Friday, 07 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Inilah Kondisi Pasar Semi Modern Kambang Pessel Pasca Ditinggalkan Pedagang

Kamis, 11 Juli 2019 - 10:10:56 WIB - 847
Inilah Kondisi Pasar Semi Modern Kambang Pessel Pasca Ditinggalkan Pedagang
Pasar Semi Modern Kambang terbengkalai


PESISIR SELATAN -- Pasar semi modern Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan masih juga belum dihuni oleh pedagang. Padahal, Dua tahun setelah dibangun, pembangunan pasar tersebut tidak lama dihuni oleh pedagang. Dan kini kembali kosong.

Informasi yang dihimpun MinangkabauNews.com dilapangan, pasar semi modern sejak dibangun 2017 lalu, kini bangunan kosong karena tidak lagi diminati pedagang. Padahal, selain arsitektur, bangunan tersebut yang tidak sesuai keinginan pedagang, penataan pedagang juga tampak seperti tidak konsisten.

"Sudah setahun ini kami tidak lagi tempati. Sebab, kondisi tidak sesuai dengan apa yang kami butuhkan," kata salah seorang pedagang Sien (46) yang ditemui MinangkabauNews.com, Kamis (11/7/2019).

Dia mengatakan, pasar tersebut sempat dihuni pedagang selama 3 bulan, sebab, saat ia berjualan di dalam gedung pasar yang dibangun tersebut dia mengaku sering rugi. Padahal, selama berjualan sejak pagi hingga sore hanya mengantongi Rp20 ribu.

"Sementara total modal waktu sehari mencapai Rp250ribu. Tentu kami tidak mau menempatinya," tuturnya.

Ditemui terpisah, Mansir (70) menyebutkan, seharusnya pasar tersebut sebelum dibangun harus ditanyakan dulu. Apakah sesuai dengan keinginan pedagang.

"Kami ingin bangunan lapak-lapak ini tidak ada. Karena bangunan itu, gerak menjadi sempit. Selain itu, pembeli juga pengap bertransaksi di dalam," ucapnya.

Pantauan Minangkabaunews.com dilapangan, Saat ini pasar semi modern tersebut hanya menjadi tempat parkir kendaraan roda dua milik pedagang, dan diantara kios tampak kumuh dengan serakan sampah seperti tak terurus.

Seperti diketahui, pembangunan pasar Kambang ini dilakukan peletakkan batu pertama Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni, Minggu, (20/8/2017) lalu, dengan harapan pembangunan pasar semi modern ini bisa menjadi pusat perdagangan yang refesentatif dengan menelan anggaran biaya Rp5,8 Miliyar.

Sementara itu, Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan dan Perindustrian, Kabupaten Pesisir Selatan, Azral ketika dihubungi Wartawan untuk dikonfirmasi tidak mengangkat telepon. (Rio)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: kota-solok,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tambah Satu Positif, Klaster Bank BUMD Rambah Padang Pariaman

Tambah Satu Positif, Klaster Bank BUMD Rambah Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN - Salah satu Pegawai bank Nagari di Padang Terkomfirmasi Positif Covid-19. Jubir Covid-19 Padang...

Horee! Rawat Inap di Luar Padang Panjang, Penunggu Pasien Diberi Pengganti Biaya Makan dan Minum

Horee! Rawat Inap di Luar Padang Panjang, Penunggu Pasien Diberi Pengganti Biaya Makan dan Minum

...

Tentara Singapura Boleh Terkaya di Asean tapi Indonesia Masih Raja Perang Asia Tenggara

Tentara Singapura Boleh Terkaya di Asean tapi Indonesia Masih Raja Perang Asia Tenggara

NASIONAL - Ada sebuah fakta menarik dari kekuatan militer negara-negara di Asia Tenggara. Ternyata walau berstatus...

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

PADANG PARIAMAN -- Meski bangunan secara keseluruhan baru siap di bawah 50 persen, untuk pertama kali Masjid Raya...

Memalukan! Pertama dalam Sejarah Sejak Presiden Habibie, Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen

Memalukan! Pertama dalam Sejarah Sejak Presiden Habibie, Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen

NASIONAL - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan kontraksi ekonomi Indonesia sebesar 5,32 persen pada kuartal II 2020...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu