Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kepala Kantor BPS Pessel: Angka Kemiskinan Pessel Tercatat Diposisi Ke Empat Pada 2018

Kamis, 11 Juli 2019 - 11:16:26 WIB - 704
Kepala Kantor BPS Pessel: Angka Kemiskinan Pessel Tercatat Diposisi Ke Empat Pada 2018
Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Selatan Jln Prof.Dr.Hamka, Painan Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.


PESISIR SELATAN - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan Kabupaten Pesisir Selatan tercatat diposisi ke-empat tertinggi dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Sebagaimana diketahui, pada 2018 angka kemiskinan di daerah itu tercatat sebesar 7.59 persen atau turun dari periode tahun sebelumnya yang 7.79 persen.

Padahal, target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 yang dipatok sebesar 7.18 persen.

"Kendati mengalami penurunan, pencapaian itu masih terkonfirmasi di atas rata-rata provinsi yang angka kemiskinannya hanya 6.65 persen," kata Kepala Kantor BPS Pesisir Selatan, Yudi Yos Elvin pada Minangkabaunews.com di Painan, Kamis (11/7/2019).

Ia menyebutkan, persentase penduduk miskin tersebut dihitung secara makro. Kalau dilihat secara mikro, jumlahnya dipastikan akan lebih tinggi.

Di Kabupaten Pesisir Selatan, sebagian besar masyarakat miskin terdapat di kawasan pedesaan. Dari sisi profesi, mayoritasnya merupakan petani, rumah tangga petani dan buruh tani.

"Untuk itu, pemerintah daerah menyinkronkan pembangunannya dengan pemerintah pusat. Program kesejahteraan masyarakat dari pusat maupun daerah harus tepat sasaran. Program Keluarga Harapan dan Jaminan Kesehatan Masyarakat, misalnya. Memudahkan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan gratis," ujarnya.

Dikatakannya, jika itu terlaksana, secara otomatis menekan angka kemiskinan. Membuka lapangan usaha baru, dengan memperbanyak kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Dengan demikian, tentu mereka itu bakal menyerap tenaga kerja. Muaranya pasti pendapatan dan kesejahteraan masyarakat jadi meningkat," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, bagaimana Pemkab Pessel menaikkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal, menurutnya, disektor itu menjadi salah satu tolak ukur dalam menilai kemajuan daerah.

"Namun yang lebih penting adalah memacu aliran investasi masuk ke daerah ini. Karena dampak positifnya sangat besar terhadap kesejahteraan masyarakat," tutupnya (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Satu Tahun Gempa Palu, Pemuda Batipuh Ajak Masyarakat Palu Tersenyum Kembali

Satu Tahun Gempa Palu, Pemuda Batipuh Ajak Masyarakat Palu Tersenyum Kembali

TANAH DATAR - Dahsyatnya musibah Gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR yang diikuti Tsunami dan Likuifaksi yang terjadi di...

Pengembangan Pelabuhan Panasahan 2019, Kadishub Pessel: Belum, Masih Rencana Baru

Pengembangan Pelabuhan Panasahan 2019, Kadishub Pessel: Belum, Masih Rencana Baru

PESISIR SELATAN -- Penyelesaian pengembangan Pelabuhan Panasahan Painan yang bakal direncanakan dibangun pada Tahun...

Hari Nusantara 2019 di Pariaman, Ini Kata KASAL RI

Hari Nusantara 2019 di Pariaman, Ini Kata KASAL RI

PARIAMAN -- Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, menyatakan siap mendukung penuh Peringatan Hari...

Fitri Nora Perempuan Pertama Jabat Ketua DPRD Kota Pariaman

Fitri Nora Perempuan Pertama Jabat Ketua DPRD Kota Pariaman

PARIAMAN -- Tiga orang pimpinan defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman diambil sumpah pada Rapat...

Suhatri Bur Buka Open Turnamen Volly Ball Antar Nagari se Kabupaten Padang Pariaman

Suhatri Bur Buka Open Turnamen Volly Ball Antar Nagari se Kabupaten Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN -- Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka open turnamen Volly Ball antar Nagari di Nagari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media