Saturday, 20 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kepala Kantor BPS Pessel: Angka Kemiskinan Pessel Tercatat Diposisi Ke Empat Pada 2018

Kamis, 11 Juli 2019 - 11:16:26 WIB - 420
Kepala Kantor BPS Pessel: Angka Kemiskinan Pessel Tercatat Diposisi Ke Empat Pada 2018
Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Selatan Jln Prof.Dr.Hamka, Painan Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.


PESISIR SELATAN - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan Kabupaten Pesisir Selatan tercatat diposisi ke-empat tertinggi dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Sebagaimana diketahui, pada 2018 angka kemiskinan di daerah itu tercatat sebesar 7.59 persen atau turun dari periode tahun sebelumnya yang 7.79 persen.

Padahal, target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 yang dipatok sebesar 7.18 persen.

"Kendati mengalami penurunan, pencapaian itu masih terkonfirmasi di atas rata-rata provinsi yang angka kemiskinannya hanya 6.65 persen," kata Kepala Kantor BPS Pesisir Selatan, Yudi Yos Elvin pada Minangkabaunews.com di Painan, Kamis (11/7/2019).

Ia menyebutkan, persentase penduduk miskin tersebut dihitung secara makro. Kalau dilihat secara mikro, jumlahnya dipastikan akan lebih tinggi.

Di Kabupaten Pesisir Selatan, sebagian besar masyarakat miskin terdapat di kawasan pedesaan. Dari sisi profesi, mayoritasnya merupakan petani, rumah tangga petani dan buruh tani.

"Untuk itu, pemerintah daerah menyinkronkan pembangunannya dengan pemerintah pusat. Program kesejahteraan masyarakat dari pusat maupun daerah harus tepat sasaran. Program Keluarga Harapan dan Jaminan Kesehatan Masyarakat, misalnya. Memudahkan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan gratis," ujarnya.

Dikatakannya, jika itu terlaksana, secara otomatis menekan angka kemiskinan. Membuka lapangan usaha baru, dengan memperbanyak kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Dengan demikian, tentu mereka itu bakal menyerap tenaga kerja. Muaranya pasti pendapatan dan kesejahteraan masyarakat jadi meningkat," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, bagaimana Pemkab Pessel menaikkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal, menurutnya, disektor itu menjadi salah satu tolak ukur dalam menilai kemajuan daerah.

"Namun yang lebih penting adalah memacu aliran investasi masuk ke daerah ini. Karena dampak positifnya sangat besar terhadap kesejahteraan masyarakat," tutupnya (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Gempa Hari Ini M 4,1 Guncang Muko-Muko, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 4,1 Guncang Muko-Muko, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

...

Sukseskan Harganas ke XXVI Tingkat Provinsi, Pemkot Padang Panjang Lakukan Ini

Sukseskan Harganas ke XXVI Tingkat Provinsi, Pemkot Padang Panjang Lakukan Ini

...

WWF Bersama Pemerintah Akan Lakukan Gerakan Bersama Pemulihan DAS Batang Kampar

WWF Bersama Pemerintah Akan Lakukan Gerakan Bersama Pemulihan DAS Batang Kampar

PADANG -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan NGO World Wide Fund (WWF) for Nature Central Sumatera...

Dua Pelaku Judi Remi di Pessel Diciduk Polisi, Satu Pelaku Lainnya Ditetapkan Sebagai DPO

Dua Pelaku Judi Remi di Pessel Diciduk Polisi, Satu Pelaku Lainnya Ditetapkan Sebagai DPO

...

Polres Pasbar Ciduk Dua Orang Diduga Pelaku Curanmor, 12 Sepeda Motor Jadi Barang Bukti

Polres Pasbar Ciduk Dua Orang Diduga Pelaku Curanmor, 12 Sepeda Motor Jadi Barang Bukti

PASAMAN BARAT - Polres Pasaman Barat, berhasil ringkus dua orang diduga pelaku Curanmor di Kenagarian Sasak, Kecamatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media