Tuesday, 02 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Komandan KRI Kurau 856 Akan Tindak Tegas yang Melanggar Aturan di Kawasan Laut Indonesia

Rabu, 03 Juli 2019 - 20:39:30 WIB - 5094
Komandan KRI Kurau 856 Akan Tindak Tegas yang Melanggar Aturan di Kawasan Laut Indonesia
Kapal Perang KRI KURAU 856 saat berlabuh di Pelabuhan Dermaga Tuapejat.


MENTAWAI - Kapal Perang KRI KURAU - 856 tiba di Pelabuhan Dermaga Tuapejat sore tadi. Kedatangan kapal tersebut disambut oleh Danlanal Tuapejat dan jajaran serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (03/07/2019).

Kapal perang tersebut mengangkut sebanyak 36 kekuatan personil dan dilengkapi senjata berupa meriam berukuran 30 mili meter dan senjata di bagian gladak kapal meriam Mitraliur dengan ukuran 12,7 mili meter, serta dilengkapi peralatan canggih untuk operasional di laut.

Komandan KRI KURAU - 856 Mayor Laut Siswan Dony mengatakan, kedatangannya di kawasan perairan laut kepulauan Mentawai, yakni dalam rangka patroli rutin dalam menjaga kedaulatan NKRI.

"Tugas kita khususnya dalam pengamanan laut yakni menegakkan hukum di laut bagi yang melakukan aktivitas seperti illegal fishing, illegal Loging dan pelanggaran laut lainnya," sebut Siswan kepada wartawan di atas kapal.

Dipastikannya kehadiran KRI KURAU - 856 di perairan pantai barat Sumatera akan melaksanakan penindakan tegas bagi yang melanggar aturan, di kawasan laut Indonesia.

"Untuk di kawasan perairan laut Mentawai, kita sudah menjelajah daerah Sikakap Pagai Selatan, Pagai Utara, dilanjut ke sektor arah utara yaitu Pulau Siberut, Pulau Nias dan Sibolga setelah tiga hari berlabuh pelabuhan Tuapejat," terang Siswan.

Ia menjelaskan, Kapal Perang KRI KURAU di rancang khusus, untuk kapal pengejar bagi pelaku yang sekiranya melakukan pelanggaran di laut, dengan memiliki kecepatan sampai 25 knot.

Sementara itu Danlanal Tuapejat Letkol KH Anis Munandar menyebutkan, kedatangan Kapal Perang KRI KURAU - 856 di pelabuhan Tuapejat, adalah hasil kerja sama yang baik antara sesama penegak kedaulatan NKRI, sebut Anis.

Selama tiga hari kapal tersebut akan bersandar di pelabuhan Tuapejat, masyarakat tidak kaget dengan keberadaan kapal perang tetsebut, ucapnya.

"Justru kita merasa aman dan keamanan laut terjamin dengan tibanya kapal patroli KRI KURAI di perairan laut Mentawai," ujar Danlanal. (Tirman)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: indonesia,mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bupati Yudas Sabaggalet Terima APD dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar

Bupati Yudas Sabaggalet Terima APD dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar

MENTAWAI - Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet di dampingi Juru Bicara Penanganan dan Pencegahan...

Kabar Gembira, Tak Perlu Menunggu Lama Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Akhir Oktober Ini

Kabar Gembira, Tak Perlu Menunggu Lama Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Akhir Oktober Ini

INTERNASIONAL - Kompetisi untuk menemukan vaksin yang efektif untuk melawan virus corona atau COVID-19, semakin kuat...

Diam-diam Israel Simpan Ratusan Senjata Nuklir Mematikan, Begini Respon Amerika

Diam-diam Israel Simpan Ratusan Senjata Nuklir Mematikan, Begini Respon Amerika

INTERNASIONAL - Israel dipercaya adalah salah satu negara yang memiliki banyak senjata nuklir selain Amerika Serikat...

FISIP Unand Gelar Webinar Komunikasi Kedermawanan dalam Menghadapi Covid-19

FISIP Unand Gelar Webinar Komunikasi Kedermawanan dalam Menghadapi Covid-19

PADANG - Tim Jurnal Ranah Komunikasi FISIP Universitas Andalas akan mengadakan seminar online (webinar series)...

Namanya Ade Armando Si Dosen Jumawa Penebar Kebencian

Namanya Ade Armando Si Dosen Jumawa Penebar Kebencian

oleh : Farid Anshar Alghifari, Mahasiswa Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang Namanya Ade...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu