Sunday, 15 Dec 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Peristiwa

BMKG Rekam 48 Gempa Susulan Usai Gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan

Minggu, 14 Juli 2019 - 23:19:26 WIB - 476
BMKG Rekam 48 Gempa Susulan Usai Gempa 7,2 SR di Halmahera Selatan
Ilustrasi


JAKARTA -- Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, hingga Minggu (14/7/2019) pukul 23.00 WIB, sebanyak 48 gempasusulan terjadi usai gempa utama dengan magnitudo 7,2 pukul 16.10 WIB pada Minggu, (14/7/2019).

"Gempa susulan ini masih terjadi di sekitar lokasi gempa utama," ujarnya

Lanjutnya, gempabumi ini berkekuatan M=7,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,56 LS dan 128,06 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 63 km arah timur Kota Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara pada kedalaman 10 km.

Katanya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar Sorong-Bacan. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar.

Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Obi V MMI (getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), Labuha III MMI, Manado, Ambon II-III MMI, Ternate, Namlea, Gorontalo, Raja Ampat, Sorong, dan Bolaang Mongondow II MMI, Dilaporkan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut di Kecamatan Gene Barat Halmahera Selatan. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami

"Hingga pukul 21.00 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan 48 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M=5.8 dan magnitudo terkecil M=3.1. 27 gempa diantaranya dirasakan di daerah terdekat, khususnya daerah Labuha," ujarnya.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan, sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg," tutupnya. (RI)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: indonesia,peristiwa

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

177 Calon Panwascam Pilkada 2020, Jalani Tes Online Socrative

177 Calon Panwascam Pilkada 2020, Jalani Tes Online Socrative

LIMA PULUH KOTA - Sebanyak 177 orang Calon Pengawas Pemilihan Kecamatan Pilkada 2020 untuk 13 Kecamatan di Kabupaten...

Satres Narkoba Polres Tanah Datar Kembali Ciduk Pelaku Diduga Pengedar Sabu

Satres Narkoba Polres Tanah Datar Kembali Ciduk Pelaku Diduga Pengedar Sabu

TANAH DATAR -- Sat Resnarkoba Polres Tanah Datar kembali ciduk seorang pelaku penyalahgunaan narkotika golongan I jenis...

Gelar Pertemuan Evaluasi Poin Kinerja, Ini Harapan Bupati Mentawai Pada OPD Yang Baru

Gelar Pertemuan Evaluasi Poin Kinerja, Ini Harapan Bupati Mentawai Pada OPD Yang Baru

MENTAWAI -- Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet gelar pertemuan evaluasi poin-poin kinerja jajaran...

Aksi Heroik Wahyu Lakukan Penyelamatan Balita Hanyut,  Polres Solsel Beri Penghargaan

Aksi Heroik Wahyu Lakukan Penyelamatan Balita Hanyut, Polres Solsel Beri Penghargaan

SOLOK SELATAN -- Atas keberanian dan aksi Wahyu, pemuda yang melakukan penyelamatan balita, Aldi (3) di Jembatan Batang...

Air Sungai Meluap, Lahan Cabai Hanyut, Limapuluh Kota Waspada Banjir

Air Sungai Meluap, Lahan Cabai Hanyut, Limapuluh Kota Waspada Banjir

LIMA PULUH KOTA - Sejumlah sungai meluap di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatra Barat akibat dari curah hujan...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media