Monday, 20 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Jembatan Gantung Koto VIII Pelangai yang Lapuk dan Berlobang, Ini Janji Dinas PUPR Pessel

Sabtu, 27 Juli 2019 - 11:43:25 WIB - 467
Jembatan Gantung Koto VIII Pelangai yang Lapuk dan Berlobang, Ini Janji Dinas PUPR Pessel
Sejumlah pengendara motor masih melewati jembatan gantung Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir


PESISIR SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan, perihal jembatan gantung di Kenagarian Koto VIII Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, bakal direhab. Jembatan yang ada di Kenagarian Koto VII Pelangai itu akan diusulkan melalui dana rutin dari dinas terkait.

"Ya, Agustus ini akan kami rehab menggunakan dana alokasi umum (DAU) dari Dinas PUPR Kabupaten Pessel 2019. Untuk peningkatannya bakal kami usulkan melalui Kementerian PU 2020 sesuai kebutuhan," kata Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Pessel, Digdian Budiman, saat di konfirmasi MinangkabauNews.com, di Painan Sabtu (27/7/2019).

Ia mengatakan, sebanyak 10 jembatan gantung yang ada di Kabupaten Pessel sudah dilakukan perbaikan tahun ini. Termasuk jembatan gantung koto VIII Pelangai.

"Secara keseluruhan, jembatan gantung yang tersebar di seluruh kabupaten pessel sudah kami lakukan pemeliharaan menggunakan dana rutin dinas, termasuk jembatan gantung Koto VIII Pelangai," ucapnya.

Digdian juga menjelaskan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, pada 2018 satu jembatan permanen rangka baja sudah dilaksanakan pembangunannya di Nagari Nyiur Gading, Kecamatan Lengayang, dimana pondasinya dibangun melalui anggaran DAU dari dinas setempat, sementara untuk rangka baja bantuan dana hibah Kementrian PU-PR sekitar Rp3 miliar.

"Untuk peningkatan jembatan gantung ke jembatan rangka, 2019 ini pihak kami juga membangun sebuah jembatan permanen di Nagari Binjai, Ranah Ampek Hulu Tapan. Saat ini, sedang proses pembangunan pondasi, sesuai rencana tahun depan bakal kami ajukan proposal ke pusat untuk bantuan rangka baja," ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Koto VIII Pelangai, Syafridul menyebutkan, jembatan gantung yang ada di Kenagarian Koto VIII Pelangai, kondisinya sangat miris. Sebelumnya pada 2016, jembatan itu sempat diperbaiki menggunakan dana aspirasi dewan. Namun, kembali rusak parah sejak delapan bulan terakhir.

"Ya, dulu pernah diperbaiki menggunakan dana aspirasi Pak Syaiful Ardi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Namun, sekarang rusak lagi. Lantai kayu lapuk dan berlubang hingga kini masih dilewati oleh masyarakat setempat sebagai akses penghubung antar nagari koto VIII pelangai dengan nagari sungai liku. Ada sebanyak 800 Kepala Keluarga (KK) dan 2.000 jiwa setiap harinya melalui jembatan tersebut mengantarkan hasil panen mereka," ucapnya.

Syafridul juga menjelaskan, pada 13 November 2018 lalu, kondisi jembatan tersebut sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Pessel.

"Proposal sudah kami ajukan ke Dinas PUPR melalui bagian Bina Marga. Dan bulan puasa 2019 kemarin sudah ditinjau oleh dinas terkait. Ya, mudah-mudahan saja ada solusinya," harapnya.

Sampai saat ini, Syafridul menuturkan, masyarakat sekitar masih berupaya memperbaiki jembatan sepanjang 72 meter dan lebar 3 meter itu, dengan cara swadaya. Tujuannya agar bisa dilewati warga saat musim panen menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Saat ini warga gotong royong memperbaiki jembatan tersebut. Bahkan, masyarakat menyumbangkan dengan biaya seadanya untuk memperbaiki jembatan tersebut, saya salut dan apresiasi kepada masyarakat dengan harapannya jembatan ini bisa dilewati kembali," pungkasnya. (Rio)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: daerah,pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Inilah Alasan Pemerintah Cabut Subsidi Gas Melon 3 Kg

Inilah Alasan Pemerintah Cabut Subsidi Gas Melon 3 Kg

NASIONAL - Pemerintah berencana menerapkan subsidi LPG tiga kilogram secara tertutup pada pertengahan tahun 2020....

Narkotika Senilai Ratusan Juta Berhasil di Gagalkan Beredar Oleh Polres Agam

Narkotika Senilai Ratusan Juta Berhasil di Gagalkan Beredar Oleh Polres Agam

Agam - Polres Agam berhasil mengagalkan peredaran dua paket besar narkotika jenis sabu dan 1.200 pil Ekstasy di Kelok...

Ini Yang Dilakukan Masyarakat di Desa Goisooinan Mentawai Sambut Tahun Baru 2020

Ini Yang Dilakukan Masyarakat di Desa Goisooinan Mentawai Sambut Tahun Baru 2020

MENTAWAI -- Hingga hari ini suasana dalam rangka menyambut tahun baru 2020 di daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai masih...

Aksi Cowboy Koka Cs asal Agam Nyaris Renggut Nyawa Jupandi di Malam Tahun Baru

Aksi Cowboy Koka Cs asal Agam Nyaris Renggut Nyawa Jupandi di Malam Tahun Baru

PADANG -- Ka Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumbar, Kombes Pol. Imam Kabut Sariadi mengungkapkan...

Subsidi Dicabut Pemerintah, Siap-siap Harga Gas Melon Naik

Subsidi Dicabut Pemerintah, Siap-siap Harga Gas Melon Naik

NASIONAL - Pemerintah berencana untuk mencabut subsidi gas LPG tiga kilogram (kg) atau gas melon secara tertutup yang...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media