Tuesday, 17 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

Selasa, 06 Agustus 2019 - 16:33:29 WIB - 735
Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto
Surat pemberitahuan dari Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman.


PASAMAN BARAT - Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman (Poktan ANRP), Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) berencana akan ambil alih lahan Hak Guna Usaha (HGU) nomor 11 tanggal 07 Juli 1999 yang saat ini dikuasai oleh PT. Anam Koto. Rencana pemngambil alihan ini dilakukan karena adanya dugaan cacat hukum dan tidak sesuai dengan kesepakatan.

Poktan ANRP telah melayangkan surat ke Presiden Republik Indonesia beserta beberapa Kementerian terkait dengan Nomor surat : 001/KT-ANRP/Pas-Bar/VII-2019 serta tembusan nya ke beberapa instansi terkait ditingkat Propinsi Sumatera Barat serta Kabupaten Pasaman Barat pada 22 Juli 2019 lalu.

Kelompok Tani Yunasril, SE, di dalam surat yang dilayangkan tersebut menjelaskan bahwa PT. Anam Koto diduga melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf e dan g dan atau Pasal 20 ayat (2) UU Republik Indonesia Nomor 40 tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai atas tanah dan atau Pasal 18 ayat (2) huruf c UU Nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan.

Di dalam surat tersebut mereka juga meminta Presiden Republik Indonesia melalui kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional agar mencabut izin PT. Anam Koto yang disinyalir telah melakukan kegiatan dan keberadaan nya tidak sesuai dengan peraturan perundangan.

"Untuk tindak lanjut dari surat yang kami layangkan tersebut, kami dari Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman akan turun ke lahan HGU PT. Anam Koto tersebut pada 26 Agustus 2019 nanti," kata Yunasril.

Disampaikannya, mereka akan memancang dan menguasai lahan HGU tersebut dan antara Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) seluas 2.285,1 Ha dengan lahan terlantar yang sudah pernah dikerjakan dan ditanami oleh Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman.

"Selain itu kami akan menghentikan Seluruh kegiatan PT. Anam Koto yang berada pada HGU No. 11 tahun 1999 tersebut sampai adanya surat keputusan pemerintah yaitu Presiden RI dan atau Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional", tutup Yunasril.

Sementara itu, Pihak PT. Anam Koto melalui Humas Viky Susanto saat dihubungi Minangkabaunews.com melalui telepon seluler, Selasa (6/8/19) menyampaikan, kabar itu memang sudah sampai ke pihak perusahaan, namun katanya dia belum bisa berkomentar.

"Untuk sekarang kita belum bisa memberikan komentar, terkait adanya info akan turunnya Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman ke lahan HGU kami, ini juga belum bisa kita pastikan," katanya. (EL)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: hukum,pasaman-barat,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dugaan Penyalahgunaan Dana Partai Masuki Agenda Pemanggilan Saksi di Kejari Tanah Datar

Dugaan Penyalahgunaan Dana Partai Masuki Agenda Pemanggilan Saksi di Kejari Tanah Datar

TANAH DATAR -- Terkait dilaporkannya ketua DPC PPP beserta sekretaris dan bendaharanya 11 PAC PPP Tanah Datar pada...

Pengembangan Kawasan Makam Syekh Burhanuddin Ulakan Segera Dilakukan

Pengembangan Kawasan Makam Syekh Burhanuddin Ulakan Segera Dilakukan

PADANG PARIAMAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman H. Jonpriadi, SE, MM pimpin pertemuan Sosialisasi...

Tiga Nelayan Berhasil Dievakuasi Setelah Perahunya Tenggelam Di Perairan Mentawai

Tiga Nelayan Berhasil Dievakuasi Setelah Perahunya Tenggelam Di Perairan Mentawai

MENTAWAI -- Tim Sar Gabungan melakukan evakuasi terhadap tiga orang nelayan yang terbalik di perairan Mentawai tepatnya...

Kabut Asap Mulai Selimuti Kabupaten Pasaman, Kaban BPBD Himbau Masyarakat Pakai Masker

Kabut Asap Mulai Selimuti Kabupaten Pasaman, Kaban BPBD Himbau Masyarakat Pakai Masker

PASAMAN -- Kabut asap kiriman dari provinsi tetangga mulai dirasakan sebagian besar masyarakat Kabupaten...

Kabut Asap Memburuk, Pekat IB dan Wartawan Tanah Datar Turun Bagikan Masker

Kabut Asap Memburuk, Pekat IB dan Wartawan Tanah Datar Turun Bagikan Masker

TANAH DATAR -- Upaya mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat dalam hal kesehatan, Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media