Tuesday, 02 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Inilah Awal Mula Terjadinya Penyerangan Markas Satpol PP Padang Jumat Dini Hari Tadi

Jumat, 05 Juli 2019 - 11:45:00 WIB - 17762
Inilah Awal Mula Terjadinya Penyerangan Markas Satpol PP Padang Jumat Dini Hari Tadi
Satpol PP Padang serahkan 7 orang Anak Punk ke Polisi


PADANG -- Belasan yang diduga Anak Jalanan "punk" melakukan aksi teror dan penyerangan ke Mako Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jalan Tan Malaka No. 3C Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat, (5/7/2019) dini hari. Mereka melakukan penyerangan diduga disebabkan karena tidak terima atas kegiatan Satpol PP yang selalu gencar melakukan penertiban terhadap Anjal (Punk).

Melihat hal itu petugas piket berusaha menjalin komunikasi dengan baik untuk menenangkan situasi, namun kontak fisik tidak terelakkan, mengakibatkan satu orang anggota Provos Satpol PP yang bernama Angga piket malam di penjagaan terkena pukulan besi dan kayu di bagian badan sebelah kanan yang mengakibatkan luka lebam dan berdarah.

"Jumlah mereka yang datang ke Mako sekitar 15-an lebih, mereka berpakaian hitam-hitam, semuanya membawa senjata berupa kayu yang ada paku, berupa besi, botol kaca dan lain sebagainya," kata Kasat Pol PP Kota Padang Al Amin.

Demi menjaga markas komando tetap kondusif, petugas terpaksa pukul mundur mereka agar segera membubarkan diri dan berhasil mengamankan sebanyak empat orang, sementara yang lainnya kabur melarikan diri.

Sekitar satu jam setelah penyerangan kembali diamankan tiga orang lainnya di kawasan Permindo Padang, yang dibantu oleh warga.

"Untung ketiganya cepat kita amankan ke Mako, sebab ketika berada dipermindo mereka sudah dihakimi warga beramai ramai. Hingga mengakibatkan luka lebam dan berdarah di bagian kepala, Informasi dari masyarakat setempat, mereka diduga melakukan pengrusakan terhadap meja dan kursi milik warga serta tidur hingga 24 jam di lapak warga," ucap Al Amin.

Selanjutnya, tujuh orang anak "punk" tersebut diserahkan Satpol PP ke Polresta padang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Karena ini sudah ranahnya pidana, kita serahkan saja semuanya ke pihak yang berwenang" tambahnya. (vn)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Lima Senjata Canggih Bisa Ini Bisa Selamatkan Jepang dari Serangan Nuklir Korea Utara

Lima Senjata Canggih Bisa Ini Bisa Selamatkan Jepang dari Serangan Nuklir Korea Utara

INTERNASIONAL - Sejarah mencatat bahwa Jepang adalah salah satu negara yang pernah jadi korban serangan senjata nuklir....

Jelang Normal Baru, Tim Gabungan PSBB Provinsi dan Kota Pariaman Lakukan Penertiban Skala Besar

Jelang Normal Baru, Tim Gabungan PSBB Provinsi dan Kota Pariaman Lakukan Penertiban Skala Besar

PARIAMAN -- Tim gabungan PSBB dari Provinsi dan Kota Pariaman melakukan penertiban di sejumlah tempat keramaian dan...

Viral Demonstran di Amerika Bertato Peta Indonesia, Ternyata Begini Faktanya

Viral Demonstran di Amerika Bertato Peta Indonesia, Ternyata Begini Faktanya

INTERNASIONAL - Di tengah aksi unjuk rasa yang meluas di Amerika Serikat (AS) buntut dari pembunuhan George Floyd,...

Tidak Takut, Viral Video Tentara India Pukul Kepala Pasukan China Sampai Bocor

Tidak Takut, Viral Video Tentara India Pukul Kepala Pasukan China Sampai Bocor

INTERNASIONAL - Sebuah video yang beredar di sebuah akun media sosial mendadak viral. Video tersebut menunjukkan...

Hasil Swab Negatif, Karyawan PT Wijaya Karya Dipulangkan

Hasil Swab Negatif, Karyawan PT Wijaya Karya Dipulangkan

PARIAMAN -- Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kota Pariaman sudah melakukan Swab Tes kepada seluruh...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu