Wednesday, 20 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Mahasiswa IAIN Batusangkar Juarai Pembuatan Film Dokumenter dengan Tajuk "Bung Hatta dalam Film"

Selasa, 13 Agustus 2019 - 16:48:40 WIB - 493
Mahasiswa IAIN Batusangkar Juarai Pembuatan Film Dokumenter dengan Tajuk "Bung Hatta dalam Film"
Mahasiswa IAIN Batusangkar foto bersama saat terpilih menjdi juara lomba bergengsi Pembuatan Film Dokumenter dengan tajuk "Bung Hatta dalam Film.


BATUSANGKAR - Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar Juara Pertama dan Harapan Pertama dalam ajang lomba bergengsi Pembuatan Film Dokumenter dengan tajuk "Bung Hatta dalam Film". Lomba pembuatan film dokumenter ini yang diikuti oleh seluruh mahasiswa se-Sumatera yang diadakan oleh UPT. Perpustakaan Proklamator Bung Hatta.

Dua film yang diproduksi oleh mahasiswa yang tergabung dalam Rumah Produksi Al-Fuad dan Rumah Literasi Al-Fuad Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dengan Judul film Aroma Kopi Bung Hatta yang di surtradarai oleh Rahma Fira Yendri dan Jiwamu Ada Di Kaki Merapi yang di sutradarai oleh Tiara Ramadhani kedua film pendek tersebut adalah hasil karya mahasiswa pada Jurusan Ilmu Perpustakaan Informasi Islam, Jurusan Pemberdayaan Masyarakat Islam dan Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam serta mahasiswa Jurusan Pemikiran Politik Islam.

Melalui lomba pembuatan film ini team produksi tentu harus melakukan penelitian/research lebih jauh tentang pemikiran dan sikap sederahana dari seorang proklamator Bangsa Bung Hatta.

Selain dari tujuan riset untuk kebutuhan film dokumenter tersebut, mahasiswa yang terlibat dalam team produksi tidak hanya sekedar tahu tentang bagaimana Bung Hatta, namun tujuan yang ingin dicapai adalah agar mahasiswa dapat mengambil suri tauladan dari sifat-sifat Bung Hatta untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui lomba pembuatan film dokumenter (www.perpusbunghatta.com).

Ara, salah satu team produksi dua film yang masuk dalam dominasi pemenang tersebut berjudul Jiwamu Ada di Kaki Merapi dan Aroma Kopi Bung Hatta menuturkan bahwa kedua film tersebut mencoba mengangkat kembali sosok Bung Hatta melalui seseorang yang sangat menggemari sosok Bung Hatta sendiri.

"Memang kita membuat film ini menceritakan bagaimana sosok Bung Hatta masih bersemayam dalam diri seseorang yang bernama Bustami. Film Jiwamu Ada di Merapi bercerita tentang sosok Bustami yang berumur 83 tahun yang mana dalam kehidupannya dihabiskan untuk mengabdi dan merawat surau serta mengajarkan anak-anak mengaji di Surau Tuo Sungai Batang Nagari Pariangan, Sedangkan film Aroma Kopi Bung Hitam bercerita mengenai semangat ekonomi kerakyatan yang dijalankan oleh kelompok Selaras Alam," terang Ara.

Dalam memproduksi dua film tersebut, tim mereka menelaah informasi mendalam mengenai sosok Bung Hatta dan karakter yang diangkat dalam film. Pengecekan lokasi serta pembuatan naskah juga dilakukan secara serius sehingga menghasilkan film dokumenter yang berkualitas dan mampu membangkitkan kembali semangat dan sifat Bung Hatta, sambung Ara.

Dua tim yang terjun dalam pembuatan film, Jiwamu Ada di Kaki Merapi digarap oleh mahasiswa KPI yang beranggotakan Tiara Ramadhani sebagai sutradara, Alex Eka Putra selaku Kameramen bersama M. Nur Risqan yang juga bertugas sebagai editor.

