Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Agam

Hadirnya Alat Tangkap Jaring Robot, Nelayan Laut Tiku Agam Resah

Minggu, 07 Juli 2019 - 06:31:01 WIB - 520
Hadirnya Alat Tangkap Jaring Robot, Nelayan Laut Tiku Agam Resah
Hasil tangkapan ikan nelayan


AGAM -- Nelayan Laut Tiku, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, resah seiring dengan beroprasinya nelayan yang menggunakan alat tangkap jaring robot.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia( HNSI) Agam, Arman mengungkapkan jaring robot merupakan alat tangkap ikan yang menggunakan mesin. "Seiring dengan hadirnya alat tangkap jaring robot hasil tangkapan nelayan disini berkurang secara signifikan. Bukan hanya itu, jika jaring robot beroprasi diperairan yang dangkal, hal tersebut akan merusak terumbu karang," ujarnya, Sabtu, (6/7/2019).

Dilanjutkannya, jaring robot tersebut seharusnya beroprasi dilaut yang memiliki kedalaman 100 meter lebih. Namun, disini para nelayan menggunakannya dikedalaman 76 meter. Alhasil jaring tersebut akan menyeret terumbu karang dan tentunya akan merusak ekosistem laut disini.

"Beberapa pekan terakhir hasil tangkapan nelayan disini berkurang hampir 50 persen. Biasanya rata-rata nelayan bisa mendapatkan 10 keranjang, saat ini hanya bisa mendapatkan 5-6 keranjang saja. Itupun kita harus berlayar agak jauh ketengah lautan," ungkapnya.

Rusaknya terumbu karang di laut sangat berpengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan. Ikan sangat suka tinggal diterumbu karang, jika tempat tinggalnya terusik maka ikan tersebut akan pindah. Jelasnya

"Kita berharap para nelayan tidak hanya mementingkan pribadi saja, proses penangkapan ikan semestinya tidak harus merusak lingkungan. Jika habitat ikan rusak maka itu akan berhimbas sendiri kepada kita," harapnya. (Jen)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: agam,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

50 Hektare Kawasan Hutan Produksi Konversi di Pessel Terbakar

50 Hektare Kawasan Hutan Produksi Konversi di Pessel Terbakar

PESISIR SELATAN - Sekitar 50 hektare kawasan hutan produksi konversi (HPK) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera...

Di Akhir Masa Jabatan, Sejumlah Anggota Dewan Padang Panjang Mohon Pamit

Di Akhir Masa Jabatan, Sejumlah Anggota Dewan Padang Panjang Mohon Pamit

PADANG PANJANG - Suasana haru mewarnai Rapat Paripurna DPRD, sore itu. Sejumlah anggota dewan yang mengakhiri masa...

Kebakaran Hutan dan Lahan di Pesisir Selatan, Penyebab Masih Misteri

Kebakaran Hutan dan Lahan di Pesisir Selatan, Penyebab Masih Misteri

PESISIR SELATAN -- Kapolres Pesisir Selatan, AKBP. Fery Herlambang, mengungkapkan, anggota satuan Reskrim dan Intel...

Soal Pengunduran Diri Asyirwan Yunus, Ini Tanggapan Ketua DPW Hanura Sumbar

Soal Pengunduran Diri Asyirwan Yunus, Ini Tanggapan Ketua DPW Hanura Sumbar

LIMAPULUH KOTA - Keputusan mantan wakil bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus, yang mundur dari jabatan ketua...

Untuk Tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian, Pemkab Pasaman Kukuhkan Komisi Irigasi

Untuk Tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian, Pemkab Pasaman Kukuhkan Komisi Irigasi

PASAMAN -- Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan produksi beras agar tidak tergantung kepada beras impor...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media