Saturday, 20 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Untuk Tingkatkan Pangan dan Perikanan, Komisi B DPRD Pasaman Kunker ke Kabupaten Kampar

Kamis, 27 Juni 2019 - 17:05:05 WIB - 223
Untuk Tingkatkan Pangan dan Perikanan, Komisi B DPRD Pasaman Kunker ke Kabupaten Kampar
Rombongan Kunker Komisi DPRD Kabupaten Pasaman foto bersama dengan Kadis Perikanan Kabupaten Kampar Provinsi Riau.


PASAMAN - Dalam rangka meningkatkan pangan dan perikanan Komisi B DPRD Kabupaten Pasaman melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Perikanan Kabupaten Kampar dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau, Kamis (27/06/2019).

Kunker Komisi B tersebut merupakan upaya DPRD Kabupaten Pasaman bersama Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman dalam meningkatkan potensi ketahanan pangan dan perikanan di Kabupaten Pasaman.

Rombongan Kunker ini disambut baik oleh Kadis Perikanan Kabupaten Kampar Ir. Usman Amin dan Sekretaris Dinas Perikanan Kampar, H. Zulfahmi. Kemudian di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau diterima oleh Kasi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau, Elyan Buzra.

Sekretaris Dewan DPRD Pasaman Mukhrizal yang juga hadir pada kegiatan itu mengatakan ,Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pangan, dan kualitas serta kuantitas benih ikan khususnya dareah Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman.

"Karena dahulunya beras Pasaman mendapat tempat dihati masyarakat Riau", Kata Mukhrizal.

Sementera Kadis Perikanan Kabupaten Kampar Ir. Usman Amin saat memaparkan bagaimana kondisi perikanan Kabupaten Kampat, menyebutkan bahwa Kabupaten Kampar memiliki potensi perikanan yaitu ikan patin.

"Untuk memenuhi kebutuhan pasar tentu tergantung pada bibit dan pakan ikan yang baik. Sehingga produksi ikan yang dihasilkan bisa menembus pasar nasional maupun internasional," sebut Ir. Usman Amin.

Produksi ikan Kampar sekarang merajai suplai untuk Provinsi Riau adalah keterbatasan pasar. Untuk produksi, potensi pengembangan masih sangat besar. Produksi stagnan karena pembudidaya menahan produksi untuk menjaga harga ikan di pasar.

"Selama ini, produksi ikan seperti ikan patin hanya dijual sebagai produk segar, sisanya dibuat ikan salai. Maka tidak ada lagi penampung kelebihan produksi. Kehadiran gudang beku terintegrasi/ Integrate cold storage (ICS) menjadi harapan besar bagi masyarakat budidaya ikan air tawar di Kabupaten Kampar," ungkapnya.

Hasil koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau sudah ada kerjasama dengan daerah Kabupaten Pasaman dalam hal pangan dan perikanan melalui gapoktan Kabupaten Pasaman dan masyarakat petani perikan telah saling memenuhi kebutuhan masing - masing daerah.

Turut hadir dalam Kunker ini ketua dan rombongan komisi B DPRD Pasaman bersama Plt. Kadis Perikanan Pasaman Dwi Richie, S.Pi, M.Si. (Verdi)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ikuti Munas Adinkes Tahun 2019, Kadis Dinkes Mentawai Sampaikan Ini

Ikuti Munas Adinkes Tahun 2019, Kadis Dinkes Mentawai Sampaikan Ini

MENTAWAI - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Lamuddin Siregar ikuti kegiatan Musyawarah Nasional...

Gelar Raker, PWI Agam Targetkan Seluruh Pengurus Laksanakan UKW

Gelar Raker, PWI Agam Targetkan Seluruh Pengurus Laksanakan UKW

...

Inilah Kondisi Pasar Semi Modern Kambang Pessel Pasca Ditinggalkan Pedagang

Inilah Kondisi Pasar Semi Modern Kambang Pessel Pasca Ditinggalkan Pedagang

PESISIR SELATAN -- Pasar semi modern Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan masih juga belum dihuni...

FPM 2019, Sekda Mentawai Ajak Masyarakat Tidak Lupa dengan Budayanya

FPM 2019, Sekda Mentawai Ajak Masyarakat Tidak Lupa dengan Budayanya

MENTAWAI - Dalam moment Festival Pesona Mentawai (FPM) tahun ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan...

BMKG Rekam 48 Gempa Susulan Usai Gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan

BMKG Rekam 48 Gempa Susulan Usai Gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media