Wednesday, 20 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kebakaran Hutan dan Lahan di Pesisir Selatan, Penyebab Masih Misteri

Kamis, 15 Agustus 2019 - 20:04:22 WIB - 476
Kebakaran Hutan dan Lahan di Pesisir Selatan, Penyebab Masih Misteri
Lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pessel.


PESISIR SELATAN -- Kapolres Pesisir Selatan, AKBP. Fery Herlambang, mengungkapkan, anggota satuan Reskrim dan Intel dari Polres Pessel telah diterjunkan ke lokasi guna menyelidiki penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi beberapa hari yang lalu diwilayahnya. Proses dimulai dengan meminta keterangan pemilik lahan di sekitar area lokasi Karhutla tersebut.

"Di sana ada Koperasi Bina Tani di Lunang. Mereka berada di sekitar lahan yang terbakar. Kami akan minta keterangannya," katanya pada wartawan di Painan, Kamis (15/8/2019).

Kapolres menuturkan, sampai saat ini Karhutla di Pessel masih terus berlanjut. Berdasarkan pantauan satelit, sedikitnya terdapat enam titik api. Namun yang paling parah berada di Kecamatan Lunang. Sebanyak 80 hektar lahan gambut telah terbakar. Dipastikan semuanya berada dalam kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK).

"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, sebanyak 50 hektar yang terbakar. Kemudian sempat meluas. Namun, sekarang intensitasnya sudah mulai berkurang," ucapnya.

Sampai saat ini, lanjut Kapolres, Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri masih berjibaku memadamkan api. Bahkan, anggota Kepolisian Sektor setempat telah turun sejak Jumat 10 Agustus 2019 lalu.

"Dari keterangan awal, kami akan tindak lanjuti, motif kebakaran murni karena terbakar atau memang sengaja dibakar. Jika terdapat unsur kesengajaan, pihaknya bakal menindak sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD, Doni Boy mengungkapkan, berdasarkan pantauan satelit, terdapat dua titik api kembali terlihat pada Rabu 14 Agustus 2019. Guna mengantisipasi dampak kebakaran yang semakin meluas, pihaknya mulai menambah personil. Api terus berpindah-pindah dari satu titik ke titik yang lain, sehingga sulit untuk dipadamkan.

"Personil kami di sana kini 20 orang. Awalnya hanya 10 orang. Medan yang rumit masih jadi kendala. Sehingga anggota harus menaiki boat untuk bisa sampai ke lokasi karhutla," ucapnya. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Padang Panjang Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Padang Panjang Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

PADANG PANJANG --Pemko Padang Panjang mulai gencar sosialisasi Perpres 95 tahun 2018, yakni tentang Sistem Pemerintahan...

GP Ansor Nilai Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan dari Jaringan JAD ISIS

GP Ansor Nilai Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan dari Jaringan JAD ISIS

NASIONAL - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor mengutuk aksi bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan,...

Peduli Kasih, Satlantas Polres Pessel Gelar Giat Bakti Sosial Jumat Berbagi

Peduli Kasih, Satlantas Polres Pessel Gelar Giat Bakti Sosial Jumat Berbagi

PESISIR SELATAN -- Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, Iptu Yuliadi bersama jajaran Jumat (15/11/2019) berbagi dalam...

Polemik Pelarangan Cadar oleh Menteri Agama, Begini Respon Ustadz Abdul Somad

Polemik Pelarangan Cadar oleh Menteri Agama, