Friday, 07 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Agam

BKSD Sumbar Survei Lolasi KEE di Dua Kecamatan di Kabupaten Agam

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 19:08:41 WIB - 451
BKSD Sumbar Survei Lolasi KEE di Dua Kecamatan di Kabupaten Agam
Tim Saat Melakukan Survei di Calon Lokasi KEE.


AGAM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melaksanakan Survei lokasi calon Kawasan Konservasi Esensial (KEE) di wilayah Kabupaten Agam, Sabtu, (3/8/2019). Survei ini bertujuan untuk melihat dan mendapatkan data kondisi lapangan calon lokasi KEE dan kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya (Sosekbud) masyarakat sekitarnya.

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Peh Ade Putra mengatakan Survei ini dilakukan didua lokasi di Kabupaten Agam yaitu Ekosistem Mangrove dan Buaya Muara di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara dan habitat populasi tumbuhan bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya.

"Tim untuk pelaksanaan survei ini diketuai oleh Adek Hendra Nazar yang beranggotakan 4 (empat) orang dengan berbagai spesialisasi keahilian seperti ekologi, konservasi jenis dan perlindungan hutan," ujarnya, saat dikomfirmasi oleh MinangkabauNews.com.

Dilanjutkannya, KEE adalah daerah atau lokasi diluar kawasan suaka alam dan atau diluar kawasan pelestarian alam yang memiliki nilai keanekaragaman hayati yang tinggi dan ekologis yang menunjang kelangsungan kehidupan, melalui upaya konservasi untuk kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia yang ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi.

"Kawasan ekosistem mangrove yang ada di nagari Tiku V Jorong merupakan ekosistem yang khas dan merupakan daerah pencegah abrasi pengaruh air laut selain itu juga merupakan habitat dari Buaya Muara (Crocodylus porosus) dan kucing bakau. Sedangkan di nagari Paninjauan, pada tahun 2018 tim BKSDA bersama dengan mahasiswa dari Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menemukan 3 (tiga) lokasi sebaran populasi bunga langka jenis Rafflesia arnoldii," terangnya.

Diungkap oleh Ade Putra, sebelumnya BKSDA Resor Agam bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Agam telah melaksanakan pembahasan awal terhadap usulan calon lokasi KEE dan kemudian usulan calon lokasi dilanjutkan ke BKSDA Sumatera Barat.

"Sebelumya kita telah mengusulkan ke BAPPEDA Kabupaten Agam dan dilanjutkan ke BKSDA Sumatra Barat. KEE sendiri nantinya apabila sudah ditetapkan akan dikelola oleh forum kolaborasi yang melibatkan unsur masyarakat dan instansi terkait," tutupnya. (JNS)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: agam,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Inilah Alasan Kenapa Aplikasi TikTok Dilarang di Amerika

Inilah Alasan Kenapa Aplikasi TikTok Dilarang di Amerika

INTERNASIONAL - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang TikTok...

DPRD Sumut Belajar Soal BUMD ke Sumbar

DPRD Sumut Belajar Soal BUMD ke Sumbar

PADANG -- DPRD Sumut belajar tentang BUMD ke DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (3/8/2020) Pada acara yang...

Ahli Waris Sekretaris Nagari Terima Santunan JKM Dan JHT

Ahli Waris Sekretaris Nagari Terima Santunan JKM Dan JHT

SOLOK SELATAN -- Plt Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) dan...

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Melihat Perkembangan Stadion Sikabu

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Melihat Perkembangan Stadion Sikabu

PADANG PARIAMAN --Mendampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ke lokasi main stadion yang akan dimanfaatkan sebagai...

Operasi timbang dan Bulan vitamin A, Dinkes Padang Pariaman Lakukan Ini

Operasi timbang dan Bulan vitamin A, Dinkes Padang Pariaman Lakukan Ini

PADANG PARIAMAN -- Terkait Operasi timbang dan Bulan vitamin A, Dinas Kesehatan Kabupaten Pariaman melakukan Supervisi...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu