Saturday, 20 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Warga Tutup TPAS Tungkal Selatan Pariaman, Ada Apa??

Kamis, 11 Juli 2019 - 19:12:05 WIB - 226
Warga Tutup TPAS Tungkal Selatan Pariaman, Ada Apa??
Terlihat truk sampah yang mengantri di depan gerbang TPA Tungkal Selatan.


PARIAMAN - Warga Dusun Durian Gadang Desa Tungkal Selatan menutup TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) pada Kamis (11/7).

Edi Zuhelmi, Kepala Dusun Durian Gadang mengatakan penutupan TPA terpaksa dilakukan karena limbah air sampah sudah mencemari lingkungan dan baunya sudah mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.

"Pada tgl 25 Juni kami atas nama pemuka masyarakat dan pemuda desa mengadakan rapat di Dusun ini, yang hasil rapatnya diantara lain menuntut pertama meminta dana kompensasi setiap KK, kemudian penyediaan air bersih, kesejahteraan karyawan TPA dan pengelolaan sampah secara maksimal," ujarnya.

Dan tgl 1-7-2019 atas nama perwakilan warga telah dimasukkan pula surat pada pihak DPRD dam LH. Seminggu kemudian baru surat tadi ditanggapi sementara pembuangan sampah makin membludak, lanjutnya.

Sehingga, kata Edi Zuhelmi ini sangat mengkhawatirkan kesehatan di lingkungan penduduk. Intinya pembuangan di TPA tersebut sudah sangat tidak layak sekali karena sudah semakin dekat dengan pemukiman warga.

"Sedangkan ketika hari hujan, air limbah sampah mengalir ke sungai. Bahkan menurut pihak Puskesmas setempat warga bisa terjangkit penyakit ispa dan TB," ujarnya

Ia mengulas bahwa pemerintah juga ingkar janji untuk membangun IPAL di lahan seluas 1,3 Ha tersebut.

"Dulunya LH juga berjanji akan membangun Kolam IPAL namun hingga sekarang tidak juga terealisasi. Jika tuntutan tidak dipenuhi maka warga akan menutup habis TPA ini," pungkasnya.

Terpisah Kabid Pertamanan dan Kebersihan Perkim dan LH, Risman mengatakan, bahwa tumpukan sampah yang sudah menggunung tidak bisa ditata dikarenakan rusaknya mesin eskafator yang biasa digunakan setiap hari.

"Mekanik khusus mesinnya tidak ada di Pariaman. Sekarang kita tengah menunggu kedatangan montir mesin Eskafator itu dari Padang untuk memperbaikinya," sebut Risman.

Ia menyampaikan, dalam satu hari di usahakan mesin eskafator selesai. Risaman juga menyebutkan jumlah truk sampah yang beroperasi ada 4 buah dengan 3 ambrol setiap harinya yang membawa 15-17 ton sampah ke TPA.

Sementara itu, Khaidir, salah seorang warga dan petugas TPA mengatakan alasan masyarakat menutup TPAS dikarenakan Telah menumpuknya sampah dan lahan milik kota yang sudah habis.

"Bau nya sampai hingga radius satu kilo meter, apalagi kalau hujan, air limbahnya sampai masuk ke sungai dan mencemari lingkungan," ungkapnya.

Ia menyebutkan mesin eskafator yang rusak sudah 1 Minggu. Belum juga diperbaiki dengan alasan biaya operasionalnya terlalu besar.

Azman, Camat Pariaman Utara setelah dapat informasi atas aksi warga menutup TPA langsung turun ke lokasi.

"Selaku Camat saya hanya bisa menjembatani, apa permasalahan dari warga nanti kita sampaikan ke LH atau Pemko Pariaman," ungkapnya.

Sehingga lanjutnya, timbulnya solusi dan jalan keluarnya maka terjadilah suatu kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Diduga Lakukan Cabul, Seorang Pria Paruh Baya di Agam Diciduk Polisi

Diduga Lakukan Cabul, Seorang Pria Paruh Baya di Agam Diciduk Polisi

AGAM - Tim Kepolisain Resor Agam menangkap seorang pria diduga kuat melakukan tindakan pencabulan anak dibawah umur di...

IPM Pessel Hanya 68,47, Sekda: Lebih Rendah Dari Target RPJMD 2016-2021

IPM Pessel Hanya 68,47, Sekda: Lebih Rendah Dari Target RPJMD 2016-2021

PESISIR SELATAN - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pesisir Selatan tercatat tempati posisi 12 dari 19...

Polres Solok Selatan Ringkus Dua Tersangka Pencurian Ternak dan Curanmor

Polres Solok Selatan Ringkus Dua Tersangka Pencurian Ternak dan Curanmor

PADANG ARO - Tim khusus yang dibentuk Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto, berhasil menyikat maling ternak dan...

Silaturahim ke Tanah Datar, Mahasiswa UKM Malaysia Puji Ponpes Darul Ulum

Silaturahim ke Tanah Datar, Mahasiswa UKM Malaysia Puji Ponpes Darul Ulum

TANAH DATAR -- Belasan mahasiswa UKM Malysia memuji Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Pondok Pesantren Darul Ulum,...

SMPN 4 Sutera Pessel Menerapkan Konsep Program MPLS Melalui Lighthouse School Program

SMPN 4 Sutera Pessel Menerapkan Konsep Program MPLS Melalui Lighthouse School Program

PESISIR SELATAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Selatan bersama Putra Sampoerna...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media