Monday, 18 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Feature

Yuni, Singel Parent Asal Pariaman Hidupi Dua Anaknya dengan Menggeluti Usaha Rajutan Tempat Ikan

Selasa, 23 Juli 2019 - 20:11:52 WIB - 5704
Yuni, Singel Parent Asal Pariaman Hidupi Dua Anaknya dengan Menggeluti Usaha Rajutan Tempat Ikan
Yuni memperlihtakan hasil rajutan yang telah siap dipasarkan.


PARIAMAN - Yuni (29) Tahun, singel parent hidupi dua orang anaknya dari membuat rajutan tempat ikan.

Warga Dusun Timur Desa Jati Mudiak Kecamatan Pariaman Tengah ini adalah seorang single parent atau orang tua tunggal bagi kedua anaknya yang masih kecil-kecil.

Untuk Menghidupi kedua anaknya Yuni bekerja membantu adiknya yang mempunyai usaha air minum isi ulang di rumahnya.

Namun dikarenakan hasil dari usaha itu tidak mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga dan anak-anaknya, Yuni ditawari oleh saudara laki-lakinya yang tinggal di Bukittinggi untuk mau diajarkan cara membuat rajutan jaring atau jala untuk tempat meletakan ikan yang sudah dipancing.

"Tawaran itu saya sambut baik sekali dan mulailah saya belajar bagaimana cara membuat jaring tersebut dan Alhamdulillah hanya dalam waktu yang singkat dan tidak cukup sehari saya bisa membuatnya dengan hasil yang baik, dari situlah saya mulai bekerja mengambil upah," ujarnya.

Ia menuturkan, karena saudara laki-laki nya ingin beralih ke usaha lain, maka ia memodali sendiri usahanya ini dan dijual sendiri ke Bukittinggi.

"Dari situlah sejak tahun 2016 saya memulai sendiri usaha ini. Karena kurang modal paling banyak dalam sebulan itu saya hanya bisa membuat 50 buah jaring tempat ikan karena modal yang terbatas," jelasnya.

Ia juga mengatakan usahanya ini dibantu oleh empat orang tetangganya.

"Jika mempunyai modal yang lebih untuk membayar upahnya dan jika tidak ada modal hanya dikerjakan sendiri saja," ujarnya.

Lanjutnya, upah yang diberikan untuk pekerja sebesar Rp.10.000,-/orang untuk satu rajutan jaring yang kecil dan Rp.15.000,- untuk jaring yang besar yang sudah mereka selesaikan jika sudah terkumpul banyak baru barang tersebut dikirim ke Bukittinggi dengan jumlah 45 sampai 50 jaring.

"Untuk satu jaring saya jual seharga Rp.43.000,- dan dari harga tersebut saya sudah bisa mendapatkan untung bersih sebesar Rp.10.000,- dengan jumlah barang paling banyak 45-50 buah jaring, terkadang saya tidak bisa menentukan karena terkendala dari modal yang ada, jika modalnya banyak untungnya juga banyak jika modalnya sedikit untungnya juga sedikit, untuk warna saya eksperimen sendiri supaya bisa menarik minat konsumen untuk membelinya," katanya lebih lanjut Selasa (23/07/2019).

Untuk pembuatan jaring ini bahan-bahan yang dibutuhkan diantaranya adalah potongan bambu kecil, besi, benang warna dan jarum rajutan.

Dalam sehari Yuni bisa menyelesaikan tiga buah jaring ukuran kecil dan dua buah jaring ukuran besar.

Selama ini Yuni memodali sendiri usaha yang dirintisnya sejak tahun 2016 lalu.

"Belum ada pembinaaan dan juga bantuan yang saya dapatkan, baik itu dari desa, atau instansi terkait," ungkapnya

Ia berharap mendapatkan bantuan modal supaya bisa membuat jaring ini lebih banyak lagi dan juga bisa memberikan lapangan pekerjaan buat tetangganya.

"Supaya dapat menambah ekonomi dalam rumah tangga dan tetangga. dan usaha yang saya lakukan ini bisa berjalan dengan lancar," harapnya. (***)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: feature,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

MENTAWAI -- Sekretaris Kwarda 03 Provinsi Sumatera Barat Amril Amir buka resmi kegiatan Jambore Pramuka ke ll Kabupaten...

Potensi Pariwisata di Era Digital 4.0

Potensi Pariwisata di Era Digital 4.0

Oleh: I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa, Dosen Politeknik Pariwisata Batam --Munculnya era revolusi 4.0 di era...

Awasi Tahapan Pilkada, Bawaslu 50 Kota Segera Bentuk Panitia Pengawas Kecamatan

Awasi Tahapan Pilkada, Bawaslu 50 Kota Segera Bentuk Panitia Pengawas Kecamatan

LIMAPULUH KOTA - Dalam rangka melaksanakan tugas fungsi pengawasan tahapan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada)...

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

BOLA -- Misi Kabau Sirah mengobati kekalahan pada pekan k-26 Liga 1 2019 nyaris terwujud di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu...

Yuk, Raih Keberkahan Melimpah di Hari Bahagia Nasional 11.11

Yuk, Raih Keberkahan Melimpah di Hari Bahagia Nasional 11.11

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media