Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Usai Pilkades, Kades di Pariaman Ini Janji Cetak 10 Hafiz Quran Tiap Tahun

Selasa, 25 Juni 2019 - 00:05:33 WIB - 464
Usai Pilkades, Kades di Pariaman Ini Janji Cetak 10 Hafiz Quran Tiap Tahun
Kepala Desa Rawang Sukri Heriadi Can di ruang kerjanya


PARIAMAN -- Kepala Desa Rawang terpilih 2019-2025, Sukri Heriadi Can memiliki keinginan akan mencetak 10 hafiz Quran setiap tahunnya di desa yang ia pimpin ini.

Desa Rawang Kecamatan Pariaman Tengah merupakan salah satu Desa yang mengadakan pemilihan Kepala Desa secara serentak pada tanggal 28 April 2019. Dari 32 Desa yang melakukan pemilihan Kepala Desa.

Desa rawang memiliki tiga orang kandidat yang akan dipilih oleh masyarakat. Dari hasil pemilihan itulah maka terpilihlah satu orang Kepala Desa Sukri Heriadi Can (41 Tahun) dengan perolehan suara terbanyak 270 suara dari 590 pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya.

Ditanya masalah program kerja untuk masa jabatan kepemimpinan 6 tahun kedepan dalam wawancara di ruang kerjanya Senin (24/6/2019), dia mengatakan akan menjalankan program tersebut di tahun 2020 dan saat ini ia fokus terlebih dahulu untuk membenahi permasalahan yang ada di kantornya.

"Saat ini salah satu program kerja yang sudah saya lakukan sesuai dengan visi dan misi saya adalah membebaskan pungutan liar (pungli) yang ada di kantor desa dan sudah diterapkan di tahun 2019 ini yaitu menggratiskan seluruh biaya pengurusan surat-surat oleh warga di kantor Desa Rawang termasuk pengurusan biaya surat nikah yang sebelumnya diminta sebanyak Rp150.000, sekarang pungutan itu sudah dihapuskan semenjak saya sudah menjabat sebagai Kepala Desa Rawang," ujar Kades alumni SMA Negeri 1 Kota Pariaman itu.

Untuk Tahun 2020 lanjutnya, ia akan menghidupkan kembali karang taruna sesuai dengan fungsinya yang sudah lama mati suri.

"Dan saya akan memberikan kesempatan kepada Karang Taruna untuk membuat proposal apa yang akan mereka lakukan di Tahun 2020 nanti yang juga disesuaikan dengan visi dan misi yang sudah di buat oleh Kepala Desa," terang pria yang berumur 41 tahun ini.

Kepala Desa yang dikenal supel dengan masyarakatnya ini mengatakan untuk visi dan misinya sebagai Kepala Desa Rawang itu sendiri adalah mengadakan Pelatihan Pencak Silat selama setahun untuk orang dewasa dan anak-anak yang ada di Desa Rawang dengan guru atau pelatihnya yang Profesional dengan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD).

Kemudian ia juga akan membuka pondok Tahfiz Al-Quran yang akan dikerjakan langsung oleh Penyuluh Agama Desa yang juga menggunakan ADD dan program ini merupakan program unggulan Sukri Heriadi Can.

"Dengan adanya pondok tahfiz ini program 1 keluarga 1 hafiz mudah-mudahan dapat berjalan lancar dengan target untuk satu tahun bisa mencetak minimal 10 orang hafiz di Desa Rawang," pungkasnya.

Karena salah satu tujuan Sukri maju sebagai kepala desa adalah untuk menjadikan anak-anak yang ada di desanya mampu menjadi anak-anak yang berkualitas khusus dalam bidang agama dengan menyediakan wadah untuk membina mereka. Karena selama ini hal seperti itu tidak menjadi perhatian.

Sebagai Pemimpin baru di Desa Rawang alumni SMA N 1 itu siap merangkul semua lembaga desa termasuk karang taruna dan pengurus mesjid dapat ikut dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan atau musyawarah yang dilakukan di Desa Rawang.

Hal itu dilakukannya karena selama ini beliau melihat lembaga desa bisa dikatakan tidak begitu diperhatikan selama ini.

"Jadi seluruh lembaga yang ada di Desa Rawang mulai dari PKK, karang taruna, penyuluh agama desa, BPD, lembaga desa lainnya, pengurus mesjid, semuanya diminta untuk mengajukan proposal kegiatannya untuk dilaksanakan dengan menggunakan Dana Desa dan akan dibuat se-transparan mungkin jadi tidak ada istilah copy paste anggaran seperti yang selama ini terjadi, dan semua proposal tersebut nantinya akan dibicarakan di Musrenbang Desa untuk dimusyawarahkan dan disahkan sebagai program kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2020 nanti," lanjut ayah dari tiga orang anak ini.

Menutup pembicaraan ia mengatakan segala sesuatu yang menyangkut hajat hidup orang banyak atau masyarakat harus dimusyawarahkan terlebih dahulu sebelum mengambil satu keputusan dengan melibatkan seluruh lembaga desa, karang taruna dan PKK, tokoh masyarakat yang ada di desa ini, sehingga bisa tercipta desa yang aman, nyaman, dan tentram, ramai mesjidnya dan kuat agama anak mudanya. (warman)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: pariaman,reliji,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Yuk Ramaikan International Gowes Siti Nurbaya III 2019, Catat Tanggalnya

Yuk Ramaikan International Gowes Siti Nurbaya III 2019, Catat Tanggalnya

PADANG -- Pemko Padang kembali menggelar International Gowes Siti Nurbaya Adventure (IGSNA) III, Minggu, 27 Oktober...

Neo Soho Mall Lengkapi Pilihan Keluarga dengan Transformasi Konsep Baru

Neo Soho Mall Lengkapi Pilihan Keluarga dengan Transformasi Konsep Baru

...

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

PASAMAN -- Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. atau biasa dikenal dengan Kak Seto sang psikolog anak nasional, menjadi...

Gelar Diskusi Literasi Media di Padang, Lawan Hoax dan Propaganda Radikalisme

Gelar Diskusi Literasi Media di Padang, Lawan Hoax dan Propaganda Radikalisme

...

Muhammadiyah Sumbar Imbau Pengurus Masjid, PDM dan Ortom Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Wamena

Muhammadiyah Sumbar Imbau Pengurus Masjid, PDM dan Ortom Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Wamena

PADANG -- PW Muhammadiyah Sumbar terus berupaya membantu warga terdampak korban kerusuhan Wamena. Caranya dengan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media