Monday, 14 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Warga Tutup TPAS Tungkal Selatan Pariaman, Ada Apa??

Kamis, 11 Juli 2019 - 19:12:05 WIB - 388
Warga Tutup TPAS Tungkal Selatan Pariaman, Ada Apa??
Terlihat truk sampah yang mengantri di depan gerbang TPA Tungkal Selatan.


PARIAMAN - Warga Dusun Durian Gadang Desa Tungkal Selatan menutup TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) pada Kamis (11/7).

Edi Zuhelmi, Kepala Dusun Durian Gadang mengatakan penutupan TPA terpaksa dilakukan karena limbah air sampah sudah mencemari lingkungan dan baunya sudah mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.

"Pada tgl 25 Juni kami atas nama pemuka masyarakat dan pemuda desa mengadakan rapat di Dusun ini, yang hasil rapatnya diantara lain menuntut pertama meminta dana kompensasi setiap KK, kemudian penyediaan air bersih, kesejahteraan karyawan TPA dan pengelolaan sampah secara maksimal," ujarnya.

Dan tgl 1-7-2019 atas nama perwakilan warga telah dimasukkan pula surat pada pihak DPRD dam LH. Seminggu kemudian baru surat tadi ditanggapi sementara pembuangan sampah makin membludak, lanjutnya.

Sehingga, kata Edi Zuhelmi ini sangat mengkhawatirkan kesehatan di lingkungan penduduk. Intinya pembuangan di TPA tersebut sudah sangat tidak layak sekali karena sudah semakin dekat dengan pemukiman warga.

"Sedangkan ketika hari hujan, air limbah sampah mengalir ke sungai. Bahkan menurut pihak Puskesmas setempat warga bisa terjangkit penyakit ispa dan TB," ujarnya

Ia mengulas bahwa pemerintah juga ingkar janji untuk membangun IPAL di lahan seluas 1,3 Ha tersebut.

"Dulunya LH juga berjanji akan membangun Kolam IPAL namun hingga sekarang tidak juga terealisasi. Jika tuntutan tidak dipenuhi maka warga akan menutup habis TPA ini," pungkasnya.

Terpisah Kabid Pertamanan dan Kebersihan Perkim dan LH, Risman mengatakan, bahwa tumpukan sampah yang sudah menggunung tidak bisa ditata dikarenakan rusaknya mesin eskafator yang biasa digunakan setiap hari.

"Mekanik khusus mesinnya tidak ada di Pariaman. Sekarang kita tengah menunggu kedatangan montir mesin Eskafator itu dari Padang untuk memperbaikinya," sebut Risman.

Ia menyampaikan, dalam satu hari di usahakan mesin eskafator selesai. Risaman juga menyebutkan jumlah truk sampah yang beroperasi ada 4 buah dengan 3 ambrol setiap harinya yang membawa 15-17 ton sampah ke TPA.

Sementara itu, Khaidir, salah seorang warga dan petugas TPA mengatakan alasan masyarakat menutup TPAS dikarenakan Telah menumpuknya sampah dan lahan milik kota yang sudah habis.

"Bau nya sampai hingga radius satu kilo meter, apalagi kalau hujan, air limbahnya sampai masuk ke sungai dan mencemari lingkungan," ungkapnya.

Ia menyebutkan mesin eskafator yang rusak sudah 1 Minggu. Belum juga diperbaiki dengan alasan biaya operasionalnya terlalu besar.

Azman, Camat Pariaman Utara setelah dapat informasi atas aksi warga menutup TPA langsung turun ke lokasi.

"Selaku Camat saya hanya bisa menjembatani, apa permasalahan dari warga nanti kita sampaikan ke LH atau Pemko Pariaman," ungkapnya.

Sehingga lanjutnya, timbulnya solusi dan jalan keluarnya maka terjadilah suatu kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

PADANG --Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menghapus peredaran minyak curah mulai 1 Januari 2020 karena dianggap...

Padang Terus Persiapkan Diri sebagai Tuan Rumah Harganas 2020

Padang Terus Persiapkan Diri sebagai Tuan Rumah Harganas 2020

PADANG -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional telah menetapkan Kota Padang Sumatera Barat sebagai tuan...

Bupati Pessel Perintahkan Dinas PUPR Segera Bersihkan Jalan dan Pemukiman Warga Terdampak Abrasi

Bupati Pessel Perintahkan Dinas PUPR Segera Bersihkan Jalan dan Pemukiman Warga Terdampak Abrasi

PESISIR SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pekerja Umum dan Penata Ruang (PUPR) bakal segera...

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

PASAMAN -- Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. atau biasa dikenal dengan Kak Seto sang psikolog anak nasional, menjadi...

Hari Nusantara 2019 di Pariaman, Ini Kata KASAL RI

Hari Nusantara 2019 di Pariaman, Ini Kata KASAL RI

PARIAMAN -- Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, menyatakan siap mendukung penuh Peringatan Hari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media