Thursday, 22 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Diduga Keracunan, 29 Orang Panitia MPLS SMKN 1 Lembah Melintang Dilarikan ke Puskesmas

Selasa, 16 Juli 2019 - 01:45:31 WIB - 2269
Diduga Keracunan, 29 Orang Panitia MPLS SMKN 1 Lembah Melintang Dilarikan ke Puskesmas
29 Orang Panitia MPLS SMKN 1 Lembah Melintang Dilarikan ke Puskesmas Ujung Gading, Senin (15/7) sore.


PASAMAN BARAT - Diduga keracunan, 29 orang siswa dan guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dilarikan ke Puskesmas Ujung Gading, Senin (15/7) sore.

Puluhan Siswa tersebut mengalami mual, muntah, dan pusing setelah menyantap sate sebagai sarapan pagi sebelum kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari pertama kegiatan.

Kepala SMKN 1 Lembah Melintang, Drs. Rifai mengatakan, para siswa dan guru dilarikan ke Puskesmas setelah merasa pusing dan mualnya semakin parah usai makan sate.

"Sate itu kemarin sengaja dipesan oleh panitia MPLS sebanyak 50 bungkus untuk sarapan pagi panitia MPLS yang terdiri dari guru dan OSIS. Namun tadi pagi, setelah sarapan ada beberapa siswa dan guru merasakan mual dan pusing. Melihat kondisi itu, para panitia MPLS ini mencoba memberikan pertolongan pertama, tapi hingga sore tadi sedikitnya sebanyak 29 orang terpaksa dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif karena keadaannya semakin parah," ujarnya, sebagaimana dikutip dari kongkrit.com, Senin (15/7) malam.

Disampaikan Rifai, sempat ada beberapa siswa dari panitia yang ditandu oleh rekannya karena memang badannya lemas dan pusing.

"Bahkan ada dari siswa kita yang panitia (OSIS) sempat ditandu karena memang lemas dan pusing, hingga akhirnya kami bawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan dari tim medis," lanjutnya.

Menurut keterangan guru dan siswa panitia MPLS kepada Kepala Sekolah, ada beberapa daging sate ini yang aneh, sebagian dagingnya ada yang keras dan lunak. Diduga daging inilah penyebab mereka mengalami gejala keracunan tersebut.

"Kemungkinan penyebabnya daging ini, dimana mungkin daging ini tidak habis sebelumnya, dan dimasak kembali untuk keesokan harinya," kata Rifai.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah beserta beberapa orang guru masih berada di Puskesmas mendampingi satu orang siswa dan satu orang guru yang masih mendapatkan perawatan intensif dari dokter. (*/EL)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman-barat,pendidikan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Peringati HUT RI ke-74, Dinas Perpustakaan dan Arsip Pasaman Adakan Lomba Bercerita Tingkat SD /MI

Peringati HUT RI ke-74, Dinas Perpustakaan dan Arsip Pasaman Adakan Lomba Bercerita Tingkat SD /MI

PASAMAN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (Hut) RI ke - 74 Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pasaman...

BMKG PGR VI Padang Catat 3 Gempa Terjadi Minggu (11/8/2019) Tengah Malam, Tak Berpotensi Tsunami

BMKG PGR VI Padang Catat 3 Gempa Terjadi Minggu (11/8/2019) Tengah Malam, Tak Berpotensi Tsunami

PARIAMAN -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) PGR VI Padang mencatat ada tiga gempa terjadi di...

Sangketa Tanah Pusaka,   Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

Sangketa Tanah Pusaka, Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

PADANG PARIAMAN - Kakak Calon Pengantin (Catin) wanita dibacok berlumuran darah hingga pergelangan tangan nyaris putus...

Anggota DPRD Solok Selatan Periode 2019 - 2024 Resmi Dilantik

Anggota DPRD Solok Selatan Periode 2019 - 2024 Resmi Dilantik

PARIWARA -- Sebanyak 25 anggota DPRD Solsel terpilih, periode 2019- 2024 diresmikan penggangkatannya dalam sidang...

Aparat Gabungan Amankan 14 Orang di Sebuah Hotel Melati di Padang

Aparat Gabungan Amankan 14 Orang di Sebuah Hotel Melati di Padang

PADANG -- Aparat gabungan melakukan razia pasangan bukan suami istri di Hotel melati dan tempat-tempat hiburan malam,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media