Monday, 09 Dec 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Inilah Kondisi Pasar Semi Modern Kambang Pessel Pasca Ditinggalkan Pedagang

Kamis, 11 Juli 2019 - 10:10:56 WIB - 740
Inilah Kondisi Pasar Semi Modern Kambang Pessel Pasca Ditinggalkan Pedagang
Pasar Semi Modern Kambang terbengkalai


PESISIR SELATAN -- Pasar semi modern Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan masih juga belum dihuni oleh pedagang. Padahal, Dua tahun setelah dibangun, pembangunan pasar tersebut tidak lama dihuni oleh pedagang. Dan kini kembali kosong.

Informasi yang dihimpun MinangkabauNews.com dilapangan, pasar semi modern sejak dibangun 2017 lalu, kini bangunan kosong karena tidak lagi diminati pedagang. Padahal, selain arsitektur, bangunan tersebut yang tidak sesuai keinginan pedagang, penataan pedagang juga tampak seperti tidak konsisten.

"Sudah setahun ini kami tidak lagi tempati. Sebab, kondisi tidak sesuai dengan apa yang kami butuhkan," kata salah seorang pedagang Sien (46) yang ditemui MinangkabauNews.com, Kamis (11/7/2019).

Dia mengatakan, pasar tersebut sempat dihuni pedagang selama 3 bulan, sebab, saat ia berjualan di dalam gedung pasar yang dibangun tersebut dia mengaku sering rugi. Padahal, selama berjualan sejak pagi hingga sore hanya mengantongi Rp20 ribu.

"Sementara total modal waktu sehari mencapai Rp250ribu. Tentu kami tidak mau menempatinya," tuturnya.

Ditemui terpisah, Mansir (70) menyebutkan, seharusnya pasar tersebut sebelum dibangun harus ditanyakan dulu. Apakah sesuai dengan keinginan pedagang.

"Kami ingin bangunan lapak-lapak ini tidak ada. Karena bangunan itu, gerak menjadi sempit. Selain itu, pembeli juga pengap bertransaksi di dalam," ucapnya.

Pantauan Minangkabaunews.com dilapangan, Saat ini pasar semi modern tersebut hanya menjadi tempat parkir kendaraan roda dua milik pedagang, dan diantara kios tampak kumuh dengan serakan sampah seperti tak terurus.

Seperti diketahui, pembangunan pasar Kambang ini dilakukan peletakkan batu pertama Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni, Minggu, (20/8/2017) lalu, dengan harapan pembangunan pasar semi modern ini bisa menjadi pusat perdagangan yang refesentatif dengan menelan anggaran biaya Rp5,8 Miliyar.

Sementara itu, Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan dan Perindustrian, Kabupaten Pesisir Selatan, Azral ketika dihubungi Wartawan untuk dikonfirmasi tidak mengangkat telepon. (Rio)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: kota-solok,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

PDAM Rugi Tiap Bulan, DPRD Pasaman Minta Pelayanan dan Penagihan Ditingkatkan

PDAM Rugi Tiap Bulan, DPRD Pasaman Minta Pelayanan dan Penagihan Ditingkatkan

LUBUK SIKAPING - Komisi II DPRD Pasaman meminta manajemen Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Pasaman agar meningkatkan...

Ketua DPRD Pasbar: Jalan Rura Patontang Belum Masuk Penyusunan Rancangan KUA-PPAS 2020

Ketua DPRD Pasbar: Jalan Rura Patontang Belum Masuk Penyusunan Rancangan KUA-PPAS 2020

PASAMAN BARAT - Jalan Rura Patontang belum masuk dalam penyusunan rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan...

Polres Mentawai Gelar Perayaan Natal Bersama pada 5 Desember 2019

Polres Mentawai Gelar Perayaan Natal Bersama pada 5 Desember 2019

MENTAWAI -- Menjelang dua hari ke depan, Polres Kepulauan Mentawai bersama TNI dan Pemda Kabupaten Kepulauan Mentawai...

KPU Kota Solok Gelar Rakor Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada

KPU Kota Solok Gelar Rakor Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada

SOLOK -- Komisi Pemiliham Umum Kota Solok merilis tahapan-tahapan pilkada, Rabu (04/12/2019), di Relazion Resto, di...

Mahyeldi Hadiri Reuni Akbar 212 di Jakarta Disambut Hangat Ulama

Mahyeldi Hadiri Reuni Akbar 212 di Jakarta Disambut Hangat Ulama

JAKARTA -- Mahyeldi menghadiri acara reuni 212 di Monas, Jakarta, Senin, (2/11/2019). Ia sempat memberi sambutan dan...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media