Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Hut ke17 Kota Pariaman dan 9 Bulan Kepemimpinan Genius Umar

Rabu, 03 Juli 2019 - 01:05:52 WIB - 672
Hut ke17 Kota Pariaman dan 9 Bulan Kepemimpinan Genius Umar
Suasana rapat paripurna istimewa di Kota Pariaman


PARIAMAN -- Ketua DPRD Kota Pariaman Faisal membuka sekaligus memimpin rapat paripurna istimewa HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Pariaman ke-17 di Gedung DPRD Desa Manggung Kecamatan Pariaman Utara, Pariaman, pada Selasa (2/7/2019).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD, Faisal menyampaikan, berdasarkan UU No. 12 tahun 2002 tentang pembentukan kota otonom Pariaman di Provinsi Sumatera Barat maka hari Jadi Kota Pariaman ditetapkan pada 2 Juli, dan tepat pada hari ini usia Kota Pariaman telah menginjak 17 tahun.

"Sebagai kota otonom kota Pariaman telah dipimpin oleh 6 orang walikota yang merupakan putra-putra terbaik kota pariaman," ulasnya

Diantaranya, dua Penjabat dan 4 orang Walikota. Di antaranya pertama kali memimpin sebagai penjabat saat lahirnya kota pariaman adalah Firdaus Amin 2 Juli 2002 - 3 Agustus 2003, kemudian Sultani Wirman 3 Agustus 2003- 8 Oktober 2003.

"Sedangkan tiga orang Walikota Definitif diantaranya, Nasri Nasar 8 Oktober 2003-22 Februari 2007, Mahyudin 22 Februari 2007 - 8 Oktober 2008, kemudian Walikota terpilih Mukhlis Rahman periode 8 Oktober 2008-8 Oktober 2013 dan periode ke dua 8 Oktober 2013 - 8 Oktober 2018 dan dilanjutkan Walikota terpilih Genius Umar yang telah dilantik pada tanggal 9 Oktober 2018," tuturnya.

Seiring dengan perjalanan waktu Kota Pariaman terus berkembang dan menunjukkan kemajuan baik pembangunan maupun kualitas hidup dan Sumber Daya Manusianya.

"Untuk itu kami selaku pimpinan dan anggota DPRD Kota Pariaman terus memberikan dukungan baik melalui penganggaran maupun rencana dan program kerja pemerintahan," ucapnya

Pada kesempatan itu juga Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan 9 bulan kepemimpinannya bersama Mardison Mahyudin telah memiliki strategi untuk melakukan percepatan pembangunan.

"Kemudin kita juga mengubah budaya birokrasi ke arah lebih melayani, dengan cara perampingan birokrasi dengan melakukan penataan awal yang telah dimulai pada bulan Desember tahun 2018," pungkas Genius.

Dengan tujuan dana dan anggaran untuk pembangunan terserap lebih banyak. "Selanjutnya beberapa hal yang sedang kita kerjakan adalah, saat ini kita sedang membangun pasar pariaman dengan menggunakan dana APBN lebih kurang Rp120 milyar," tuturnya.

Selanjutnya, di bidang kesehatan lanjutnya, Pemko Pariaman telah membagikan asuransi kesehatan kepada seluruh masyarakat miskin.

"Jadi target kita ditahun ini, seluruh masyarakat miskin harus di asuransikan oleh pemerintah baik dengan menggunakan dana dari pusat, provinsi maupun pemerintah daerah," ulasnya.

Saat ini program pengasuransian masih berlangsung dan ada sekitar 2000 s/d 3000 belum terasuransikan dan untuk itulah tengah dilakukan pendataaan kembali, supaya dapat di anggarkan pada perubahan di akhir tahun ini. "Jadi kita masukkan semua masyarakat yang belum terasuransikan. Sehingga pelayanan kesehatan kita bisa meningkat. Dan minggu ini, kita akan menghadiri peninjauan RSUD Sadikin oleh Surveyor dalam rangka mendapatkan akreditasi," ujarnya.

Untuk tahun kemaren ulasnya, kita telah mendapatkan bintang 3, sementara untuk paripurnanya sebuah RSUD hanya sampai bintang 5.

Dari segi pendidikan lanjutnya, program 1 rumah 1 Sarjana terus berjalan dan sekarang kita telah mengirim 19 orang anak kota pariaman ke Politekhnik Negeri Padang, dan ada 100 orang anak lagi yang masih dalam proses seleksi di tahun ini.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno melalui Kabiro Pemerintahan Provinsi Sumbar, Iqbal Ramadi Payana menyampaikan Kota Pariaman saat ini wisatanya nomor 3 terbaik di Sumbar. Kemudian, dari 93 Kota di Indonesia, Kota Pariaman saat ini menempati posisi nomor 63 tentang pariwisatanya.

Ia menyampaikan, Kota Pariaman sebagai salah satu daerah otonom di Sumbar yang memiliki daerah relatif kecil yang akan dihadapkan dengan kondisi yang berbeda. Satu sisi dengan wilayah kecil maka akan membatasi ruang gerak pemerintah dalam melakukan pembangunan. Di sisi lain akan mudah melakukan percepatan pembangunan di Kota Pariaman. (war)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: daerah,legislator,metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Agus Harpen Bulyandi dan Faisal Jadi Pimpinan DPRD Kota Pariaman Sementara

Agus Harpen Bulyandi dan Faisal Jadi Pimpinan DPRD Kota Pariaman Sementara

PARIAMAN - 20 anggota DPRD Kota Pariaman terpilih hasil Pemilu April 2019 secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya...

MFF 2019 Ajang Ciptakan Desainer Muda Masa Depan, Ini Kata Ketua Dekranasda Sumbar

MFF 2019 Ajang Ciptakan Desainer Muda Masa Depan, Ini Kata Ketua Dekranasda Sumbar

PADANG -- Sumatera Barat (Sumbar) memang dikenal dengan kekayaan alam dan baharinya yang indah. Belum lagi budaya dan...

Bahas Kelanjutan Ranperda KTR Bersama DPRD, Bupati Mentawai: Ini Sudah Lama Kita Gagas

Bahas Kelanjutan Ranperda KTR Bersama DPRD, Bupati Mentawai: Ini Sudah Lama Kita Gagas

MENTAWAI - Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Mentawai bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mentawai,...

Pemko Pariaman Sosialisasikan 4 Perda Pada Perangakat, Lembaga Desa dan Kelurahan

Pemko Pariaman Sosialisasikan 4 Perda Pada Perangakat, Lembaga Desa dan Kelurahan

PARIAMAN - Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Pariaman adakan sosialisasi Perda (Peraturan Daerah) di Ruang Pertemuan...

Kadis Koperasi dan UKM Optimis Koperasi di Padang Mampu Jadi Soko Guru Ekonomi Masyarakat

Kadis Koperasi dan UKM Optimis Koperasi di Padang Mampu Jadi Soko Guru Ekonomi Masyarakat

PADANG -- Pemerintah Kota Padang terus mendorong koperasi dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat sehingga mampu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media