Monday, 14 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Sosial

Atasi Krisis Gizi di Yaman, ACT Lakukan Ini

Jumat, 21 Juni 2019 - 23:17:53 WIB - 382
Atasi Krisis Gizi di Yaman, ACT Lakukan Ini
Act bantu gizi buruk di yaman


YAMAN -- Perang saudara telah mengubah wajah Yaman sejak empat tahun lalu. Kerusakan merajalela, bahkan lebih fatal, kematian mulai tidak terhindarkan. Bukan karena pembantaian, namun menurunnya kesehatan penduduk Yaman yang membunuh secara perlahan namun pasti.

Pada 2017, Dana Anak-anak PBB (UNICEF) menyebut "konflik dan kelaparan memperburuk kondisi malnutrisi anak-anak Yaman". Anak-anak pasien gizi buruk memenuhi setiap bangsal rumah sakit di Yaman, termasuk rumah sakit-rumah sakit di ibu kota Yaman, Sanaa.

Dampak konflik yang melebar itu pun menjadi perhatian dunia, termasuk masyarakat Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Mei lalu, ACT kembali berupaya meredam krisis malnutrisi di Yaman. Bantuan dana dan obat-obatan diberikan kepada keluarga yang memiliki anak-anak malnutrisi.

"Bantuan dana dan obat-obatan diberikan bulan Mei lalu menjangkau puluhan keluarga di Sanaa. Mereka memiliki anak-anak yang menderita malnutrisi." lapor Said Mukaffiy dari Global Humanity Response (GHR)-ACT. Melalui mitra ACT di Sanaa bantuan langsung diberikan ke rumah-rumah penerima manfaat.

Dalam meredam gizi buruk di Yaman, ACT telah beberapa kali mengirimkan bantuan ke negeri yang berada di sisi Teluk Aden itu. Bantuan itu antara lain suplai makanan penunjang, layanan kesehatan, dan menyediakan pasokan vitamin.

"Insyaallah, ACT akan terus berikhtiar meredam gizi buruk di Yaman. Sebab itu, peran para dermawan di Indonesia begitu penting dalam meredam krisis kemanusiaan di negeri tersebut," imbuh Said.

Malnutrisi menjadi pekerjaan rumah bagi Yaman. Keadaan itu muncul sebagai dampak buruk perang saudara yang berkepanjangan. Sejak tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyebutkan bahwa sistem kesehatan di Yaman telah mendekati keterpurukkan. Hingga tahun 2019 pun, tingginya kebutuhan pelayanan medis di Yaman belum dapat terpenuhi.

Selain obat-obatan, masyarakat Yaman juga membutuhkan tenaga medis seperti dokter ahli gizi, dokter kandungan, dan dokter umum. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: indonesia,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji,  Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji, Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

LIMAPULUH KOTA - Dua wakil ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi mengikuti pengambilan sumpah dan janji...

Wabup Ferizal Ridwan Sentil Perselingkuhan Politisi-Birokrasi, Hingga Plesiran Ratusan ASN

Wabup Ferizal Ridwan Sentil Perselingkuhan Politisi-Birokrasi, Hingga Plesiran Ratusan ASN

LIMAPULUH KOTA - Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, menyentil adanya kesan perselingkuhan antara Politisi...

Asrama Brimob Padang Panjang Ludes Terbakar

Asrama Brimob Padang Panjang Ludes Terbakar

PADANG PANJANG - Sedikitnya 13 petak rumah di Barak D Asrama Brimobda Polda Sumbar Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang,...

Pemutihan Denda Pajak, Samsat 50 Kota Genjot Penerimaan Rp2 Miliar Dalam Sebulan

Pemutihan Denda Pajak, Samsat 50 Kota Genjot Penerimaan Rp2 Miliar Dalam Sebulan

LIMAPULUH KOTA -- Program Badan Keuangan Daerah, Sumatera Barat berupa pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)...

TMMD ke 106 Kodim 0306/50 Kota, TNI Laksanakan Pembangunan Fisik dan Penyuluhan Narkoba

TMMD ke 106 Kodim 0306/50 Kota, TNI Laksanakan Pembangunan Fisik dan Penyuluhan Narkoba

LIMAPULUH KOTA - Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMD/N) Kabupaten Lima Puluh Kota, Ahmad...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media