Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Baznas Pasaman Bina Ekonomi Petani Cabe di Nagari Air Manggis

Kamis, 18 Juli 2019 - 13:50:25 WIB - 327
Baznas Pasaman Bina Ekonomi Petani Cabe di Nagari Air Manggis
Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis didampingi ketua Baznas Kabupaten Pasaman, Kepala OPD dan Camat Kecamatan Lubuksikaping melakukan panen raya di kebun petani cabe binaan Baznas Kabupaten Pasaman.


PASAMAN - Bupati pasaman H. Yusuf Lubis mengapresiasi Baznas Kabupaten Pasaman yang telah berhasil membina dan meningkatkan Ekonomi masyarakat terutama terhadap para Petani, khususnya terhadap petani cabe yang berada di Nagari Air Manggis.

Dikatakan H. Yusuf Lubis saat acara panen raya petani cabe di lokasi panen raya, Nagari Air Manggis Kecamatan Lubuksikaping, Rabu (17/07/2019).

Selanjutnya dikatakan juga agar bantuan kerjasama dengan Baznas kiranya dapat dilakukan dengan benar sesuai dengan ketentuan yang ada, bantuan kerjasama dengan Baznas tesebut sudah termasuk diantara dengan 8 Aznaf yang ada,

"Dengan adanya panen cabe ini, setidaknya daerah ini bisa di jadikan lokasi Wisata Pertanian karena daerah tersebut sangat potensial untuk daerah Wisata Khusus pertanian," ujarnya.

Sementara Novia Indra salah Seorang Petani Cabe dari Nagari Air Manggis sangat bersyukur sekali, setelah cabe yang di tanam nya berhasil. Apalagi untuk panen perdana dilakukan oleh Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis dan Ketua Baznas Pasaman serta beberapa Kepala OPD Kabupaten Pasaman.

"Keberhasilan Usaha Kebun cabe yang di lakukanya saat ini adalah berkat dari Bantuan dari Baznas Pasaman Sebesar 50 juta rupiah. Bantuan ini pada awalnya 5 juta rupiah dan sekarang sudah dikembalikan sebesar 8,5 juta rupiah," ujarnya.

Keberhasilan pengembalian Awal sangat di Apresiasi oleh Baznas Pasaman dengan memberikan penambahan bantuan terhadapnya berupa bantuan berbentuk zakat produktif.

Ia menyebutkan kalau tuhan mengizinkan untuk panen cabe kali ini di perkirakan sebanyak 3.5 Ton cabe di lakukan sebanyak 2 kali seminggu dan untuk Pemasaran di lakukan ke Pasar terdekat dengaan harga cukup bagus saat ini.

Terkait Pengembalian bantuan terhadap Baznas nanti akan di kembalikan sebanyak modal selama 6 bulan dan untung dari hasil panen tersebut akan di bagi menjadi 60% untuk pemilik perkebunan dan 40 % untuk Baznas.

Sementara itu kepala Baznas Pasaman Ustadz H. Syafrizal di lokasi kebun cabe menyebutkan, bahwa kegiatan bantuan terhadap Novia Indra selaku petani cabe sebelumya telah menyampaikan proposal kepada Baznas Pasaman dan Kemudian di lakukan penelitian terlebih dahulu baik Kemampuan ya dalam mengolah cabe maupun lahan yang akan di olah.

Syafrizal juga menyampaikan bahwa kegiatan Baznas Pasaman mempunyai Program yakni Pasaman Sejahtera, di antara Kegiatan tersebut adalah melakukan kerjasaman dengan kipang pulut bonjol dan Sub cabang Peternakan pengemukan sapi korban.

Selain itu katanya, kegiatan Baznas Pasaman selain Produktif secara finansial juga produktif secara intelektual seperti yang di laksanakan dengan salah seorang petani cabe di Air Manggis tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa untuk saat ini Baznas Pasaman telah memberikan beasiswa terhadap 400 orang lebih dan untuk yang sedang kuliah Di Yappas sebanyak 29 orang dari 60 orang yang telah di kucurkan, sedangkan untuk STAI Lubuksikaping juga telah di berikan bea siswa sebanyak 119 0rang dan untuk luar Negeri Juga telah diberikan bea siswa 13 orang di Mesir, 2 orang di Jepang dan 1 orang di Taiwan dengan harapan kepada putra terbaik tersebut sekembalinya ke Pasaman serta bisa mengabdikan diri sesuai dengan keahlianya masing masing.

Diakhir acara H. Yusuf Lubis suf lubis juga berharap kepada wali Nagari, kiranya dapat meningkat fasilitas di daerah ini terutama fasilitas jalan kelokasi pertanian. (Verdi)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kapal Motor Simasin Terkatung-katung di Perairan Sipora Mentawai, Ini Sebabnya

Kapal Motor Simasin Terkatung-katung di Perairan Sipora Mentawai, Ini Sebabnya

MENTAWAI - Akibat Mati Mesin, sebanyak 97 Penumpang kapal antar pulau KM sempat terkatung katung di laut perairan...

Sangketa Tanah Pusaka,   Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

Sangketa Tanah Pusaka, Kakak Calon Pengantin di Padang Pariaman Dibacok Berlumuran Darah

PADANG PARIAMAN - Kakak Calon Pengantin (Catin) wanita dibacok berlumuran darah hingga pergelangan tangan nyaris putus...

Banten Gempa Magnitudo 7,4 Berpotensi Tsunami

Banten Gempa Magnitudo 7,4 Berpotensi Tsunami

BANTEN -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,4 yang...

Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Adakan Pelatihan Pengembangan Usaha Bagi UKM di Pasbar

Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Adakan Pelatihan Pengembangan Usaha Bagi UKM di Pasbar

PASAMAN BARAT -- Puluhan Peserta Pelatihan Pengembangan Usaha Bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kawasan Wisata...

Minimalisir Dampak Kesalahan Pilkada Serentak, Ini yang Dilakukan Kemendagri

Minimalisir Dampak Kesalahan Pilkada Serentak, Ini yang Dilakukan Kemendagri

PADANG -- Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jendral Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media