Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Nasib 5 Orang Atlet Sepatu Roda Kota Bukittinggi yang Mengikuti Pelatda PON Sumbar Terkatung-katung

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 07:33:52 WIB - 606
Nasib 5 Orang Atlet Sepatu Roda Kota Bukittinggi yang Mengikuti Pelatda PON Sumbar Terkatung-katung
Ketua Porserosi Kota Bukittinggi bersama tim atlit Porserosi Kota Bukittinggi.


BUKITTINGGI - Kota Bukittinggi cukup berbangga dalam dunia olahraga, masalahnya 5 orang atlet sepatu roda Kota Bukittinggi lolos seleksi Pra PON Sumbar guna menuju PON di Papua. Tapi dibalik berbangga itu, kesedihan 5 atlet dan 1 orang pelatih yang akan mendampingi menuju Pelatda di Kota Administratif Bekasi, terkatung-katung nasibnya.

Ketua Persatuan Sepatu Roda (Porserosi) Kota Bukittinggi, Tuangku Rismaidi,SH Kepada wartawan MinangkabauNews.com Jumat (9/8/2019) menjelaskan, Pengurus Provinsi Porserosi Sumatera Barat, berdasarkan surat keterangan Nomor 65/PORSEROSI-SB/VIII/2019, bahwa 5 orang atlit dan 1 orang pelatih dinyatakan lulus seleksi pra PON Sumbar pada tanggal 5 dan 6 Juli 2019 di Lintasan sepatu roda Kota Pariaman yang ditandatangani Ketua Umum Pengprov Porserosi Sumbar, Dr.Alfroki Martha, M.Pd.

Adapun kelima atlit Kota Bukittinggi yang lulus seleski adalah, Aditya Ardiansyah pelajar SMP Negeri 4, Safari Rahman wiraswasta, Hafiz Ziyadatul pelajar SMA Negeri 2, Ibnu Rizki pelajar SMA Negeri 1, Railatul Khaira pelajar SD Negeri 08 Tarok serta Indra Harisman sebagai pelatih.

"Bulan September 2019 kelima atlit dan didampingi pelatih akan mengikuti Pelatihan Daerah (Pelatda) di Kota Administratif Bekasi, dikarenakan waktu yang sangat pendek dari tanggal dikeluarkan SK dari Pengurus Provinsi Porserosi Sumatera Barat. Maka gerak cepat pun dilakukan ketua Porserosi Kota Bukittinggi, Tuanku Rismaidi untuk mencarikan jalannya agar kelima dan seorang pelatih dapat mengikuti Pelatda," katanya.

Dijelaskannya, ini adalah suatu kebanggaan Kota Bukittinggi, kelima atlit sepatu roda berangkat dari awal hingga lulus seleksi Pra PON Sumbar bertujuan mengharumkan nama Kota Bukittinggi. Tuangku Rismaidi melaporkan kepada Wali Kota Bukittinggi tentang suksesnya 5 orang atlit sepatu roda Kota Bukittinggi mengikuti Pelatda di Bekasi, mengingat keterbatasan dana cabang olahraga sepatu roda Kota Bukittinggi, dan juga tidak adanya dana dari Pengurus Provinsi Porserosi Sumatera Barat.

Dengan keterusterangan Ketua Porserosi Kota Bukittinggi meminta agar dibantu difasilitasi dana bantuan untuk keberangkatan 5 orang atlit dan 1 orang pelatih sepatu roda ke Bekasi. Sangat disayangkan entah apa yang terjadi di disparpora Kota Bukittinggi, surat bantuan dana yang telah disetujui Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, tidak dapat terealisasi di dinas tersebut.

Masih banyak jalan menuju pintu keberangkatan 5 orang atlit dan 1 orang pelatih sepatu roda ke Bekasi, Tuanku Rismaidi menghubungi Syaiful Ketua KONI Sumatera Barat melalui telephone.
Syaiful sendiri menyalahkan Ketua Umum Porserosi Sumatera Barat Alfroki yang pada surat keterangan tersebut tertulis pada kalimat dibawah nama-nama atlit, "Belum tersedia dana".

"Sampai kini keberangkatan 5 orang atlit dan 1 orang pelatih sepatu roda Kota Bukittinggi masih belum jelas nasibnya, nampaknya saling lempar melempar bola, disparpora tidak ada jawaban yang pas, begitupun yang lainnya," tukuk Tuanku Rismaidi. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Forwana Kabupaten Pasaman Resmi Dikukuhkan, Sekda Harapkan Hal Ini

Forwana Kabupaten Pasaman Resmi Dikukuhkan, Sekda Harapkan Hal Ini

PASAMAN -- Jajaran Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman berhasil menyatukan tekadnya untuk lebih memajukan nagari dalam...

Inilah Penyebab Seorang ASN Padang Ditangkap Tim Saber Saber Pungli

Inilah Penyebab Seorang ASN Padang Ditangkap Tim Saber Saber Pungli

...

Kreatif, Pasutri di Bukittinggi Daur Ulang Rongsokan Tembaga Menjadi Aksesoris

Kreatif, Pasutri di Bukittinggi Daur Ulang Rongsokan Tembaga Menjadi Aksesoris

BUKITTINGGI -- Pasangan suami isteri, Jafril sutan Bandaro usia 60 tahun dan Ernawati usia 54 tahun, pengrajin pembuat...

KPK Tindaklanjuti Penerimaan Gratifikasi yang Dilaporkan Wabup Limapuluh Kota

KPK Tindaklanjuti Penerimaan Gratifikasi yang Dilaporkan Wabup Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menindaklanjuti adanya informasi penerimaan gratifikasi biaya...

Bupati Mentawai: Masyarakat Harus Ambil Bagian Untuk Dukung Mentawai Keluar Dari Ketertinggalan

Bupati Mentawai: Masyarakat Harus Ambil Bagian Untuk Dukung Mentawai Keluar Dari Ketertinggalan

MENTAWAI - Kemajuan Mentawai tak terlepas dari peran serta masyarakat untuk mendukung program Pemerintah yang sedang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media