buruk memenuhi setiap bangsal rumah sakit di Yaman, termasuk rumah sakit-rumah sakit di ibu kota Yaman, Sanaa.

Dampak konflik yang melebar itu pun menjadi perhatian dunia, termasuk masyarakat Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Mei lalu, ACT kembali berupaya meredam krisis malnutrisi di Yaman. Bantuan dana dan obat-obatan diberikan kepada keluarga yang memiliki anak-anak malnutrisi.

"Bantuan dana dan obat-obatan diberikan bulan Mei lalu menjangkau puluhan keluarga di Sanaa. Mereka memiliki anak-anak yang menderita malnutrisi." lapor Said Mukaffiy dari Global Humanity Response (GHR)-ACT. Melalui mitra ACT di Sanaa bantuan langsung diberikan ke rumah-rumah penerima manfaat.

Dalam meredam gizi buruk di Yaman, ACT telah beberapa kali mengirimkan bantuan ke negeri yang berada di sisi Teluk Aden itu. Bantuan itu antara lain suplai makanan penunjang, layanan kesehatan, dan menyediakan pasokan vitamin.

"Insyaallah, ACT akan terus berikhtiar meredam gizi buruk di Yaman. Sebab itu, peran para dermawan di Indonesia begitu penting dalam meredam krisis kemanusiaan di negeri tersebut," imbuh Said.

Malnutrisi menjadi pekerjaan rumah bagi Yaman. Keadaan itu muncul sebagai dampak buruk perang saudara yang berkepanjangan. Sejak tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyebutkan bahwa sistem kesehatan di Yaman telah mendekati keterpurukkan. Hingga tahun 2019 pun, tingginya kebutuhan pelayanan medis di Yaman belum dapat terpenuhi.

Selain obat-obatan, masyarakat Yaman juga membutuhkan tenaga medis seperti dokter ahli gizi, dokter kandungan, dan dokter umum. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: indonesia,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Hadiri Rakorda Baznas se Sumbar, Ketua Baznas Pasaman Serahkan Ini Pada Bupati Pessel

Hadiri Rakorda Baznas se Sumbar, Ketua Baznas Pasaman Serahkan Ini Pada Bupati Pessel

PASAMAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman turut hadir pada acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)...

Unit Dikyasa Satlantas Polres Bukittinggi Lakukan Penyuluhan di SMK Farmasi

Unit Dikyasa Satlantas Polres Bukittinggi Lakukan Penyuluhan di SMK Farmasi

BUKITTINGGI - Satuan Lalulintas melalui unit Dikyasa Satlantas Polres Kota Bukittinggi melaksanakan kegiatan pembinaan...

Bupati Pasaman Serahkan Bonus bagi Qori-Qoriah Berprestasi

Bupati Pasaman Serahkan Bonus bagi Qori-Qoriah Berprestasi

LUBUK SIKAING - Bupati Pasaman Yusuf Lubis di dampingi Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama menyerahkan bonus bagi para...

Bocah Penderita Gizi Buruk di Agam Ini Akhirnya Tersenyum Kembali

Bocah Penderita Gizi Buruk di Agam Ini Akhirnya Tersenyum Kembali

AGAM -- Muhammad Fadhli, balita 18 bulan asal Kabupaten Agam, Sumatra Barat, kini sudah tampak ceria. Pernah dinyatakan...

DFSK Glory i-Auto First Debut di GIIAS 2019 I-Talk, Drive Smarter

DFSK Glory i-Auto First Debut di GIIAS 2019 I-Talk, Drive Smarter

JAKARTA -- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menggelar Gaikindo Indonesia International Auto...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media