Thursday, 17 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pemprov Sumbar

Silek Minang Aplikasi Nilai-nilai ABS-SBK yang Jadi Warisan Dunia

Selasa, 09 Juli 2019 - 17:58:28 WIB - 413
Silek Minang Aplikasi Nilai-nilai ABS-SBK yang Jadi Warisan Dunia
Peragaan silek minang dihadapan gubernur sumbar


PADANG -- Silek (silat) Minangkabau akan menjadi sebuah karya yang sangat ditunggu-tunggu dari kegiatan Silek Art Festival (SAF) 2019 karena bisa menjadi salah satu referensi ilmiah dari beladiri tradisional itu.

Silek Arts Festival 2019 akan diselenggarakan dari 19 hingga 31 Agustus 2019 mendatang, yang berpusat di Kota Padang dan di dukung oleh beberapa kabupaten kota di Sumatera Barat.

Setelah sukses pada tahun 2018 yang lalu, Dinas Kebudayaan Sumbar kembali menggelar SAF pada tahun ini dengan tujuan Silek sebagai suatu fenomena khas Minangkabau.

Menurut Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Silek Arts Festival (SAF) 2019 merupakan agenda tahunan yang didukung Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud dengan program Indonesiana.

"Sapakaik Mangko Balega (Sepakat dengan bergotong royong untuk bisa berkreasi melalui budaya silek), kita harapkan dengan acara ini tradisi silek di Sumatera Barat bisa terjaga, sebagai upaya mendorong para pelaku seni pertunjukan, agar terus menggali budaya silek," ucap Irwan Prayitno dalam sebuah kesempatan, belum lama ini.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada warisan budaya yang ada di Sumatera Barat (Sumbar). Apalagi silek ini merupakan budaya yang lahir turun temurun sejak dahulu hingga saat ini," ucapnya.

Agendanya direncanakan akan digilir dari satu daerah ke daerah lainnya hingga 31 Agustus mendatang di beberapa daerah seperti Kota Padang, Solok, Payakumbuh, Kabupaten Agam dan Sijunjung.

Dalam kegiatan SAF tahun ini tidak hanya menampilkan berbagai atraksi aliran silek yang ada di Tanah Minang, namun juga rangkaian agenda kebudayaan lainnya yang terkait dengan silek.

"Untuk itu, saya berharap agar silek ini dapat dikenal hingga pentas dunia, maka kegiatan SAF ini sangat penting, apalagi tujuan kegiatan ini untuk menjemput atau mengumpulkan aliran-aliran silek yang ada di Sumbar," ujar Gubernur Sumbar.

Silek merupakan budaya asli Minangkabau harus dijaga kelestarian sekaligus ajang promosi budaya Minangkabau.

"Kita ingin nantinya dengan kegiatan ini dapat menjadi sebuah pengetahuan bagi generasi muda untuk lebih menggenal silek yang merupakan warisan budaya. Sehingga, generasi muda ini dapat memahami pengetahuan tentang silek dan tentunya mempelajarinya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti mengungkapkan, setelah tahun lalu SAF dengan tagline "Panjapuik Piutang Lamo", maka untuk tahun ini menggangkat tagline " Sapakaik Mangko Balega".

"Kita lebih menfokuskan dalam membangkitkan semangat seni dan budaya silek dalam setiap pertunjukan, dan nantinya seluruh rangkaian akan di fokus dalam arsip dan dokumentasi," ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan sebuah upaya dalam mendukung UU No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dalam rangka menangani kegiatan budaya secara lebih sistematis.

Dijelaskannya, program kali ini akan dihimpun kembali seluruh pengetahuan tentang silek, mengingat silek sebagai kekayaan budaya di Minangkabau telah berkembang ke daerah lain di Indonesia, negara-negara Melayu, juga ke sejumlah negara lain di dunia.

"Perkembangan tersebut merupakan sebuah gambaran bagaimana silek merupakan sebuah hasil kebudayaan dengan basis budaya Minangkabau memiliki nilai-nilai penting, yang dapat dipergunakan dalam menjalani kehidupan manusia," tuturnya.

Selain itu, silek juga telah diusulkan dan sedang dalam proses penilaian untuk ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia melalui UNESCO.

Ia berharap dalam tahun ini juga proses silek sebagai salah satu warisan dunia UNESCO bisa terwujud.

"Kegiatan SAF 2019 ini juga salah satu dukungan untuk menguatkan pengajuan budaya silek sebagai warisan dunia ke UNESCO," tutupnya.(RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: minangkabau,padang,pemprov,pemprov-sumbar,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Menyongsong Pilkada Tahun 2020, Pemkab Pasaman Gelar Penandatanganan NPHD

Menyongsong Pilkada Tahun 2020, Pemkab Pasaman Gelar Penandatanganan NPHD

LUBUK SIKAPING - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten...

Buka Pekan Muharram Ke-16 di Ranah Batahan, Bupati Pasaman Barat Pesankan Ini

Buka Pekan Muharram Ke-16 di Ranah Batahan, Bupati Pasaman Barat Pesankan Ini

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat (Pasbar), H. Yulianto membuka secara resmi Pekan Muharram ke-16 di Jorong...

Muhammadiyah Sumbar Imbau Pengurus Masjid, PDM dan Ortom Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Wamena

Muhammadiyah Sumbar Imbau Pengurus Masjid, PDM dan Ortom Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Wamena

PADANG -- PW Muhammadiyah Sumbar terus berupaya membantu warga terdampak korban kerusuhan Wamena. Caranya dengan...

Program Pasca Sarjana Fakultas Teknik UNP Gelar Workshop Scientific Writing

Program Pasca Sarjana Fakultas Teknik UNP Gelar Workshop Scientific Writing

PADANG -- Sedikitnya sebanyak 102 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa S2 dan S3 mulai dari Angkatan 2013-2019 Program...

Alat Kelengkapan DPRD Sumbar Ditetapkan, PKS Tak Dapat Kursi Ketua Komisi

Alat Kelengkapan DPRD Sumbar Ditetapkan, PKS Tak Dapat Kursi Ketua Komisi

PADANG -- Sejumlah nama-nama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat yang duduk di kursi pimpinan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media