Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Ratusan Warga Tolak Penertiban Bagan di Sekitar Danau Singkarak Ombilin Sumbar

Jumat, 19 Juli 2019 - 00:53:01 WIB - 821
Ratusan Warga Tolak Penertiban Bagan di Sekitar Danau Singkarak Ombilin Sumbar
Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol inf Edi S Harahap, saat menenangkan warga saat penertiban.


TANAH DATAR - Mengacu Pada Peraturan gubernur Sumatra Barat Tentang Penertipan Bagan di Danau Singkarak di Ombilin Ratusan warga menolak penertiban tersebut yang dilakukan oleh tim Pemprov Sumbar terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dibantu intansi daerah setempat serta pengamanan dari Polsek Batipuah utara dan Kodim 03/07 Tanah yang dipimpin langsung oleh Dandim Letkol. Iftn Edi S Harahap, Kamis (18/07).

Dilarangnya bagan yang dibuat masyarakat ini menurut pejabat terkait merupakan bentuk penyelamatan lingkungan terutama danau ombilin yang merupakan Icon besar Tanah Datar yang tentunya dengan image mendunia, dan lagi dengan di tertipkan nya bagan agar ikan bilih yang merupakan ciri kas danau ini dapat berkembang biak dengan baik, tidak di larang menangkap tapi disarankan dengan cara lain dan tidak merusak ekosistem.

Merasa tidak terima bagan yang merupakan Mata pencarian mereka ditertipkan ratusan masyarakat berkumpul dan berusaha menghentikan penindakan bagan yang saat ini menjamur di sepanjang danau ombilin hingga lokasi Tanjung mutiara nagari Batu taba.

Aksi penghentian menurut masyarakat setempat akan membut mereka kehilangan pekerjaan dan juga kehilangan mata pencarian, dimana ratusan masyarakat mengantungkan hidup mereka dari hasil bagan tersebut.

"Ini mata pencarian kami disini, banyak yang bergantung pada hasil bagan, tapi tadi sudah ada beberapa bagan yg ditertipkan, membuat bagan ini butuh modal mahal, tidak murah, bahkan sebagian dari kami harus mengajukan pinjaman ke bank agar bisa membuat bagan, demi mencukupi keluarga," kata Hendra salah satu warga setempat.

"Dan jika bagan ini ditertipkan kami harus apa, hari ini kami bisa makan, besok belum tentu ada uang untuk belanja anak ke sekolah atau membeli beras untuk kami konsumsi, kenapa hanya bagan yang ditertipkan, kenapa keramba tidak? Kami tidak anarkis kami hanya menuntut keadilan untuk kehidupan anak istri kami kedepan" sambung nya lagi.

Ada 435 bagan yang terpasang di sekitaran danau di ombilin dan ratusan bagan tersebut setelah diambil hasil nya akan ada pekerja yang membersihkan ikan tangkapan, menjemur, mengoreng setelah itu dijual, 435 keramba ini memberika lapangan pekerjaan yang cukup besar menurut warga.

Menyikapi hal tersebut Dandim 03/07 Tanah Datar Letkol Inft. Edi S Harahap berusaha menenangkan Masa dan mengajak beberapa perwakilan masyarakat setempat untuk dapat berdiskusi dan menyampaikan keinginan mereka dengan tertip dan aman kepada pihak terkait agar tidak terjadi kerusuhan antar warga dan aparat keamanan.

"Kita akan bantu warga untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak terkait, sudah ada 5 perwakilan dari masyarakat, kami TNI netral tentu kami bertugas melindungi masyarakat, percayakan kepada kami, mari kita tertip dan berdiskusi dengan baik, sudah ada 5 orang perwakilan, Bapak dan ibu lain nya silahkan kembali ke rumah masing-masing," sampai nya pada masyarakat setempat.

Sementara itu 5 perwakilan dari masyarakat setempat bersedia untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi mereka, ke 5 orang ini beserta seluruh jajaran setelah sholat zuhur bertolak ke kantor Wali Nagari Batu Taba, dengan suasana aman dan konduksif. (FE/Pede)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bangunan Pustu di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Mentawai Rusak Parah

Bangunan Pustu di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Mentawai Rusak Parah

MENTAWAI - Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara yang terletak...

Pemko Pariaman Sosialisasikan 4 Perda Pada Perangakat, Lembaga Desa dan Kelurahan

Pemko Pariaman Sosialisasikan 4 Perda Pada Perangakat, Lembaga Desa dan Kelurahan

PARIAMAN - Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Pariaman adakan sosialisasi Perda (Peraturan Daerah) di Ruang Pertemuan...

Nasib 5 Orang Atlet Sepatu Roda Kota Bukittinggi yang Mengikuti Pelatda PON Sumbar Terkatung-katung

Nasib 5 Orang Atlet Sepatu Roda Kota Bukittinggi yang Mengikuti Pelatda PON Sumbar Terkatung-katung

BUKITTINGGI - Kota Bukittinggi cukup berbangga dalam dunia olahraga, masalahnya 5 orang atlet sepatu roda Kota...

Gempa M 4,7 di Laut Mentawai, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,7 di Laut Mentawai, Tidak Berpotensi Tsunami

MENTAWAI -- Sebuah gempa kuat terjadi di Laut Mentawai pada Senin (5/8/2019) pukul 10.37 Wib, tapi pihak berwenang...

Hebat, Siswa SD di Padang Panjang ini Tuangkan Imajinasinya Menjadi Sebuah Komik

Hebat, Siswa SD di Padang Panjang ini Tuangkan Imajinasinya Menjadi Sebuah Komik

PADANG PANJANG - Suatu gebrakan membanggakan yang berhasil diukirnya, berbekal imajinasi yang hadir dia tuangkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media