Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

GLZ Kota Yogyakarta Jalin Kerjsama Dengan TMSBK Kota Bukittinggi

Rabu, 26 Juni 2019 - 20:19:57 WIB - 387
GLZ Kota Yogyakarta Jalin Kerjsama Dengan TMSBK Kota Bukittinggi
Direktur Gembira Loka Zoo (GLZ) Yogyakarta KMT A.Tirtodiprojo (Joko) saat memaparkan keterangannya kepada Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.


BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menerima kunjungan Direktur Gembira Loka Zoo (GLZ) Yogyakarta KMT A.Tirtodiprojo (Joko) di Ruang Tamu Kantor Walikota Bukittinggi, Rabu (26/6/2019).

Ramlan Nurmatias mengatakan, sangat tertarik dengan pengelolaan GLZ yang memiliki lahan 10 hektar. Walaupun Taman Marga Satwa Bukit Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi jauh lebih kecil dari GLZ, sementara TMSBK hanya 6,5 hektare itupun terpisah oleh dua bukit dan dihubungkan dengan jembatan.

Ramlan menilai pengelolaan GLZ sudah sangat bagus dan modern, sesuai dengan etika dan kesejahteraan satwa. Ramlan menginginkan TMSBK juga mengarah kepada pengelolaan beretika dan mengutamakan kesejahteraan satwa. Untuk itu TMSBK akan belajar dan bekerja sama banyak hal dengan GLZ.

"Kerja sama akan diawali dengan proses berbesan antara satwa macan yang ada di Kota Bukittinggi dengan yang ada di GLZ. Kota Bukittinggi memiliki satu macan betina yang akan dibawa ke GLZ guna dikawinkan dengan salah satu macan jantan disana. Jika nantinya memiliki anak, maka akan dibagi dua. Sehingga jumlah koleksi bertambah, Termasuk juga menambah koleksi orang utan dari GLZ," katanya.

Ramlan sendiri mengakui SDM TMSBK perlu ditingkatkan. Baik itu SDM yang mengurusi satwa, SDM bagian Nutrisi maupun SDM kreatifitas. Karena itu juga akan dijalin kerjasama dengan GLZ berkaitan dengan pembinaan SDM, penerapan teknologi, pembelian peralatan satwa, manajemen pengelolaan, pemasaran, pengolahan limbah dari GLZ.

"Ada hal yang menarik pada GLZ yaitu telah memiliki tiket elektronik dengan aplikasi buatan Gembira Loka sendiri. E-tiket itu bisa ditambahkan saldo dan bisa dipakai di seluruh area GLZ. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Bukittinggi memulai pemakaian kartu Brizzi untuk objek wisata di Kota Bukittinggi. termasuk nantinya bisa dipakai sebagai kartu saldo untuk biaya parkir maupun berbelanja di beberapa area dan lokasi," ucap Ramlan Nurmatias.

Sedangkan KMT A.Tirtodiprojo (Joko) memaparkan keberadaan GLZ. Kebun Binatang Gembira Loka adalah kebun binatang yang berada di Kota Yogyakarta. Berisi berbagai macam spesies dari belahan dunia, seperti orangutan, gajah asia, simpanse, harimau dan lain sebagainya.

Gembira Loka berdiri di atas lahan seluas 20 hektar yang separuhnya berupa hutan lindung. Disitu terdapat lebih dari 100 spesies satwa di antaranya 61 spesies flora.

Lebih lanjut disampaikannya, Gembira Loka letaknya di daerah aliran sungai Gajah Wong. Akses menuju Gembira Loka sangat mudah dengan angkutan kota dan kendaraan.

Gembira Loka Zoo memiliki koleksi satwa yang cukup lengkap. Beberapa tahun terakhir mengadakan kesepakatan dengan Singapore Zoo untuk pertukaran hewan, yakni 6 ekor Pinguin Jackass.

GLZ selalu berusaha memberikan yang terbaik demi kenyamanan pengunjung serta kelestarian alam. Cukup banyak perkembang biakan binatang disana.

Sejak tahun 2010 GLZ mulai merehabilitasi dan merekonstruksi kebun binatang, beberapa taman binatang mulai dibenahi. Beberapa pedagang asongan pun sudah mulai dibenahi, agar terkesan rapi dan bersih. Semenjak itu, GLZ mulai dikunjungi pengunjung dengan jumlah yang lebih banyak.

"Adapun tujuan kedatangan adalah untuk silaturahmi dan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi untuk etikan dan kesejahteraan satwa," katanya

Tidak hanya mengenai tukar menukar satwa saja, tapi juga kerjasama dari kegiatan yang menarik. Karena menurut KMT A.Tirtodiprojo, demi majunya kebun binatang, maka butuh perhatian dan kepedulian pemimpin daerah. Sesuai pengalaman GLZ, dengan proposal yang bagus, kandang yang memadai, maka kebun binatang luar negeri pun bersedia memberikan satwa nya.

Menurut KMT A.Tirtodiprojo, GLZ memiliki pengunjung 1,8 juta pertahun. GLZ menyediakan tiket seharga Rp30 ribu per orang, baik itu dewasa maupun anak-anak dengan batas tinggi yang disepakati.

"Saat weekend dan liburan, maka tiket dijual Rp35 ribu per orang. Saat ini GLZ memiliki karywan mencapai 400 orang, baik karyawan tetap maupun karyawan kontrak," ulasnya. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Neo Soho Mall Lengkapi Pilihan Keluarga dengan Transformasi Konsep Baru

Neo Soho Mall Lengkapi Pilihan Keluarga dengan Transformasi Konsep Baru

...

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji,  Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji, Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

LIMAPULUH KOTA - Dua wakil ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi mengikuti pengambilan sumpah dan janji...

Mahasiswa Lakukan Orasi Menuntut Pemkab Pessel Segera Selesaikan Persoalan RSUD M Zein Painan

Mahasiswa Lakukan Orasi Menuntut Pemkab Pessel Segera Selesaikan Persoalan RSUD M Zein Painan

PESISIR SELATAN -- Puluhan mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Pesisir Selatan yang tergabung dalam...

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

LUBUK SIKAPING - Bupati Pasaman Yusuf Lubis yang didampingi Sekretaris Daerah, Mara Ondak menyerahkan secara resmi...

Damkar Padang Mengaku Terkendala Fasilitas

Damkar Padang Mengaku Terkendala Fasilitas

PADANG -- Jumlah personel dan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang saat ini disebut masih jauh dari ideal atau...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media