Thursday, 22 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pemprov Sumbar

WWF Bersama Pemerintah Akan Lakukan Gerakan Bersama Pemulihan DAS Batang Kampar

Jumat, 05 Juli 2019 - 06:10:43 WIB - 348
WWF Bersama Pemerintah Akan Lakukan Gerakan Bersama Pemulihan DAS Batang Kampar
Das batang kampar


PADANG -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan NGO World Wide Fund (WWF) for Nature Central Sumatera Upaya akan memulihkan keseimbangan ekosistem di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar yang merupakan satu dari 13 DAS Kritis Prioritas Nasional demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam.

Menurut Wagub Sumbar, tim WWF, beberapa tahun ini sudah menginiasiasi Program Imbal Jasa Lingkungan terkait dengan pemulihan DAS Batang Kampar.

"Seperti diketahui bahwa DAS Batang Kampar hulunya berada di Provinsi Sumbar dan Hilirnya di Pekanbaru. Beberapa tahun ini frekwensi banjir besar terjadi di daerah pangkalan Kabupaten 50 Kota hingga ke Riau semakin sering. Dari hasil pantau tim ini menunjukkan bahwa kerusakan DAS batang kampar sudah cukup kritis, dan perlu segera dibenahi kembali," ungkap Nasrul Abit dalam kunjungan Tim WWF dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi di rumah dinasnya, Kamis,(4/7/2019)

Wagub Nasrul Abit juga sampaikan untuk tindak lanjut ini kita akan lakukan rapat khusus dengan daerah yang berpengaruh terhadap Batang Kampar ini.

"Tindak lanjut dari pertemuan ini, kita akan lakukan rapat koordinasi bersama Tim WWF dengan Pemerintah Pasaman, Limapuluh kota, bagaimana pelaksanaan merumuskan program pembenahan kembali DAS untuk mengembalikan kondisi tutupan hutan di Hulu agar mengurangi dampak banjir juga agar supply listrik dari PLTA Koto Panjang bisa maksimal. Kita akan pikirkan juga adanya kegiatan yang dapat mensejahteraan masyarakat," tutur Nasrul Abit.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat katakan, WWF wilayah kerja Sumatera yang berkedudukan di Pekanbaru melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur dalam hal berkaitan kegiatan dalam upaya perbaikan DAS Batang Kampar.

"Saat ini WWf sudah mengkaji dan berkoodinasi dengan berbagai pihak pengguna jasa air mengenai Willingness to pay (kemauan untuk membayar). Apabila DAS ini dijaga dan dipulihkan dengan program yang jelas dan akurat", ujarnya.

Siti Aisyah juga menambahkan, dengan kompensasi imbal jasa ini maka akan ada sumber dana lain utk pemulihan lingkungan dan pengembangan teknologi dan ekonomi masyarakat di DAS Batang Kampar.

"Untuk itu direncanakan tanggal 23 Juli 2019, akan dilakukan rapat koordinasi OPD pemprov Sumbar dengan kabupaten 50 kota dan Pasaman yang akan dipimpin langsung Wakil gubernur. Dan rapat ini diharapkan dapat merumuskan program tersebut secara baik," ujar icha.

Ratna Dewi dari WWF mengatakan sangat mengapresiasi respon baik Pemprov Sumbar.

"Terimakasih atas antusiasme Pak Wagub Sumbar yang bersedia mengawal Inisiasi program PES (Payment For Environmental Services) ini. Memulihkan DAS Kampar butuh upaya bersama, gotong royong antara dua provinsi Sumbar dan Riau, private sector dan masyarakat. Kalau bersama, tak ada yg tak bisa, apalagi untuk bangsa," pungkas Ratna. (RI/Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: pemprov-sumbar,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

HUT RI ke-74, Buya Gusrizal : Kemerdekaan Diantara Iyyaaka Nabudu dan Iyyaaka Nastain

HUT RI ke-74, Buya Gusrizal : Kemerdekaan Diantara Iyyaaka Nabudu dan Iyyaaka Nastain

PADANG -- PADA tanggal 17 Agustus tahun 1945 atas nama bangsa Indonesia Soekarno dan Muh. Hatta telah memproklamirkan...

Kepengurusan KAN Lareh Nan Panjang Dikukuhkan, Wako Padang Panjang: Mari Saling Menjaga Kerukunan

Kepengurusan KAN Lareh Nan Panjang Dikukuhkan, Wako Padang Panjang: Mari Saling Menjaga Kerukunan

PADANG PANJANG - Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano kukuhkan Kepengurusan Kerapatan Adat...

Kado Kemerdekaan RI ke-74, BNNP Sumbar Amankan Ratusan Kilogram Sabu di Daerah Panti Pasbar

Kado Kemerdekaan RI ke-74, BNNP Sumbar Amankan Ratusan Kilogram Sabu di Daerah Panti Pasbar

PADANG -- Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar meringkus dua orang pengedar narkoba jenis sabu-sabu seberat...

Sangketa Tanah Pusaka,   Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

Sangketa Tanah Pusaka, Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

PADANG PARIAMAN - Kakak Calon Pengantin (Catin) wanita dibacok berlumuran darah hingga pergelangan tangan nyaris putus...

Pelantikan Anggota DPRD Padang 2019-2024 Belum Jelas, ini Kata Dirjen Otoda RI

Pelantikan Anggota DPRD Padang 2019-2024 Belum Jelas, ini Kata Dirjen Otoda RI

PADANG -- Menyikapi DPRD Padang periode 2014-2019 yang habis masa Jabatan pada tanggal 6 Agustus 2019 sementara DPRD...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media