Monday, 03 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Jelang Rakorda, MUI Sumbar Bahas Persoalan Kekinian Keummatan bersama Gubernur

Rabu, 10 Juli 2019 - 10:15:39 WIB - 1153
Jelang Rakorda, MUI Sumbar Bahas Persoalan Kekinian Keummatan bersama Gubernur
Suasana audiensi MUI Sumbar bersama Gubernur Irwan Prayitno, Selasa, (9/7)


PADANG -- Jelang Rakorda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar menggelar silaturahim bersama Gubernur Sumbar di kediamannya, Selasa, (9/7/2019). Pertemuan terkait agenda Rakorda MUI Sumbar yang berlangsung tanggal 19-21 Juli 2019 dan persoalan terkini keummatan. Rombongan MUI dipimpin langsung Buya Gusrizal Gazahar Dt Palimo Basa dan dihadiri Wakil Ketua Prof Edi Syafri dan Sekretaris MUI Sumbar M. Zulfan.

Gubernur Sumbar, Prof Irwan Prayitno memberikan apresiasi kepada MUI Sumbar dengan aplikasi langkah-langkah strategis yang dilakukan dalam penguatan peran keummatan yang menjadi agenda penting dalam Rakorda termasuk penguatan koperasi syariah. "kita akan support dan fasilitasi bimtek dewan syariah itu," tuturnya

Gubernur juga mengharapkan LPTQ yang ditunjuk sebagai pelaksana MTQ bisa berkoordinasi dengan MUI Sumbar supaya tidak terjadi persoalan yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Dalam penjelasannya, Ketum MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar menyampaikan Rakorda ini merupakan agenda tahunan MUI Sumbar, sebetulnya dilakukan dua bulan yang lalu, namun berbarengan dengan pemilu serentak akhirnya diputuskan digelar di Kota Bukittinggi pada tanggal 19, 20 dan 21 Juli 2019.

Lanjutnya, ada beberapa semangat penting yang dibahas dalam Rakorda MUI tersebut diantaranya persoalan penguatan keorganisasian internal dengan wacana pembentukan MUI hingga level ke bawah bahkan hingga tingkat nagari dan jorong.

Kemudian yang menjadi skala prioritas adalah menyikapi kondisi terkini implementasi pengukuhan sumpah sati Marapalam.

Buya juga menyoroti persoalan LGBT yang marak belakangan ini, yang dimantapkan dengan ide pembentukan peraturan nagari yang mengatur sanksi dan larangan LGBT.

Tak kalah penting, kata Buya, adalah menyikapi terkait Islam Nusantara yang yang dalam prakteknya mengandung sinkretisme dan pluralisme agama. MUI Sumbar baru menolak secara prinsip terkait Islam Nusantara. Karena itu, perlu membuat langkah-langkah konkrit untuk mengantisipasinya.

Kemudian koperasi syariah yang menjadi persoalan adalah minimnya dewan pengawas syariah, sementara pertumbuhan cukup bagus.

Tambah Buya, Persoalan pembangunan kantor MUI yang tanahnya waqaf dari Herman Nawas yang sangat penting keberadaannya bagi peran keummatan MUI di masa mendatang. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Saat Idul Adha, Pakistan dan Afganistan Nekat Perang di Perbatasan

Saat Idul Adha, Pakistan dan Afganistan Nekat Perang di Perbatasan

INTERNASIONAL - Situasi keamanan dunia kembali memanas, tanpa diketahui ternyata perang sudah pecah antara militer...

Hendak Dievakuasi, Jasad Rio Kembali Menghilang di Lautan

Hendak Dievakuasi, Jasad Rio Kembali Menghilang di Lautan

AGAM -- Saat hendak dievakuasi, jasad nelayan yang tenggelam saat memancing ikan, Rio Andrio (35), warga Pasia Paneh,...

Warga Padang Pariaman Positif Covid-19, Ia Salah Satu Pegawai BUMD Kota Padang

Warga Padang Pariaman Positif Covid-19, Ia Salah Satu Pegawai BUMD Kota Padang

PADANG PARIAMAN -- Di tengah masyarakan merayakan dan melaksanakan Hari Raya Idul Adha, juga muncul kabar tak...

Generasi Harapan Bangsa di Persimpangan Jalan

Generasi Harapan Bangsa di Persimpangan Jalan

Oleh Nelly, M.Pd, Aktivis Peduli Generasi, Pemerhati Masalah Keumatan Indonesia kini sudah memasuki usia kemerdekaan...

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

PADANG PARIAMAN -- Meski bangunan secara keseluruhan baru siap di bawah 50 persen, untuk pertama kali Masjid Raya...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu