Monday, 18 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Dharmasraya

Kabut Asap Selimuti Dharmasraya, Jarak Pandang Tak Normal, Pengendara Diminta Berhati-hati

Kamis, 25 Juli 2019 - 16:38:03 WIB - 509
Kabut Asap Selimuti Dharmasraya, Jarak Pandang Tak Normal, Pengendara Diminta Berhati-hati
Pengendara melintasi jalur lintas sumatera


DHARMASRAYA -- Kabupaten Dharmasrya diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Jarak pandang sudah tidak normal dan ada hanya mencapai 50 meter saja.

Seperti dikatakan Dephri Saputra, warga Dharmasraya. Dia menyebut jarak pandang di daerahnya pada Kamis (25/7/2019), memburuk sejak tiga hari belakangan.

"Sekitar 50-100 meter jarak pandang karena kabut asap, sudah tiga hari terjadi seperti ini," kata Dephri dihubungi di Dharmasraya.

Sebagian masyarakat di Dharmasraya pun memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Ada juga sih yang gak pakai masker meski kabut asapnya cukup pekat," kata Dephri.

Sementara di Kabupaten Dharmasraya, kabut asap terpantau oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumbar tebal karena tidak adanya curah hujan.

Kalaksa BPBD Dharmasraya, Eldison, mengungkapkan kabut asap diperkirakan telah menyelimuti seluruh daerah di Dharmasraya selama sepekan ini. Untuk mengantisipasinya BPBD setempat membagikan masker sebanyak 10 kotak kepada masyarakat dan pengendara di jalan raya.

"Pagi tadi dipekirakan jarak pandang hanya 50 meter hingga 100 meter. Sejauh ini, himbauan kita kepada masyarakat untuk menggunakan masker apabila beraktivitas di luar ruangan," tuturnya.

Menurutnya, dari hasil koordinasi dengan BMKG sebelum terjadinya kabut asap, Dharmasaraya merupakan salah satu daerah yang tidak memiliki titik panas. Untuk itu, diduga kabut asap itu merupakan kabut asap kiriman dari daerah tetangga.

Eldison menjelaskan, biasanya kabut asap lebih tebal pada pagi hari. Sementara ketika beranjak ke waktu siang hingga malam, kabut asap terlihat menipis. Terkait cuaca, Dharmasraya sudah dua hari tidak diguyur hujan, sehingga kabut asap belum bisa hilang.

"Sekitar dua hari yang lalu pernah turun hujan, cuma hujan ringan hanya berlangsung sebentar," tegasnya.

Apabila kondisi ini masih berlangsung lama, BPBD akan turun ke sekolah-sekolah membagikan masker kepada pelajar, guna mengantisipasi dampak kesehatan.

Ia juga menambahkan pengendara diminta berhati-hati saat melintasi jalur lintas sumatera. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: dharmasraya,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dasima, Nenek Renta Warga Pariaman Hidup Sebatang Kara di RTLH

Dasima, Nenek Renta Warga Pariaman Hidup Sebatang Kara di RTLH

PARIAMAN - Renta dan sebatang kara Dasima (86) nenek yang tinggal di Desa Sungai Rambai Dusun Sungai Rambai Utara...

Pengamanan TdS ke-11 Tahun 2019 di Kota Bukittinggi Aman dan Kondusif

Pengamanan TdS ke-11 Tahun 2019 di Kota Bukittinggi Aman dan Kondusif

BUKITTINGGI -- Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso,SIK melalui Wakapolres Kompol Sumintak,SH mengatakan...

Mendulang Pahala Dengan Sebar Konten Positif Demi Wujudkan Indonesia Maju

Mendulang Pahala Dengan Sebar Konten Positif Demi Wujudkan Indonesia Maju

Oleh : Amalia Hasti Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa...

Edarkan Sabu 57,5 gram, DS Warga Bengkalis Dikerangkeng Jeruji Besi

Edarkan Sabu 57,5 gram, DS Warga Bengkalis Dikerangkeng Jeruji Besi

BENGKALIS -- Diduga edarkan sabu, tim opsnal Reskrim Polsek Mandau menangkap pria berinisial DS pengedar sabu 57.9 gram...

Padang Pariaman Masuk 100 Smart City Indonesia, Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan

Padang Pariaman Masuk 100 Smart City Indonesia, Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan

PADANG PARIAMAN - Perjalanan panjang dan perjuangan melelahkan yang dilakukan Dinas Komunikasi Padang Pariaman sejak...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media