Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

SMPN 4 Sutera Pessel Terapkan Konsep Program MPLS Melalui Lighthouse School Program

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:12:16 WIB - 295
SMPN 4 Sutera Pessel Terapkan Konsep Program MPLS Melalui Lighthouse School Program
Kabid GTK Disdikbud Pessel, Khaidar Ramli saat menanam pohon kedondong di SMPN 4 Sutera.


PESISIR SELATAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Selatan bersama Putra Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO), menerapkan konsep program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 4 Sutera, Jumat (19/7/2019).

Melalui Lighthouse School Program (LSP), program MPLS berbasis karakter dan berpikir ilmiah yang diterapkan selalu menjadi perhatian bagi peserta didik baru. Sebab, pada kegiatan ini mereka mendapatkan segala informasi tentang sekolah yang nantinya bakal dijadikan sebagai tempat menuntut ilmu.

Kepala SMPN 4 Sutera, Dewitri mengatakan, konsep program MPLS dibuat secara kolaboratif oleh tim konseptor, yaitu perwakilan manajemen sekolah, guru, dan siswa dengan pendampingan fasilitator dari Sampoerna University - School Development Outreach.

Ia menyebutkan, konsep MPLS berbasis karakter dan berpikir ilmiah menjadi landasan dengan pertimbangan bahwa SMPN 4 Sutera memiliki visi untuk menghasilkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas namun juga berakhlak mulia.

"Insya Allah, MPLS tahun ini berjalan lebih tertib dan tertata dengan baik. Sebab, pihak sekolah lebih mengedepankan konsep karakter dan berpikir ilmiah yang nantinya membantu siswa untuk mengembangkan sikap positif di bangku pendidikan," ucapnya.

Sebelumnya, kegiatan MPLS dibuka pada 11 Juli 2019, tim konseptor melakukan analisis kebutuhan terkait dengan hasil yang ingin dicapai pada kegiatan MPLS tahun ini.

Ia mengatakan, konsep karakter yang terlihat jelas dari MPLS di SMPN 4 Sutera adalah melalui program kepekaan sosial dan lingkungan.

"Pada kegiatan ini siswa melakukan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam pohon kedondong yang difungsikan sebagai pagar alami sekolah. Selain itu melakukan kerja bakti dengan membersihkan sampah di lingkungan luar pagar sekolah," ujarnya.

Konsep pembukaan MPLS tersebut, merupakan suatu hal baru yang nantinya bakal menjadi tradisi baru di SMPN 4 Sutera, dengan mengkolaborasikan nilai budaya lokal yaitu Randai dengan kegiatan pengembangan bakat minat siswa (drumband).

Pada kegiatan ini, orang tua yang diwakili komite sekolah berperan secara simbolis mengantarkan perwakilan siswa kelas 7 untuk diserahkan kepada pihak sekolah.

"Kami sebagai orang tua menyambut baik program MPLS ini. Sebelumnya kami tidak pernah tahu kegiatan apa yang sedang berlangsung di dalam sekolah ini. Namun, sekarang kami menjadi bagian dari kegiatan tersebut dengan ikut serta mengantarkan anak untuk diterima pihak sekolah," kata Ramadhan perwakilan komite sekolah.

Kepala Bidang GTK Disdikbud Pessel, Khaidar Ramli menyampaikan harapan agar program-progam yang diterapkan di SMPN 4 Sutera dapat menjadi model bagi sekolah lainnya yang ada di Pesisir Selatan. Sebab, program tersebut sangat inovatif dan bermanfaat guna kemajuan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan.

Pada kesempatan itu, tim Putera Sampoerna Foundation - School Development Outreach (PSF-SDO), Anggaripeni Mustika Siswidari menjelaskan, bahwa program LSP di SMPN 4 Sutera adalah sebagai upaya membuat konsep peningkatan mutu pendidikan yang dapat direplikasi oleh sekolah lain, seperti halnya konsep MPLS yang dilakukan pada saat itu.

"Konsep karakter dan berpikir ilmiah yang diwakili oleh kegiatan kepekaan sosial dan lingkungan serta penulisan jurnal harian merupakan hal sederhana yang dapat dilakukan di setiap sekolah," katanya.

Seperti diketahui, Lighthouse School Program (LSP) adalah program peningkatan kualitas sekolah yang dikembangkan Putera Sampoerna Foundation serta difasilitasi oleh School Development Outreach (SDO) untuk mewujudkan sekolah yang efektif di SMPN 4 Sutera.

Program peningkatan kualitas sekolah yakni melalui pendekatan yang intensif, komprehensif dan kolaboratif untuk mewujudkan system manajemen sekolah yang akuntabel serta didukung oleh guru-guru berkualitas.

"Terutama pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) serta Bahasa Inggris. Melalui LSP, guru dan tim manajemen sekolah didorong untuk menerapkan praktik terbaik pembelajaran internasional," tutupnya. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pendidikan,pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Rakor K3MA di Padang Panjang, Wawako Berharap Lahir Madrasah Hebat

Rakor K3MA di Padang Panjang, Wawako Berharap Lahir Madrasah Hebat

PADANG PANJANG - Merupakan suatu penghargaan bagi Padang Panjang ditunjuk sebagai pelaksa kegiatan Rapat Koordinasi...

Pembangunan Jembatan Mapaddegat - Home Stay Mentawai Akan Segera Dimulai

Pembangunan Jembatan Mapaddegat - Home Stay Mentawai Akan Segera Dimulai

MENTAWAI - Pembangunan jembatan Mapaddegat - Home Stay yang terkontrak, 7 Mei hingga 17 Desember 2019 pengerjaannya...

Anggota DPRD Padang 2019-2024 Resmi Dilantik, Pimpinan Sementaranya adalah Syafrial Kani dan Arnedi

Anggota DPRD Padang 2019-2024 Resmi Dilantik, Pimpinan Sementaranya adalah Syafrial Kani dan Arnedi

PARIWARA DPRD PADANG -- 45 Anggota DPRD Padang beserta Pimpinan Sementara Syafrial Kani dan Arnedi Yarmen resmi...

Pukat Harimau Marak di Perairan Pantai Muaro Kandis Pessel

Pukat Harimau Marak di Perairan Pantai Muaro Kandis Pessel

PESISIR SELATAN - Belasan kapal nelayan penangkap ikan yang berada di perairan Pantai Muaro Kandis, Kecamatan Linggo...

Kemarau Panjang Landa Solsel, Polres Gelar Doa Bersama Istisqa dan Bagikan Air Bersih Pada Warga

Kemarau Panjang Landa Solsel, Polres Gelar Doa Bersama Istisqa dan Bagikan Air Bersih Pada Warga

PADANG ARO -- Sudah hampir enam bulan lamanya masyarakat Kabupaten Solok Selatan (Sumbar) khusus di tiga kecamatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media