Sunday, 18 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok Selatan

Temannya Menangis Kesakitan, Seorang Anak Lari Ketakutan di Acara Sunatan yang Digelar PT SEML

Jumat, 12 Juli 2019 - 12:10:42 WIB - 829
Temannya Menangis Kesakitan, Seorang Anak Lari Ketakutan di Acara Sunatan yang Digelar PT SEML
Seorang ibu dengan susah payah membujuk anaknya untuk Sunatan.


SOLOK SELATAN -- Semula mendengar ada acara sunatan masal, sejumlah anak-anak berusia dini berkeinginan untuk ikut, yang namanya anak-anak belum mengetahui benar apa itu sunat, barangkali menurut mereka yang baru berakal, sunatan itu berupa pakai kain sarung saja.

Bersunat merupakan sunah Rasul bagi umat Muslim, kewajiban orang tua untuk mengingatkan agar anaknya disunat sebelum memasuki usia dewasa, biasanya sunatan ini dilakukan menjelang masuk sekolah.

Dengan bangga anak-anak usia dini itu mengikuti undangan sunatan gratis oleh perusahaan Panas Bumi PT Supreme Energy Muaralabuh (SEML), setidaknya ada sekitar seratus orang anak anak yang akan disunat.

Sebelum acara sunatan massal dimulai, semua anak-anak itu diberi makanan ringan, mainan, baju kokoh, peci, hingga kain sarung, sehingga wajah mereka lebih ceria.

Saat acara dimulai, satu persatu peserta dipanggil dan masuk kedalam ruangan yang sudah didesain lengkap dengan peralatan medisnya, yang namanya anak-anak melihat ada jarum suntik, gunting timbul pertanyaan, "Guntiang jo suntik itu untuak apo buk,??" seorang perawat menjawab, "nggak apa-apa," katanya sambil membujuk.

Perawat lainya sambil bercerita dengan anak tersebut mengambil jarum suntik dan mengarahkan ke alat vitalnya, anak tersebut terkejut dan kesakitan, sehingga anak tersebut histeris menangis sekuat-kuatnya, sehingga terdengar keluar oleh peserta lainya.

Sebut namanya Aidil umur lebih kurang enam tahun, semula dia memang berkeinginan untuk melakukan sunat, dia didampingi ibunya Gustinar dan adiknya yang baru berusia 4 tahun, mendengar tangisan kawannya yang sedang proses sunatan, dia malah lari dan takut disunat, sehingga ibunya sangat susah membujuk.

"Maaak, jan tinggaan dean mak, beko kok mati dan sadang basunat ko, baa lai mak," kata Aidil kepada ibunya.

Lalu ibunya menjawab "Indak baa do nak, kalau lah gadang bisuak basunaik malu wak dek kawan kawan," ajak ibunya. (Halim)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: solok-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Inilah Pentingnya Vitamin A dan Obat Cacing bagi Bayi dan Balita

Inilah Pentingnya Vitamin A dan Obat Cacing bagi Bayi dan Balita

PARIAMAN -- Di Indonesia, Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan telah menetapkan Bulan Kapsul Vitamin A jatuh pada...

Pelantikan Anggota DPRD Padang Periode 2019-2024 Hingga Saat ini Masih Belum Jelas

Pelantikan Anggota DPRD Padang Periode 2019-2024 Hingga Saat ini Masih Belum Jelas

...

Pemerataan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, 74 KPM PKH di Padang Pariaman Dirotasi

Pemerataan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, 74 KPM PKH di Padang Pariaman Dirotasi

PADANG PARIAMAN - Sebanyak 74 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) telah mengundurkan diri...

45 Anggota DPRD Pessel 2019-2024 Akan Dilantik 14 Agustus

45 Anggota DPRD Pessel 2019-2024 Akan Dilantik 14 Agustus

PESISIR SELATAN - Sebanyak 45 anggota Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan periode...

Cegah Kekerasan Calon Paskibraka, KPAI, KPP-PA dan Kemenpora Keluarkan Surat Edaran Bersama

Cegah Kekerasan Calon Paskibraka, KPAI, KPP-PA dan Kemenpora Keluarkan Surat Edaran Bersama

JAKARTA -- Upaya mencegah tindak kekerasan pada anggota Paskibraka selama pendidikan dan pelatihan, Komisi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media