Tuesday, 14 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Driver GoJek Pertanyakan Kenaikan Tarif, Akibat Pemberlakuan Keputusan Menhub

Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:40:54 WIB - 3678
Driver GoJek Pertanyakan Kenaikan Tarif, Akibat Pemberlakuan Keputusan Menhub
puluhan driver GoJek menyampaikan keluhan kepada PT GI, terkait pemberlakuan kenaikan tarif transportasi online.



PAYAKUMBUH - Para driver transportasi online GoJek dari empat daerah, yakni Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi- Padang Lua dan Kota Padang Panjang ramai-ramai mempertanyakan pemberlakuan kenaikan tarif transportasi online berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan atas tindaklanjut Permenhub nomor 12 Tahun 2019.

Akibat pemberlakuan kenaikan tarif, banyak pelanggan GoJek enggan menggunakan jasa transportasi online tersebut. "Ini perlu kami pertanyakan, minimal guna mengetahui bagaimana dan apa solusi dari PT GI, menindaklanjuti pemberlakuan kenaikan tarif ini," kata koordinator komunitas GoZeroOne Payakumbuh-Limapuluh Kota, Ronny Rulliansyah, kepada MinangkabauNews.com di Payakumbuh, Selasa 13 Agustus 2019 siang.

Sharing dan tukar pendapat antara mitra driver GoJek dengan perwakilan PT Gojek Indonesia (GI), katanya, dikemas dalam pertemuan kopi darat di Kota Bukittinggi, Senin 12 Agustus 2019. Di dalam pertemuan tersebut, para driver sempat mempertanyakan nasib mereka atas pemberlakuan tarif baru transportasi online.

Mengenai kenaikan tarif transportasi online yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019 yang merupakan turunan Permenhub 12/2019, diakui para driver sangat memberatkan dan belum layak diberlakukan. Mengingat, kenaikan tarif diperkirakan mencapai lebih dua kali lipat dari tarif biasanya.
 
Menurut Ronny, ada beberapa poin tuntutan yang mereka pertanyakan atas pemberlakuan SK Menhub tersebut. Pertama, PT Gojek Indonesia (GI) sebelum menerapkan Peraturan Menteri nomor 12 tahun 2019, seyogianya melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke pemerintah daerah.

Kedua, PT GI diminta dapat mengupayakan pengembalian skema tarif dan bonus ke skema awal saat GoJek mulai beroperasi di Indonesia.
Ketiga, mereka menolak adanya atribut terbaru GoJek atas pemberlakuan SK dan Peraturan Menteri Perhubungan, dengan alasan driver tidak sanggup membayar cicilan.

Berikutnya, keempat, PT GI diminta dapat menghapus sistem akun prioritas. Kelima, PT GI diharapkan dapat mengendalikan serta membatasi sistem yang dipakai dalam aktifitas transaksi.

"Jika seandainya, misal, driver sudah mencapai targetnya sesuai skema yg berlaku masing-masing daerah, inti sistem akan menutup secara otomatis jika driver sudah tutup poin dihari yang sama," sebut Ronny.

Ia berharap, PT GI segera mengambil sikap untuk menyikapi keluhan ratusan driver GoJek di Sumatera Barat.
Ditambahkan Ronny, hampir seluruh pelanggan GoJek, mengeluh atas pemberlakuan kebijakan tersebut.

Tidak seperti biasanya, untuk tarif terdekat Ojol maksimal 2,5 km, sebelumnya hanya ditarif Rp 4 ribu, kini naik menjadi Rp 9 ribu. Kenaikan tercatat mencapai 125 persen. Sehingga tidak sedikit pelanggan yang mengurungkan niat, memakai jasa Ojol.

Adapun, alasan pemerintah mengeluarkan putusan terhadap tarif transportasi online bertujuan penyamarataan tarif, agar tidak ada lagu perang tarif antar aplikator yang bergerak di bidang transportasi online.

Selain melakukan Kopdar dengan perwakilan PT GI, dalam waktu dekat, para komunitas driver GoZeroOne Paliko, berencana bakal melakukan pertemuan koordinasi dengan dinas terkait di pemerintah daerah, baik di Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota. (aking)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag:

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Bukitinggi Gelar Panen Raya

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Bukitinggi Gelar Panen Raya

BUKITTINGGI -- Jajaran Polresta Bukittinggi menggelar panen raya program ketahanan pangan di Jorong Aur Nagari Koto...

Masih Banyak Warga Pessel Tak Terima BLT Kemensos, Mimi Rianti: Akan Dibayar Melalui BLT Kabupaten

Masih Banyak Warga Pessel Tak Terima BLT Kemensos, Mimi Rianti: Akan Dibayar Melalui BLT Kabupaten

PESISIR SELATAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat memastikan sejumlah warga penerima...

Perwakilan Wartawan Pasaman Berkunjung ke Pasbar, Sekda Sampaikan Hal Ini

Perwakilan Wartawan Pasaman Berkunjung ke Pasbar, Sekda Sampaikan Hal Ini

PASAMAN - Walaupun ditengah kesibukan kerja saat Tatanan Baru New Normal masa Pandemi Covid-19, Sekretaris Daerah...

Beberapa SD di Kabupaten Solok Kekurangan Mobiler

Beberapa SD di Kabupaten Solok Kekurangan Mobiler

KABUPATEN SOLOK - Sungguh luar biasa dan cukup mengejutkan, dimana pada saat ini masih ada Sekolah Dasar yang...

Gawat! Perang China vs India Bisa Pecah di Selat Malaka, Bagaimana dengan Indonesia?

Gawat! Perang China vs India Bisa Pecah di Selat Malaka, Bagaimana dengan Indonesia?

INTERNASIONAL - Bentrokan tentara China dan India sudah mereda seiring dengan dilakukan perundingan perdamaian...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu