Tuesday, 17 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Diperintahkan Bupati, Akhtar Bocah Tanpa Lubang Anus Dibawa ke Hadapan Ratusan Dokter

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 19:08:20 WIB - 693
Diperintahkan Bupati, Akhtar Bocah Tanpa Lubang Anus Dibawa ke Hadapan Ratusan Dokter
Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi ketika menghadirkan Akhtar Ghazy Arkananta (22 bulan), Sabtu (3/8).


Limapuluh Kota - Akhtar Ghazy Arkananta (22 bulan) bocah penderita kelainan pada organ tubuh semenjak lahir, Jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas pembantu diperintahkan Bupati Limapuluh Kota Ir. Irfendi Arbi untuk menjemput Akhtar dan dibawa kehadapan ratusan Dokter yang sedang memperingati Hari Bakti ke-72 TNI Angkatan Udara tahun 2019 di halaman SMPN 2 Piobang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Diketahaui anak pasangan dari Arga Saputra (35) dan Latifa Armila, warga Jorong Subarang Aia, Kenagarian Batu Payuang Kecamatan Lareh sago Halaban, tidak memiliki lubang anus seperti manusia normal lainnya.

Mengunakan alat bantu berupa NGT (Nasogastric tube), yaitu selang yang terhubung dari hidung hingga ke lambung, untuk membantu memasukan makanan setiapa hari. Akhtar menjadi perhatian serius ratusan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ketika itu.

Pada kesempatan itu, beberapa orang dokter memeriksa kondisi dan mendiskusikan penyakit Akhtar di acara Gebyar Bakti Sosial dan Karya Bakti di Nagari tersebut. Selanjutnya dibawa ke RSUD Achmad Darwis, Kecamatan Suliki untuk langkah lebih lanjut. Menuju ruang pemeriksaaan anak. Bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Merry Yuliesday, Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Tien Septino dan kedua orang tuanya, Akhtar yang terus digendong oleh Bupati bersama istri tidak lepas dengan candaan dan kecerian bocah berambut tebal itu.

Diakui kedua orang tua, Akhtar pernah menjalani pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dengan alasan keterbatasa alat medis untuk penanganan lebih lanjut terhadap anaknya. "Pernah dibawa ke RSCM untuk pemeriksaan, namun alat untuk penanganan kelainan pada anak kami belum ada. Kami disarankan untuk kembali pulang hingga alat medis tersebut ada," ujar Arga Saputra diruang perawatan anak RSUD Achmad Darwis, Suliki, Sabtu (3/8).

Sebelumnya, Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota sudah mendatangi kediaman orang tua Akhtar beberapa bulan lalu, untuk melakukan pemeriksaan kondisi. Bupati Irfendi Arbi menyebutkan Akhtar terus menjadi perhatian pihaknya dalam situasi apapun.

"Ratusan Dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Barat sudah melihat kondisi Akhtar. Hal ini akan dirembukan dan dicarikan solusi terbaik. Harapan kita, ketika anak ini kita bawa kehadapan ratusan dokter yang hadir pada acara bakti sosial tersebut, tentu jelas pula langkah-langkah yang akan dilakukan." Pungkas bupati. (Rino)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: limapuluh-kota,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dua Remaja Hisap Lem Diamankan, Urusan Pembinaan Diserahkan ke Satpol PP Padang

Dua Remaja Hisap Lem Diamankan, Urusan Pembinaan Diserahkan ke Satpol PP Padang

PADANG -- Polsek Padang Selatan mengamankan dua remaja berinisial FA (14) dan temannya RN (14) lagi asyik hisap lem di...

Warga Padang Keluhkan Kenaikan Tarif Baru Ojek Online

Warga Padang Keluhkan Kenaikan Tarif Baru Ojek Online

PADANG -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI menetapkan kenaikan tarif baru ojek online (ojol) yang berlaku secara...

Pembangunan Transmisi Listrik Muaro Labuah Solsel-Dharmasraya Memasuki Proses Finishing

Pembangunan Transmisi Listrik Muaro Labuah Solsel-Dharmasraya Memasuki Proses Finishing

PADANG ARO - Proyek pembangunan transmisi listrik (T/L) dari Muaro Labuah Solok Selatan sampai Sungai Rumbai...

Kedapatan Bakar Hutan Konservasi di Kabupaten Solok, Lima Orang Ini Diciduk Polisi

Kedapatan Bakar Hutan Konservasi di Kabupaten Solok, Lima Orang Ini Diciduk Polisi

SOLOK - Belum selesai penanganan Karhutla di Riau dan Kalimantan, muncul lagi kasus karhutla di wilayah hukum Polres...

Bertekad Raih Kota Tertib Ukur 2019, Inilah yang Dilakukan Pemko Pariaman

Bertekad Raih Kota Tertib Ukur 2019, Inilah yang Dilakukan Pemko Pariaman

PARIAMAN -- Walikota Pariaman melalui Asisten II Sumiramis mengungkapkan Pemko Pariaman bertekad menjadi kota tertib...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media