Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Feature

Kisah Perjuangan Bapak Sepuluh Anak Mengais Rezeki dari Merah Putih

Kamis, 08 Agustus 2019 - 23:40:29 WIB - 713
Kisah Perjuangan Bapak Sepuluh Anak Mengais Rezeki dari Merah Putih
Syahril sedang melayani pembeli.


FEATURE - Menjelang perayaan HUT RI biasanya banyak kita temui para pedagang atribut bendera musiman di pinggir jalan. Atribut yang dijual beraneka ragam, mulai dari bendera berbagai ukuran hingga bendera dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) hingga umbul-umbul.

Syahril (65), seorang pedagang atribut bendera yang memanfaatkan momen dirgahayu RI ke-74. Dengannggunakan sepeda motor ia berkeliling menjajakan bendera merah putih.

"Saya sudah mulai melakukan pekerjaan ini dari delapan tahun yang lalu tepatnya sejak Tahun 2011. Mulai berkeliling dari tanggal 1 hingga 16 Agustus untuk menjual bendera, dan tanggal 17 Agustus saya lebih banyak menjual pernak-pernik untuk pawai", terang bapak sepuluh anak ini ketika ditemui di Kelurahan Jalanbaru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kamis, (8/8/2019).

"Bendera yang saya jual ini harganya bervariasi mulai dari yang berukuran kecil untuk sepeda motor dengan harga Rp5 ribu, Rp10 ribu untuk mobil, dan bendera untuk rumah atau kantor dari harga Rp15 ribu hingga Rp65 ribu," sambung pria yang tinggal di Desa Sungaisariak ini.

Untuk bahan baku bendera tersebut syahril membeli sendiri di Kota Bukittinggi. Selanjutnya Bahan tersebut dijahit sendiri oleh istri saya yang kebetulan juga mempunyai usaha jahit gorden dan menjelang perayaan hari kemerdekaan kami mulai sudah menjahit bendera dan atribut kemerdekaan itu.

Bapak sepuluh anak ini mengaku sangat menikmati sekali usaha musiman ini yang bisa mendatangkan keuntungan lebih untuk dirinya dan keluarga.

"Dalam sehari bisa menghasilkan uang rata-rata Rp350 ribu hingga Rp400 ribu, dan pendapatan akan bertambah sepekan sebelum hari kemerdekaan bisa mencapai Rp900 ribu hingga Rp1 juta rupiah," ungkapnya.

Ia berharap semoga usaha yang dilakukan bersama istrinya tersebut bisa berjalan lancar dan disukai oleh para konsumennya. (***)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: feature,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Wagub Sumbar Minta Danlanal Mentawai Jaga Perairan dari Praktek Ilegal

Wagub Sumbar Minta Danlanal Mentawai Jaga Perairan dari Praktek Ilegal

MENTAWAI - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat mengunjungi Pulau Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai, Wagub...

Isu Bantuan Dibagi Merata Itu Tidak Benar

Isu Bantuan Dibagi Merata Itu Tidak Benar

Oleh : Firdaus Firman Baru-baru ini di salah satu media diberitakan pernyataan salah seorang pemangku kepentingan...

Salah Satu Kepala Dinas Solok Selatan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Salah Satu Kepala Dinas Solok Selatan Terkonfirmasi Positif Covid-19

SOLOK SELATAN - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)...

Dinsos Agam Distribusikan Bantuan Darurat Untuk Korban Longsor

Dinsos Agam Distribusikan Bantuan Darurat Untuk Korban Longsor

AGAM -- Dinas Sosial Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), salurkan bantuan sembako untuk warga terdampak...

Perang di Natuna Utara Semakin Nyata, Armada AS Sudah Tiba di Taiwan untuk Serang China

Perang di Natuna Utara Semakin Nyata, Armada AS Sudah Tiba di Taiwan untuk Serang China

INTERNASIONAL - Amerika Serikat (AS) ternyata betul-betul menunjukkan taringnya di hadapan Tentara Pembebasan Rakyat...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu