Tuesday, 17 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Agam

BKSD Sumbar Survei Lolasi KEE di Dua Kecamatan di Kabupaten Agam

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 19:08:41 WIB - 406
BKSD Sumbar Survei Lolasi KEE di Dua Kecamatan di Kabupaten Agam
Tim Saat Melakukan Survei di Calon Lokasi KEE.


AGAM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melaksanakan Survei lokasi calon Kawasan Konservasi Esensial (KEE) di wilayah Kabupaten Agam, Sabtu, (3/8/2019). Survei ini bertujuan untuk melihat dan mendapatkan data kondisi lapangan calon lokasi KEE dan kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya (Sosekbud) masyarakat sekitarnya.

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Peh Ade Putra mengatakan Survei ini dilakukan didua lokasi di Kabupaten Agam yaitu Ekosistem Mangrove dan Buaya Muara di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara dan habitat populasi tumbuhan bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya.

"Tim untuk pelaksanaan survei ini diketuai oleh Adek Hendra Nazar yang beranggotakan 4 (empat) orang dengan berbagai spesialisasi keahilian seperti ekologi, konservasi jenis dan perlindungan hutan," ujarnya, saat dikomfirmasi oleh MinangkabauNews.com.

Dilanjutkannya, KEE adalah daerah atau lokasi diluar kawasan suaka alam dan atau diluar kawasan pelestarian alam yang memiliki nilai keanekaragaman hayati yang tinggi dan ekologis yang menunjang kelangsungan kehidupan, melalui upaya konservasi untuk kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia yang ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi.

"Kawasan ekosistem mangrove yang ada di nagari Tiku V Jorong merupakan ekosistem yang khas dan merupakan daerah pencegah abrasi pengaruh air laut selain itu juga merupakan habitat dari Buaya Muara (Crocodylus porosus) dan kucing bakau. Sedangkan di nagari Paninjauan, pada tahun 2018 tim BKSDA bersama dengan mahasiswa dari Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menemukan 3 (tiga) lokasi sebaran populasi bunga langka jenis Rafflesia arnoldii," terangnya.

Diungkap oleh Ade Putra, sebelumnya BKSDA Resor Agam bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Agam telah melaksanakan pembahasan awal terhadap usulan calon lokasi KEE dan kemudian usulan calon lokasi dilanjutkan ke BKSDA Sumatera Barat.

"Sebelumya kita telah mengusulkan ke BAPPEDA Kabupaten Agam dan dilanjutkan ke BKSDA Sumatra Barat. KEE sendiri nantinya apabila sudah ditetapkan akan dikelola oleh forum kolaborasi yang melibatkan unsur masyarakat dan instansi terkait," tutupnya. (JNS)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: agam,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Miris, Jembatan Gantung Kayu di Lagan Pessel Sangat Memprihatinkan

Miris, Jembatan Gantung Kayu di Lagan Pessel Sangat Memprihatinkan

PESISIR SELATAN -- Sebuah jembatan yang ada di Kenagarian Lagan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir...

Ratusan Massa CSM Datangi Gedung KPK Tuntut Revisi UU KPK

Ratusan Massa CSM Datangi Gedung KPK Tuntut Revisi UU KPK

JAKARTA -- Sekitar 250 orang Civil Society Movement (CSM) atau gerakan masyarakat sipil mendatangi gedung KPK di daerah...

DPK-IKAPTK Pasaman Dikukuhkan, Bupati Harapkan Ini

DPK-IKAPTK Pasaman Dikukuhkan, Bupati Harapkan Ini

PASAMAN - Ketua Dewan Pengurus DPP-IKAPTK Sumatera Barat Drs. Nasir Ahmad melantik Dewan Pengurus Alumni Pendidikan...

Jadwal Siaran Langsung Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia vs Malaysia

Jadwal Siaran Langsung Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia vs Malaysia

BOLA - Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia dengan Malaysia, akan digelar pada malam ini, Kamis (5/9/2019)....

Ajak Wanita Lakukan Iva Test, TP PKK Kota Padang Panjang: Mari Bebas Dari Kanker Serviks

Ajak Wanita Lakukan Iva Test, TP PKK Kota Padang Panjang: Mari Bebas Dari Kanker Serviks

PADANG PANJANG - Bebaskan wanita dari penyakit kanker serviks, TP PKK bersama Dinas Kesehatan dan Camat Padang Panjang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media