Sedangkan film Aroma Kopi Bung Hatta yang dibuat oleh mahasiswa IPII di sutradarai oleh Rahma Fira Yendri, dengan Kameramen dan editor Syah Alam Viscot.

Sementara itu Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar Dr. Adripen, M.Pd Ungkapkan rasa bahagia dengan apa yang telah di peroleh mahasiswa FUAD IAIN Batusangkar pada ajang yang bergengsi ini, sampai-sampai mendapatkan peringkat pertama bahkan 2 flim pendek kita masuk kedua-duanya.

"Dalam pencapain prestasi ini, harapan kedepannya untuk Mahasiswa Fakukltas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar agar terus mampu berkreasi mengeluarkan ide-ide kreatif dalam pengembangan keilmuan yang relegius dan berbasis teknologi. Dengan pencapaian ini Anda telah membuktikan bahwa kita bisa bersaing di tingkat Nasional nantinya," ucap Adripen.

Adripen juga berharap bahwa mahasiswa tamatan dari Fakukltas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar terutama jurusan Komunikasi Penyiaran Islam tidak cukup dengan hanya belajar teori.

"Kemampuan softskill mahasiswa perlu dilatih, produksi-produksi film apalagi yang bernuansa dakwah merupakan salah satu kemampuan softskill yang harus dimiliki oleh seluruh mahasiswa baik itu program studi yang berkaitan maupun yang tidak," tutup adripen.

Sementara itu Rektor IAIN Batusangkar, Dr. Kasmuri, di damping Wakil Rektor I, II dan III dan segenap keluarga besar menyampaikan Apresiasi terhadap pencapaian dan keberhasilan Mahasiswa FUAD IAIN Batusangkar dalam perlombaan Pembuatan Film Dokumenter Bung Hatta, kita terus mendukung dan memberikan support kepada setiap mahasiswa yang mempunyai bakat dan minat dalam segi apapun.

"Lomba pembuatan film dokumenter Bung Hatta untuk kategori mahasiswa Se-Sumatera hendaknya terus dilakukan agar mahasiswa sebagai pemegang estafet kepemimpinan maupun penerus perjuangan bangsa untuk masa depan dapat mengambil pelajaran dari seorang Hatta selaku salah satu Bapak Bangsa.
Dan juga ucapan terimah kasih saya kepada segenap civitas akademika terutama Pimpinan di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dosen pembimbing dan pihak yang telah membantu dan turut berpartisipasi aktif dalam mensupport mahasiswa kita dengan hasil yang mengagumkan dan mengharumkan nama IAIN Batusangkar di Tinggkat Nasional," ucap Rektor. (pede/hm)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Reskrim Polsek Mandau  Tangkap Seorang Kurir Narkoba Berinisial AR

Reskrim Polsek Mandau Tangkap Seorang Kurir Narkoba Berinisial AR

DURI - Kepolisian sektor Mandau melalui tim opsnal Reskrim menangkap seorang pria yang diduga sebagai kurir Narkoba,...

Mastilizal Aye Diamanahkan Jadi Ketua BK DPRD Padang, Ini Katanya

Mastilizal Aye Diamanahkan Jadi Ketua BK DPRD Padang, Ini Katanya

PADANG -- Mastilizal Aye dari Fraksi Gerindra terpilih terpilih sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang untuk...

Berpetualang ke-3 Tempat Wisata Alam Samarinda

Berpetualang ke-3 Tempat Wisata Alam Samarinda

TRAVEL -- Kota Tepian adalah julukan yang diberikan kepada kota Samarinda karena berada di tepi Sungai Mahakam. Kota...

Kapolres Pessel Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan

Kapolres Pessel Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan

PESISIR SELATAN -- Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Cepi Noval menggelar Coffee Morning bersama puluhan wartawan Media...

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

BOLA -- Misi Kabau Sirah mengobati kekalahan pada pekan k-26 Liga 1 2019 nyaris terwujud di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media