Saturday, 16 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Agam

BKSD Sumbar Survei Lolasi KEE di Dua Kecamatan di Kabupaten Agam

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 19:08:41 WIB - 422
BKSD Sumbar Survei Lolasi KEE di Dua Kecamatan di Kabupaten Agam
Tim Saat Melakukan Survei di Calon Lokasi KEE.


AGAM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melaksanakan Survei lokasi calon Kawasan Konservasi Esensial (KEE) di wilayah Kabupaten Agam, Sabtu, (3/8/2019). Survei ini bertujuan untuk melihat dan mendapatkan data kondisi lapangan calon lokasi KEE dan kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya (Sosekbud) masyarakat sekitarnya.

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Peh Ade Putra mengatakan Survei ini dilakukan didua lokasi di Kabupaten Agam yaitu Ekosistem Mangrove dan Buaya Muara di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara dan habitat populasi tumbuhan bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya.

"Tim untuk pelaksanaan survei ini diketuai oleh Adek Hendra Nazar yang beranggotakan 4 (empat) orang dengan berbagai spesialisasi keahilian seperti ekologi, konservasi jenis dan perlindungan hutan," ujarnya, saat dikomfirmasi oleh MinangkabauNews.com.

Dilanjutkannya, KEE adalah daerah atau lokasi diluar kawasan suaka alam dan atau diluar kawasan pelestarian alam yang memiliki nilai keanekaragaman hayati yang tinggi dan ekologis yang menunjang kelangsungan kehidupan, melalui upaya konservasi untuk kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia yang ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi.

"Kawasan ekosistem mangrove yang ada di nagari Tiku V Jorong merupakan ekosistem yang khas dan merupakan daerah pencegah abrasi pengaruh air laut selain itu juga merupakan habitat dari Buaya Muara (Crocodylus porosus) dan kucing bakau. Sedangkan di nagari Paninjauan, pada tahun 2018 tim BKSDA bersama dengan mahasiswa dari Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menemukan 3 (tiga) lokasi sebaran populasi bunga langka jenis Rafflesia arnoldii," terangnya.

Diungkap oleh Ade Putra, sebelumnya BKSDA Resor Agam bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Agam telah melaksanakan pembahasan awal terhadap usulan calon lokasi KEE dan kemudian usulan calon lokasi dilanjutkan ke BKSDA Sumatera Barat.

"Sebelumya kita telah mengusulkan ke BAPPEDA Kabupaten Agam dan dilanjutkan ke BKSDA Sumatra Barat. KEE sendiri nantinya apabila sudah ditetapkan akan dikelola oleh forum kolaborasi yang melibatkan unsur masyarakat dan instansi terkait," tutupnya. (JNS)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: agam,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Rangkaian Milad ke-64, UMSB Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Rangkaian Milad ke-64, UMSB Gelar Bakti Sosial Donor Darah

BUKITTINGGI -- Dalam rangkaian Milad ke-64 tahun, Universitas Muhammadyah Sumatera Barat (UMSB) melakukan kegiatan...

Mantapkan Muswil PM Sumbar ke16, Rombongan PWPM Sumbar Lakukan Kunjungan ke Pessel

Mantapkan Muswil PM Sumbar ke16, Rombongan PWPM Sumbar Lakukan Kunjungan ke Pessel

PESISIR SELATAN -- PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat menggelar kunjungan ke tuan rumah Musywil yakni PDPM Kabupaten...

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Oleh : Sabby Kosay Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukanla nama baru di bumi Cenderawasih. Jelang 1 Desember yang...

Kabau Sirah Ditahan Imbang Persija Jakarta 2-2 di Kandang

Kabau Sirah Ditahan Imbang Persija Jakarta 2-2 di Kandang

BOLA -- Semen Padang FC hanya meraih satu poin setelah menahan imbang tim tamu, Pearsija FC 2-2 dalam lanjutan Liga 1...

Saat Kunjungi Kota Pariaman, Kepala BNPB Tinjau Tumbuhan Ini

Saat Kunjungi Kota Pariaman, Kepala BNPB Tinjau Tumbuhan Ini

PARIAMAN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, mengunjungi tempat tumbuhnya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media