Saturday, 20 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Sat Pol PP Pessel Tertibkan Ternak Berkeliaran

Kamis, 11 Juli 2019 - 22:00:54 WIB - 378
Sat Pol PP Pessel Tertibkan Ternak Berkeliaran
Sat Pol PP dan Damkar Pessel tertibkan belasan hewan ternak yang berkeliaran di kawasan pusat pemerintahan kota painan.


PESISIR SELATAN - Belasan hewan ternak yang berkeliaran di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pessel, Kamis (11/7/2019).

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal, mengatakan, penertiban hewan ternak yang berkeliaran di tempat terlarang ini menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 Pasal 41 Tentang Penertiban Ternak.

Hewan ternak yang diamankan, lanjutnya, 1 ekor sapi betina yang ditangkap tepanya di belakang Stadion Ilyas Yacub Painan, 13 ekor kambing 8 induk dan 5 ekor anak di Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pemuda Painan. Selanjutnya hewan ternak tersebut diamankan di Rumah Potong Hewan (RPH) Painan.

"Hewan ternak yang dilepas pada jalur hijau dan fasilitas umum akan langsung dilakukan penangkapan dan dikenakan denda kepada pemilik ternak sapi sebesar Rp.250.000 perhari, maupun kambing dan sejenisnya sebesar Rp.100.00 perhari," ucapnya.

Ia mengatakan, batas waktu pengenaan denda paling lama 7 hari setelah penangkapan dan jumlah denda dikalikan lama hari penangkapan. Kemudian denda penangkapan disetorkan langsung ke kas daerah.

"Bukti setoran menjadi dasar bagi pemilik tebusan pengambilan ternak. Lewat 7 hari setelah penangkapan, ternak akan diserahkan ke dinas teknis yang membidangi peternakan untuk dilakukan lelang terbuka dan hasilnya disetorkan ke kas daerah. Untuk prosedur terbuka dan pembayaran denda hasil tangkapan diatur dengan peraturan bupati," ujarnya.

Ia menyebutkan, aturan ini sudah sering kita sosialisasikan, namun masih ada masyarakat yang melepas hewan ternak di tempat-tempat terlarang. Karena itu kita ambil tindakan penertiban.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari semua elemen masyarakat untuk mengawasi hewan ternaknya agar tidak berkeliaran di tempat umum. Sebab hewan ternak dapat mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat di tempat umum. Karena itu, mohon dipatuhi himbauan yang telah kita sosialisasikan," tutupnya. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ini Pasangan Terpilih Sebagai Uda dan Uni Dharmasraya 2019

Ini Pasangan Terpilih Sebagai Uda dan Uni Dharmasraya 2019

DHARMASRAYA - Java Danilio Saputra dan Kartika Dewi dinobatkan sebagai Uda dan Uni Duta Wisata Kabupaten Dharmasraya...

Tingginya Harga Komoditi Mempengaruhi Inflansi di Kota Padang dan Bukittinggi

Tingginya Harga Komoditi Mempengaruhi Inflansi di Kota Padang dan Bukittinggi

PADANG - Masih tingginya sejumlah harga komoditi di beberapa pasar tradisional, membuat terjadinya inflansi di Kota...

Bupati Pessel Janjikan Bonus Kepada Camat Jika Berhasil Meraih Peringkat I Tingkat Sumbar

Bupati Pessel Janjikan Bonus Kepada Camat Jika Berhasil Meraih Peringkat I Tingkat Sumbar

...

Bupati Pasaman Lepas 303 JCH, Dua Orang Berkemungkinan Tidak Dapat Berangkat

Bupati Pasaman Lepas 303 JCH, Dua Orang Berkemungkinan Tidak Dapat Berangkat

LUBUK SIKAPING -- Jemaah Calon Haji Kabupaten Pasaman secara resmi dilepas oleh Bupati Pasaman Yusuf Lubis Selasa...

Irna Saputri, Lulusan Terbaik SMA Plus Setia Mendapat Kesempatan Kuliah di Global Campus UPH

Irna Saputri, Lulusan Terbaik SMA Plus Setia Mendapat Kesempatan Kuliah di Global Campus UPH

FEATURE - Ada kata-kata bijak mengatakan, orang yang suka dengan hal yang baik dia akan menerima hal yang baik pula...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media