Tuesday, 17 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Gelaran Resepsi HUT 350 Tahun Padang Tanpa Dewan Di tempat Tak Bertuan, Inilah Komentar Warga

Rabu, 07 Agustus 2019 - 15:49:15 WIB - 568
Gelaran Resepsi HUT 350 Tahun Padang Tanpa Dewan Di tempat Tak Bertuan, Inilah Komentar Warga
Walikota padang, mahyeldi


PADANG -- Pemerintah Kota Padang menggelar resepsi HUT ke-350 Kota Padang tanpa rapat paripurna istimewa anggota DPRD Padang, di Aula Sidang Utama DPRD Padang, Rabu (7/8/2019).

Dalam kesempatan itu hadir Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan Setda Sumbar, Benni Warlis, anggota DPD RI Emma Yohana, mantan Walikota Padang Syahrul Wujud, Azwar Anas dan Mantan walikota Fauzi Bahar, Forkopimda Sumbar, Forkopimda Padang serta ratusan undangan lainnya.

Penetapan hari jadi ini berdasarkan SK Walikota Padang No. 188.45.22 Tahun 1986 ditetapkan Hari Jadi Kota Padang berdasarkan hasil rapat paripurna DPRD Kota Padang tanggal 31 Juli 1986 pada setiap 7 Agustus.

Secara histori penetapan itu mangacu pada sejarah penyerangan rakyat besar-besaran terhadap Belanda yang memonopoli perdagangan di Padang pada 7 Agustus 1669 menjadi sejarah penting bagi warga Padang. Bagaimana tidak, penaklukan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) tersebut dicatat sebagai hari jadi Kota Padang, Rabu, (7/9/2018), genap 350 tahun usia ibukota Provinsi Sumbar tersebut.

Banyak pihak yang mempertanyakan prosesi ceremonial HUT Kota Padang tersebut, salah satunya Aldep, Warga kota Padang mengatakan Sekarang DPRD tak bertuan resepsi HUT Kota Padang masih diselenggarakan di DPRD Padang. "Aneh yah, penyelenggaraan resepsi HUT kali ini tanpa rapat paripurna istimewa, lebih aneh lagi lokasinya di DPRD Padang yang kosong tanpa anggota dewan," katanya.

Selain Aldep, Warga kota lain Aldi juga mengomentari pelaksanaan perhelatan itu tidak terdengat hingar bingarnya karena tidak seperti tahun sebelumnya begitu hiruk pikuk. "Kita disuruh pasang bendera merah putih selama satu bulan, yang itu menyangkut hari kemerdekaan bukan HUT Kota Padang," tuturnya.

Walikota Padang, Mahyeldi mengatakan "Kita terikat regulasi dan aturan main, dan itu mesti dipatuhi menunggu hasil sidang MK dilanjutkan pengusulan nama dari walikota ke gubernur kemudian rapat pleno KPU dan terakhir pelantikan dilakukan Pemko Padang," tuturnya.

Komisioner KPU, Ariyanto mengatakan kita masih menunggu hasil sidang MK yang bersidang hari ini, "kita harus ikut aturan main, tidak boleh parsial artinya satu yang berurusan dengan MK semuanya harus ikut karena satu paket," ujarnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: legislator,metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

SMPN 2 Solok Kota Bangun Kelas Baru dengan Dana Rp2 Milyar

SMPN 2 Solok Kota Bangun Kelas Baru dengan Dana Rp2 Milyar

SOLOK -- SMPN 2 Solok Kota bangun kelas baru dengan biaya sebesar Rp2 Milyar yang dianggarkan dari APBD Solok Kota...

Wujud Peduli, Penari Lintas Community (PLC) Kota Budaya Bagi-bagi Masker

Wujud Peduli, Penari Lintas Community (PLC) Kota Budaya Bagi-bagi Masker

TANAH DATAR - Komunitas PLC (Penari Lintas Community) Region kota Budaya gelar aksi bagi-bagi masker bagi pengendara,...

Pembangunan 50 Unit Rumah Program DPKP Mentawai di Dusun Pukarayat Sudah 40 Persen

Pembangunan 50 Unit Rumah Program DPKP Mentawai di Dusun Pukarayat Sudah 40 Persen

MENTAWAI - Sebanyak 50 unit pembangunan Rumah yang terletak di pemukiman baru di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat...

Sikapi Proyek Asal Jadi Akhir Tahun, Legislator Padang Ini Warning OPD

Sikapi Proyek Asal Jadi Akhir Tahun, Legislator Padang Ini Warning OPD

PADANG -- Sejumlah proyek pembangunan di Kota Padang baik drainase hingga pendestrian kawasan wisata di daerah itu yang...

Bertekad Raih Kota Tertib Ukur 2019, Inilah yang Dilakukan Pemko Pariaman

Bertekad Raih Kota Tertib Ukur 2019, Inilah yang Dilakukan Pemko Pariaman

PARIAMAN -- Walikota Pariaman melalui Asisten II Sumiramis mengungkapkan Pemko Pariaman bertekad menjadi kota tertib...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media