Thursday, 19 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Komandan KRI Kurau 856 Akan Tindak Tegas yang Melanggar Aturan di Kawasan Laut Indonesia

Rabu, 03 Juli 2019 - 20:39:30 WIB - 4756
Komandan KRI Kurau 856 Akan Tindak Tegas yang Melanggar Aturan di Kawasan Laut Indonesia
Kapal Perang KRI KURAU 856 saat berlabuh di Pelabuhan Dermaga Tuapejat.


MENTAWAI - Kapal Perang KRI KURAU - 856 tiba di Pelabuhan Dermaga Tuapejat sore tadi. Kedatangan kapal tersebut disambut oleh Danlanal Tuapejat dan jajaran serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (03/07/2019).

Kapal perang tersebut mengangkut sebanyak 36 kekuatan personil dan dilengkapi senjata berupa meriam berukuran 30 mili meter dan senjata di bagian gladak kapal meriam Mitraliur dengan ukuran 12,7 mili meter, serta dilengkapi peralatan canggih untuk operasional di laut.

Komandan KRI KURAU - 856 Mayor Laut Siswan Dony mengatakan, kedatangannya di kawasan perairan laut kepulauan Mentawai, yakni dalam rangka patroli rutin dalam menjaga kedaulatan NKRI.

"Tugas kita khususnya dalam pengamanan laut yakni menegakkan hukum di laut bagi yang melakukan aktivitas seperti illegal fishing, illegal Loging dan pelanggaran laut lainnya," sebut Siswan kepada wartawan di atas kapal.

Dipastikannya kehadiran KRI KURAU - 856 di perairan pantai barat Sumatera akan melaksanakan penindakan tegas bagi yang melanggar aturan, di kawasan laut Indonesia.

"Untuk di kawasan perairan laut Mentawai, kita sudah menjelajah daerah Sikakap Pagai Selatan, Pagai Utara, dilanjut ke sektor arah utara yaitu Pulau Siberut, Pulau Nias dan Sibolga setelah tiga hari berlabuh pelabuhan Tuapejat," terang Siswan.

Ia menjelaskan, Kapal Perang KRI KURAU di rancang khusus, untuk kapal pengejar bagi pelaku yang sekiranya melakukan pelanggaran di laut, dengan memiliki kecepatan sampai 25 knot.

Sementara itu Danlanal Tuapejat Letkol KH Anis Munandar menyebutkan, kedatangan Kapal Perang KRI KURAU - 856 di pelabuhan Tuapejat, adalah hasil kerja sama yang baik antara sesama penegak kedaulatan NKRI, sebut Anis.

Selama tiga hari kapal tersebut akan bersandar di pelabuhan Tuapejat, masyarakat tidak kaget dengan keberadaan kapal perang tetsebut, ucapnya.

"Justru kita merasa aman dan keamanan laut terjamin dengan tibanya kapal patroli KRI KURAI di perairan laut Mentawai," ujar Danlanal. (Tirman)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: indonesia,mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Edarkan Narkoba, Kepala Dusun di Pariaman ini dan Dua Temannya Diciduk Polisi

Edarkan Narkoba, Kepala Dusun di Pariaman ini dan Dua Temannya Diciduk Polisi

PARIAMAN - Terlibat narkoba, kepala dusun beserta dua orang temannya diamankan Satresnarkoba Pariaman di Desa Padang...

Wagub Nasrul Abit: Harus Serius Kembalikan Kejayaan Batang Arau

Wagub Nasrul Abit: Harus Serius Kembalikan Kejayaan Batang Arau

PADANG -- Batang Arau merupakan salah satu sungai yang menarik dalam transportasi laut sejak dahulu hingga kini di Kota...

Prosesi Tabuik Maarak jari-jari di Malam ke-7 Muharram, Ternyata Ini Makna dan Sejarahnya

Prosesi Tabuik Maarak jari-jari di Malam ke-7 Muharram, Ternyata Ini Makna dan Sejarahnya

PARIAMAN - Maarak jari-jari pada malam ke-7 Muharram merupakan rangkaian prosesi tabuik di tahun 1441H atau Sabtu (7/9)...

Kabut Asap Mulai Selimuti Kabupaten Pasaman, Kaban BPBD Himbau Masyarakat Pakai Masker

Kabut Asap Mulai Selimuti Kabupaten Pasaman, Kaban BPBD Himbau Masyarakat Pakai Masker

PASAMAN -- Kabut asap kiriman dari provinsi tetangga mulai dirasakan sebagian besar masyarakat Kabupaten...

Ribuan Komunitas Ojol, Ojek Konvensional serta Masyarakat Cikarang Deklarasi Keselamatan Lantas

Ribuan Komunitas Ojol, Ojek Konvensional serta Masyarakat Cikarang Deklarasi Keselamatan Lantas

BEKASI -- 1000 warga dari berbagai komunitas menghelar deklarasi tertib berlalulintas dan berkeselamatan di jalan raya,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media