Monday, 20 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pemprov Sumbar

Silek Minang Aplikasi Nilai-nilai ABS-SBK yang Jadi Warisan Dunia

Selasa, 09 Juli 2019 - 17:58:28 WIB - 435
Silek Minang Aplikasi Nilai-nilai ABS-SBK yang Jadi Warisan Dunia
Peragaan silek minang dihadapan gubernur sumbar


PADANG -- Silek (silat) Minangkabau akan menjadi sebuah karya yang sangat ditunggu-tunggu dari kegiatan Silek Art Festival (SAF) 2019 karena bisa menjadi salah satu referensi ilmiah dari beladiri tradisional itu.

Silek Arts Festival 2019 akan diselenggarakan dari 19 hingga 31 Agustus 2019 mendatang, yang berpusat di Kota Padang dan di dukung oleh beberapa kabupaten kota di Sumatera Barat.

Setelah sukses pada tahun 2018 yang lalu, Dinas Kebudayaan Sumbar kembali menggelar SAF pada tahun ini dengan tujuan Silek sebagai suatu fenomena khas Minangkabau.

Menurut Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Silek Arts Festival (SAF) 2019 merupakan agenda tahunan yang didukung Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud dengan program Indonesiana.

"Sapakaik Mangko Balega (Sepakat dengan bergotong royong untuk bisa berkreasi melalui budaya silek), kita harapkan dengan acara ini tradisi silek di Sumatera Barat bisa terjaga, sebagai upaya mendorong para pelaku seni pertunjukan, agar terus menggali budaya silek," ucap Irwan Prayitno dalam sebuah kesempatan, belum lama ini.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada warisan budaya yang ada di Sumatera Barat (Sumbar). Apalagi silek ini merupakan budaya yang lahir turun temurun sejak dahulu hingga saat ini," ucapnya.

Agendanya direncanakan akan digilir dari satu daerah ke daerah lainnya hingga 31 Agustus mendatang di beberapa daerah seperti Kota Padang, Solok, Payakumbuh, Kabupaten Agam dan Sijunjung.

Dalam kegiatan SAF tahun ini tidak hanya menampilkan berbagai atraksi aliran silek yang ada di Tanah Minang, namun juga rangkaian agenda kebudayaan lainnya yang terkait dengan silek.

"Untuk itu, saya berharap agar silek ini dapat dikenal hingga pentas dunia, maka kegiatan SAF ini sangat penting, apalagi tujuan kegiatan ini untuk menjemput atau mengumpulkan aliran-aliran silek yang ada di Sumbar," ujar Gubernur Sumbar.

Silek merupakan budaya asli Minangkabau harus dijaga kelestarian sekaligus ajang promosi budaya Minangkabau.

"Kita ingin nantinya dengan kegiatan ini dapat menjadi sebuah pengetahuan bagi generasi muda untuk lebih menggenal silek yang merupakan warisan budaya. Sehingga, generasi muda ini dapat memahami pengetahuan tentang silek dan tentunya mempelajarinya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti mengungkapkan, setelah tahun lalu SAF dengan tagline "Panjapuik Piutang Lamo", maka untuk tahun ini menggangkat tagline " Sapakaik Mangko Balega".

"Kita lebih menfokuskan dalam membangkitkan semangat seni dan budaya silek dalam setiap pertunjukan, dan nantinya seluruh rangkaian akan di fokus dalam arsip dan dokumentasi," ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan sebuah upaya dalam mendukung UU No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dalam rangka menangani kegiatan budaya secara lebih sistematis.

Dijelaskannya, program kali ini akan dihimpun kembali seluruh pengetahuan tentang silek, mengingat silek sebagai kekayaan budaya di Minangkabau telah berkembang ke daerah lain di Indonesia, negara-negara Melayu, juga ke sejumlah negara lain di dunia.

"Perkembangan tersebut merupakan sebuah gambaran bagaimana silek merupakan sebuah hasil kebudayaan dengan basis budaya Minangkabau memiliki nilai-nilai penting, yang dapat dipergunakan dalam menjalani kehidupan manusia," tuturnya.

Selain itu, silek juga telah diusulkan dan sedang dalam proses penilaian untuk ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia melalui UNESCO.

Ia berharap dalam tahun ini juga proses silek sebagai salah satu warisan dunia UNESCO bisa terwujud.

"Kegiatan SAF 2019 ini juga salah satu dukungan untuk menguatkan pengajuan budaya silek sebagai warisan dunia ke UNESCO," tutupnya.(RI)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: minangkabau,padang,pemprov,pemprov-sumbar,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pameran Buzzer Bazar, Walikota Padang Panjang: Boring Rasanya Hidup Tanpa Kekreativitasan

Pameran Buzzer Bazar, Walikota Padang Panjang: Boring Rasanya Hidup Tanpa Kekreativitasan

PADANG PANJANG - Ditandai dengan pengguntingan pita, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA, didampingi Pembantu...

Wujudkan Pilar Ketiga Muhammadiyah, BTM At-Taqwa Serahkan 1 Unit Mobil Avanza kepada UMSB

Wujudkan Pilar Ketiga Muhammadiyah, BTM At-Taqwa Serahkan 1 Unit Mobil Avanza kepada UMSB

PADANG -- Koperasi Syariah (KS) Baitul Tanwil Muhammadiyah (BTM) At-Taqwa menggelar acara penyerahan hadiah simpanan...

Reineir: Jadilah ASN Yang Melayani

Reineir: Jadilah ASN Yang Melayani

SOLOK -- Menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini masih menjadi impian setiap generasi muda. Jadi ASN...

Diusulkan Ustaz Abdul Somad Padang Bakal Bentuk Satpol PP Syariah

Diusulkan Ustaz Abdul Somad Padang Bakal Bentuk Satpol PP Syariah

PADANG - Kasat Pol PP Kota Padang Alfiadi akan segera merealisasikan Satpol PP Syariah hadir di tengah-tengah...

Akhir Tahun 2019, 7 Pejabat Tinggi Pratama Dilantik, Ini Pesan Tegas Gubernur Irwan

Akhir Tahun 2019, 7 Pejabat Tinggi Pratama Dilantik, Ini Pesan Tegas Gubernur Irwan

...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media