Friday, 07 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Sosial

Atasi Krisis Gizi di Yaman, ACT Lakukan Ini

Jumat, 21 Juni 2019 - 23:17:53 WIB - 486
Atasi Krisis Gizi di Yaman, ACT Lakukan Ini
Act bantu gizi buruk di yaman


YAMAN -- Perang saudara telah mengubah wajah Yaman sejak empat tahun lalu. Kerusakan merajalela, bahkan lebih fatal, kematian mulai tidak terhindarkan. Bukan karena pembantaian, namun menurunnya kesehatan penduduk Yaman yang membunuh secara perlahan namun pasti.

Pada 2017, Dana Anak-anak PBB (UNICEF) menyebut "konflik dan kelaparan memperburuk kondisi malnutrisi anak-anak Yaman". Anak-anak pasien gizi buruk memenuhi setiap bangsal rumah sakit di Yaman, termasuk rumah sakit-rumah sakit di ibu kota Yaman, Sanaa.

Dampak konflik yang melebar itu pun menjadi perhatian dunia, termasuk masyarakat Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Mei lalu, ACT kembali berupaya meredam krisis malnutrisi di Yaman. Bantuan dana dan obat-obatan diberikan kepada keluarga yang memiliki anak-anak malnutrisi.

"Bantuan dana dan obat-obatan diberikan bulan Mei lalu menjangkau puluhan keluarga di Sanaa. Mereka memiliki anak-anak yang menderita malnutrisi." lapor Said Mukaffiy dari Global Humanity Response (GHR)-ACT. Melalui mitra ACT di Sanaa bantuan langsung diberikan ke rumah-rumah penerima manfaat.

Dalam meredam gizi buruk di Yaman, ACT telah beberapa kali mengirimkan bantuan ke negeri yang berada di sisi Teluk Aden itu. Bantuan itu antara lain suplai makanan penunjang, layanan kesehatan, dan menyediakan pasokan vitamin.

"Insyaallah, ACT akan terus berikhtiar meredam gizi buruk di Yaman. Sebab itu, peran para dermawan di Indonesia begitu penting dalam meredam krisis kemanusiaan di negeri tersebut," imbuh Said.

Malnutrisi menjadi pekerjaan rumah bagi Yaman. Keadaan itu muncul sebagai dampak buruk perang saudara yang berkepanjangan. Sejak tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyebutkan bahwa sistem kesehatan di Yaman telah mendekati keterpurukkan. Hingga tahun 2019 pun, tingginya kebutuhan pelayanan medis di Yaman belum dapat terpenuhi.

Selain obat-obatan, masyarakat Yaman juga membutuhkan tenaga medis seperti dokter ahli gizi, dokter kandungan, dan dokter umum. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: indonesia,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemkab Solok Selatan Fasilitasi Penyelesaian Tuntunan Masyarakat Dengan Perusahaan Perkebunan

Pemkab Solok Selatan Fasilitasi Penyelesaian Tuntunan Masyarakat Dengan Perusahaan Perkebunan

SOLOK SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, turut memediasi penyelesaian persoalan masyarakat Nagari Abai,...

Drummer Perempuan Anggie Fairy Beri Kejutan Baru di Single Terbaru CJ

Drummer Perempuan Anggie Fairy Beri Kejutan Baru di Single Terbaru CJ

JAKARTA -- Suit sangat digemari oleh kanak-kanak, salah satu nama permainannya bernama Batu Gunting Kertas. Filosofi...

Perlindungan Adat Bajapuik Pariaman di Era Globalisasi

Perlindungan Adat Bajapuik Pariaman di Era Globalisasi

FEATURE - Keanekaragaman budaya daerah merupakan kekayaan dan identitas bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan...

Global Qurban-ACT Sumbar Distribusikan Daging Kurban kepada Muallaf Kota Padang

Global Qurban-ACT Sumbar Distribusikan Daging Kurban kepada Muallaf Kota Padang

PADANG -- Tim Global Qurban-ACT Sumatera Barat mendistribusikan hewan qurban sebanyak 10 ekor kambing dan domba kepada...

Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada Gelar Kunjungan Kerja ke Kodim 0306/50 Kota

Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada Gelar Kunjungan Kerja ke Kodim 0306/50 Kota

PAYAKUMBUH -- Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada menggelar kunjungan kerja ke Kodim 0306/50 Kota di...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu