Thursday, 22 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

IPM Pessel Hanya 68,47, Sekda: Lebih Rendah Dari Target RPJMD 2016-2021

Kamis, 04 Juli 2019 - 15:41:03 WIB - 275
IPM Pessel Hanya 68,47, Sekda: Lebih Rendah Dari Target RPJMD 2016-2021
Sekda Pessel Erizon saat di wawancarai wartawan diruang kerjanya Kamis (4/7/2019).


PESISIR SELATAN - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pesisir Selatan tercatat tempati posisi 12 dari 19 kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat (Sumbar). Pasalnya, secara nasional berada di posisi 224, dari 554 kabupaten/kota. Angka tersebut masih di bawah rata-rata provinsi.

Sedangkan yang paling tinggi di Ranah Minang adalah Kota Padang, dengan 81.58. Sementara indeks Provinsi Sumatera Barat 71.24.

Sekda Kabupaten Pesisir Selatan, Erizon kepada MinangKabauNews.Com Kamis (4/7/2019) mengatakan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, IPM Pesisir Selatan hanya 68.47. Angka itu lebih rendah dari target RPJMD 2016-2021 sebelum perubahan yang dipatok 69.3.

"Memang, IPM kita masih rendah jika dibandingkan dengan beberapa kabupaten/kota lain di Sumatera Barat," ucapnya.

Menurutnya, faktor penyebab rendahnya IPM Pesisir Selatan karena tidak adanya perguruan tinggi. Sedangkan salah satu indikator penilaiannya adalah lama sekolah.

Sekolah tinggi yang ada di daerah itu belum berakreditasi A atau B. Sementara di daerah lain banyak perguruan tinggi yang telah berakreditasi A atau B.

Untuk itu, katanya, pemerintah daerah ke depan mendorong bagaimana Akedemi Komunitas di Pesisir Selatan bisa berstatus perguruan tinggi negeri.

Mendorong perguruan tinggi yang ada seperti Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) berakreditasi A. Menurunkan angka kematian bayi dan ibu melahirkan.

"Karena hingga 2021, kita menargetkan IPM itu bisa mencapai 70.12. Ini tentu butuh kerja keras, sehingga target tersebut bisa tercapai," ujarnya.

Selain sebagai alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU), IPM merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam pembangunan sumber daya manusia di daerahnya.

IPM mengukur pencapaian rata-rata sebuah wilayah dalam tiga dimensi dasar pembangunan manusia. Pertama, angka harapan hidup (AHH).

Kedua, harapan lama sekolah rata-rata, dengan standar lama sekolah hingga 25 tahun. Ketiga, standar pengeluaran per kapita dengan 96 komoditas.

"Kendati demikian, angka layak hidup di Pesisir Selatan cukup tinggi, dengan indeks 72," tutupnya. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

MFF 2019 Ajang Ciptakan Desainer Muda Masa Depan, Ini Kata Ketua Dekranasda Sumbar

MFF 2019 Ajang Ciptakan Desainer Muda Masa Depan, Ini Kata Ketua Dekranasda Sumbar

PADANG -- Sumatera Barat (Sumbar) memang dikenal dengan kekayaan alam dan baharinya yang indah. Belum lagi budaya dan...

Usai Santap Makanan di Pengajian Yasinan, Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan, Satu Meninggal Dunia

Usai Santap Makanan di Pengajian Yasinan, Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan, Satu Meninggal Dunia

DHARMASRAYA -- Puluhan warga warga, Jorong Koto Tuo, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, diduga mengalami keracunan...

Ketua KONI Sumatera Barat Dukung Visi Misi Walikota Padang Panjang Majukan Olahraga

Ketua KONI Sumatera Barat Dukung Visi Misi Walikota Padang Panjang Majukan Olahraga

PADANG PANJANG -- Ketua KONI Sumatera Barat Syaiful, SH, M. Hum mendukung penuh visi misi dan program Walikota Padang...

Workshop Pengelola GSMS, Wabup Suhatri Bur: Jangan Sampai Kepsek Tak Paham

Workshop Pengelola GSMS, Wabup Suhatri Bur: Jangan Sampai Kepsek Tak Paham

PADANG PARIAMAN - Wabup Suhatri Bur, SE, MM membuka acara Workshop Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Hotel Minang...

Minangkabau Fashion Festival 2019, Pintu Gerbang Sumbar Menjadi Pusat Mode

Minangkabau Fashion Festival 2019, Pintu Gerbang Sumbar Menjadi Pusat Mode

PADANG -- Ketua Desknasda Sumbar Hj. Nevy Irwan Prayitno mengungkapkan Pemprov Sumbar bertekad ajang Minangkabau...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media