Monday, 14 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Bupati Pessel Sebut Pembangunan RSUD M. Zein Tidak Cocok dengan Keinginan Masyarakat

Sabtu, 22 Juni 2019 - 12:06:36 WIB - 5196
Bupati Pessel Sebut Pembangunan RSUD M. Zein Tidak Cocok dengan Keinginan Masyarakat
Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni saat di wawancarai oleh awak media di Painan.


PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni menyebutkan proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan yang berada di Puncak Bukit Kabun Taranak Kecamatan IV Jurai tersebut tidak cocok dengan keinginan masyarakat.

"Menurut saya, RSUD M. Zein Painan yang berada di puncak bukit itu tidak cocok, sebab, masyarakat kita banyak yang susah dan banyak juga yang miskin, semua tidak punya mobil, naik ke atas itu pakai apa, coba bayangkan, naik ke atas itu pakai apa, kemarin mobil jenis toyota Avanza saja naik ke atas situ mogok, jangan mencari keuntungan yang enggak-enggak, harus dilihat speaknya seperti apa," katanya kepada wartawan di Painan, Sabtu, (22/6/2019).

Sebelumnya diberitakan oleh MinangKabauNews.Com, Rabu (19/6/2019), yang berjudul Menguak, Proyek RSUD M. Zein Painan Senilai Rp 99 Miliyar Dua Tahun Mangkrak.

Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni meminta Kepada Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) segera mengeluarkan hasil audit investigasi. Sebab, menurutnya, Pemkab Pessel sampai saat ini masih menunggu rekomendasi apakah pembangunan RSUD M.Zein Painan di Puncak Bukit Kabun Taranak, Kecamatan IV Jurai dilanjutkan atau tidak.

"Padahal pekan lalu saya telepon pejabat BPKP, apakah sudah ada hasilnya atau belum. Ini sudah lama. Sudah hampir dua tahun," katanya pada wartawan di Painan, Rabu kemarin.

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan hingga kini masih menyicil pokok dan bunga utang pada PT Sarana Multi Investasi (SMI).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Suhandri mengungkapkan besaran cicilan yang dibayarkan Rp9,2 miliar setiap tahunnya.

"Ya, atau Rp2,3 miliar per triwulan sampai pada 2020. Itu kami bayarkan terhitung mulai 2017," ucapnya.

Ia menuturkan, Untuk membangun gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan di Puncak Bukit Kabun Taranak, Pemerintah Kabupaten mengakses pembiayaan ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP) senilai Rp99 miliar.

Pinjaman tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2014 tentang Pinjaman Pemerintah Daerah pada PIP.

Dari besaran itu, Rp96 miliar digunakan untuk kegiatan pembangunan fisik gedung. Sedangkan yang Rp3 miliar lainnya sebagai pembelian perlengkapan Alat Kesehatan (ALKES).

Pembangunan gedung dimulai pada 2015 saat Bupati Kabupaten Pesisir Selatan dijabat Nasrul Abit. Namun pada Tahun 2017 Bupati Hendrajoni menjabat, kegiatan itu dihentikan sementara.

Ia menilai tidak sesuai dengan aturan seperti tidak memiliki analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), karena luasnya mencapai 12 ribu meter bujur sangkar.

Ia menyebutkan masih ada Rp34 miliar yang belum dicairkan, sesuai dengan volume kerja yang dilakukan kontraktor. Namun, sampai saat ini pemerintah kabupaten baru mengambil Rp32 miliar dari keseluruhan pinjaman yang disetujui.

"Untuk yang Rp34 miliar itu, belum kami tagih ke SMI. Kami masih menunggu instruksi dari pimpinan," ucapnya. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: painan,pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji,  Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji, Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

LIMAPULUH KOTA - Dua wakil ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi mengikuti pengambilan sumpah dan janji...

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

BUKITTINGGI - Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Bukittinggi di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba AKP Pradipta Putra...

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

PASAMAN -- Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. atau biasa dikenal dengan Kak Seto sang psikolog anak nasional, menjadi...

Pariaman Masuk Top 30 Kota Cerdas se-Indonesia

Pariaman Masuk Top 30 Kota Cerdas se-Indonesia

PARIAMAN -- Kota Pariaman masuk 30 besar kota se Indonesia dengan kategori penilaian dibagi 3, kota besar yang...

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

PADANG -- Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media