Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Sat Pol PP Pessel Tertibkan Ternak Berkeliaran

Kamis, 11 Juli 2019 - 22:00:54 WIB - 462
Sat Pol PP Pessel Tertibkan Ternak Berkeliaran
Sat Pol PP dan Damkar Pessel tertibkan belasan hewan ternak yang berkeliaran di kawasan pusat pemerintahan kota painan.


PESISIR SELATAN - Belasan hewan ternak yang berkeliaran di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pessel, Kamis (11/7/2019).

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal, mengatakan, penertiban hewan ternak yang berkeliaran di tempat terlarang ini menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 Pasal 41 Tentang Penertiban Ternak.

Hewan ternak yang diamankan, lanjutnya, 1 ekor sapi betina yang ditangkap tepanya di belakang Stadion Ilyas Yacub Painan, 13 ekor kambing 8 induk dan 5 ekor anak di Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pemuda Painan. Selanjutnya hewan ternak tersebut diamankan di Rumah Potong Hewan (RPH) Painan.

"Hewan ternak yang dilepas pada jalur hijau dan fasilitas umum akan langsung dilakukan penangkapan dan dikenakan denda kepada pemilik ternak sapi sebesar Rp.250.000 perhari, maupun kambing dan sejenisnya sebesar Rp.100.00 perhari," ucapnya.

Ia mengatakan, batas waktu pengenaan denda paling lama 7 hari setelah penangkapan dan jumlah denda dikalikan lama hari penangkapan. Kemudian denda penangkapan disetorkan langsung ke kas daerah.

"Bukti setoran menjadi dasar bagi pemilik tebusan pengambilan ternak. Lewat 7 hari setelah penangkapan, ternak akan diserahkan ke dinas teknis yang membidangi peternakan untuk dilakukan lelang terbuka dan hasilnya disetorkan ke kas daerah. Untuk prosedur terbuka dan pembayaran denda hasil tangkapan diatur dengan peraturan bupati," ujarnya.

Ia menyebutkan, aturan ini sudah sering kita sosialisasikan, namun masih ada masyarakat yang melepas hewan ternak di tempat-tempat terlarang. Karena itu kita ambil tindakan penertiban.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari semua elemen masyarakat untuk mengawasi hewan ternaknya agar tidak berkeliaran di tempat umum. Sebab hewan ternak dapat mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat di tempat umum. Karena itu, mohon dipatuhi himbauan yang telah kita sosialisasikan," tutupnya. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

...

Diduga Ini Penyebab Terjadinya Tabrakan Beruntun di Jalan Padang Panjang - Bukittinggi

Diduga Ini Penyebab Terjadinya Tabrakan Beruntun di Jalan Padang Panjang - Bukittinggi

TANAH DATAR - Diduga rem blong, truck Tronton nomor polisi BK 9375 BL hantam beberapa kendaraan dan timpa rumah warga...

Hari Ini Kualitas Udara Sumbar Kembali Buruk

Hari Ini Kualitas Udara Sumbar Kembali Buruk

...

Pencurian di Asrama Lanal Km 09 Tuapejat Mentawai Terungkap, Pelakunya Anak di Bawah Umur

Pencurian di Asrama Lanal Km 09 Tuapejat Mentawai Terungkap, Pelakunya Anak di Bawah Umur

MENTAWAI - Tiga orang anak di bawah umur diduga melakukan tindakan pencurian di asrama Lanal Km 09 Tuapejat Kecamatan...

Belum Dialiri Listrik, Bangunan Puskesmas Muara Siberut Mentawai Balum Bisa Dioperasikan

Belum Dialiri Listrik, Bangunan Puskesmas Muara Siberut Mentawai Balum Bisa Dioperasikan

MENTAWAI - Pembangunan Puskesmas Muara Siberut yang terletak di Desa Muntei Kecamatan Siberut Selatan yang dikerjakan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media