Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

14 Remaja Putus Sekolah Mapat Tunggul Pasaman Diberi Pelatihan Untuk Mandiri

Selasa, 02 Juli 2019 - 10:02:13 WIB - 2
14 Remaja Putus Sekolah Mapat Tunggul Pasaman Diberi Pelatihan Untuk Mandiri
Remaja Mapat Tunggul Pasaman yang putus sekolah diberangkatkan untuk Pelatihan ke Panti Sosial Bina Remaja Padang Panjang dan Lubuk Alung.


PASAMAN - Sebanyak 14 orang putra dan putri Kecamatan Mapattunggul Kabupaten Pasaman mengikuti kursus di Panti Sosial Bina Remaja Padang Panjang dan Lubuk Alung, Sumatera Barat selama enam bulan kedepan secara gratis.

"14 orang itu terdiri dari 8 orang kursus menjahit di Padang Panjang dan 6 orang kursus bengkel sepeda motor dan mobil," kata Pendamping PKH Kecamatan Mapattunggul, Aduardana kepada MinangkabauNews.com, (2/7/2019).

Menurut Aduardana, kursus ini merupakan program Dinas Sosial Sumatera Barat. Perserta akan mengikuti kursus selama enam bulan kedepan. Fasilitas yang disediakan terdiri dari konsumsi selama enam bulan tanpa biaya, biaya pelatihan gratis.

"Rata-rata peserta yang mengikuti pelatihan adalah anak-anak putus sekolah yang berumur 17 tahun sampai 20 tahun," kata Aduardana.

Dijelaskan Aduardana, syarat untuk bisa menjadi peserta tersebut adalah surat keterangan kurang mampu dari Walinagari setempat, belum pernah menikah, surat keterangan berkelakuan baik dari nagari, surat keterangan dari dokter. Kemudian, ijazah terakhir, surat permohonan dan lainnya.

Bagi pesta kursus menjahit yang telah selesai pelatihan maka akan diberikan mesin jahit, kalau kursus bengkel sepeda motor diberikan kunci-kunci sepeda motor secara gratis. Tujuan ini agar mereka setelah selesai pelatihan bisa membuka peluang kerja sendiri, seperti menjahit dan bengkel sepeda motor.

"Kalau kursus bengkel mobil maka akan diajari mengemudi yang baik, itu diantara pelatihannya," kata Aduardana.

Belasan peserta itu telah berangkat dari kampung halamannya sejak Senin 1 Juli 2019 kemarin. Mereka berasal dari Jorong Sibintayan, Koto Sawah, Malancar, Muaro Taih, dan Sungai Biluit Kecamatan Mapattunggul.

"Peserta tahun sebelumnya saat ini sudah ada yang membuka usaha menjahit. Ini artinya, setelah pulang kursus mereka telah bisa menciptakan peluang kerja sendiri," ujarnya.

Salah satu Tokoh Kecamatan Mapat Tunggul, Yulisman St Pambangun menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif untuk menggali potensi diri para remaja agar bisa mandiri dimasa mendatang.

"Kami sangat mendukung program ini, karena dapat membantu generasi muda dalam mengembangkan serta menggali potensi dirinya agar bisa menjalani hidup kedepannya dengan mandiri dan lebih baik," pungkas Yulisman. (M. Afrizal)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bupati dan Wabup Pessel Akan Laksanakan Shalat Ied di Stadion Ilyas Yacoeb Painan

Bupati dan Wabup Pessel Akan Laksanakan Shalat Ied di Stadion Ilyas Yacoeb Painan

PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni dan Wakil Bupati (Wabup), Rusma Yul Anwar beserta Forum...

Masyarakat Keluhkan Kondisi Jalan Rusak Parah di Dusun Berkat Mentawai

Masyarakat Keluhkan Kondisi Jalan Rusak Parah di Dusun Berkat Mentawai

MENTAWAI - Kondisi jalan menuju Dusun Berkat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai,...

Tim Asesor Badan Akreditasi Provinsi Datangi SMK Pariwisata Aisyiyah Sumbar, Ada Apa?

Tim Asesor Badan Akreditasi Provinsi Datangi SMK Pariwisata Aisyiyah Sumbar, Ada Apa?

PADANG -- Tim Asesor Badan Akreditasi Provinsi Sumatera Barat terlihat tiba di SMK Pariwisata Aisyiyah Sumbar. Kedua...

Banten Gempa Magnitudo 7,4 Berpotensi Tsunami

Banten Gempa Magnitudo 7,4 Berpotensi Tsunami

BANTEN -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,4 yang...

Peduli Sesama, ACT Sumbar Galang Donasi untuk Widodo Bocah Penderita Iktiosis Lamelar

Peduli Sesama, ACT Sumbar Galang Donasi untuk Widodo Bocah Penderita Iktiosis Lamelar

PADANG -- Bocah penderita Iktiosis Lamelar Widodo (12), terpaksa berhenti sekolah karena penyakit yang ia derita....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media