Monday, 03 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kepala Kantor BPS Pessel: Angka Kemiskinan Pessel Tercatat Diposisi Ke Empat Pada 2018

Kamis, 11 Juli 2019 - 11:16:26 WIB - 1391
Kepala Kantor BPS Pessel: Angka Kemiskinan Pessel Tercatat Diposisi Ke Empat Pada 2018
Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Selatan Jln Prof.Dr.Hamka, Painan Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.


PESISIR SELATAN - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan Kabupaten Pesisir Selatan tercatat diposisi ke-empat tertinggi dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Sebagaimana diketahui, pada 2018 angka kemiskinan di daerah itu tercatat sebesar 7.59 persen atau turun dari periode tahun sebelumnya yang 7.79 persen.

Padahal, target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 yang dipatok sebesar 7.18 persen.

"Kendati mengalami penurunan, pencapaian itu masih terkonfirmasi di atas rata-rata provinsi yang angka kemiskinannya hanya 6.65 persen," kata Kepala Kantor BPS Pesisir Selatan, Yudi Yos Elvin pada Minangkabaunews.com di Painan, Kamis (11/7/2019).

Ia menyebutkan, persentase penduduk miskin tersebut dihitung secara makro. Kalau dilihat secara mikro, jumlahnya dipastikan akan lebih tinggi.

Di Kabupaten Pesisir Selatan, sebagian besar masyarakat miskin terdapat di kawasan pedesaan. Dari sisi profesi, mayoritasnya merupakan petani, rumah tangga petani dan buruh tani.

"Untuk itu, pemerintah daerah menyinkronkan pembangunannya dengan pemerintah pusat. Program kesejahteraan masyarakat dari pusat maupun daerah harus tepat sasaran. Program Keluarga Harapan dan Jaminan Kesehatan Masyarakat, misalnya. Memudahkan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan gratis," ujarnya.

Dikatakannya, jika itu terlaksana, secara otomatis menekan angka kemiskinan. Membuka lapangan usaha baru, dengan memperbanyak kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Dengan demikian, tentu mereka itu bakal menyerap tenaga kerja. Muaranya pasti pendapatan dan kesejahteraan masyarakat jadi meningkat," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, bagaimana Pemkab Pessel menaikkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal, menurutnya, disektor itu menjadi salah satu tolak ukur dalam menilai kemajuan daerah.

"Namun yang lebih penting adalah memacu aliran investasi masuk ke daerah ini. Karena dampak positifnya sangat besar terhadap kesejahteraan masyarakat," tutupnya (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

PADANG PARIAMAN -- Meski bangunan secara keseluruhan baru siap di bawah 50 persen, untuk pertama kali Masjid Raya...

Bakal Perang, Mobilisasi Besar-besaran Tentara Elite China Sudah Dekat dengan India

Bakal Perang, Mobilisasi Besar-besaran Tentara Elite China Sudah Dekat dengan India

INTERNASIONAL - Pasca bentrokan berdarah antara pasukan Angkatan Bersenjata India (BSS) dan Tentara Rakyat China (PLA)...

Opini: Pro-Kontra Program POP ala Menteri Nadiem Makarim

Opini: Pro-Kontra Program POP ala Menteri Nadiem Makarim

Oleh: Hari Novar Baru baru ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengalami polemik yang mana sasaran utama...

Akibat Tanah Labil, Pohon Tumbang Tutupi Badan Jalan Lintas Padang Panjang-Padang

Akibat Tanah Labil, Pohon Tumbang Tutupi Badan Jalan Lintas Padang Panjang-Padang

PADANG PANJANG -- BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang turun membersihkan material dan pohon tumbang yang menutupi...

Soal Uji Klinis Vaksin asal China, Ini Kata Legislator Guspardi Gaus

Soal Uji Klinis Vaksin asal China, Ini Kata Legislator Guspardi Gaus

JAKARTA -- Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus, meminta pemerintah agar jangan menjadikan 1.620 orang...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu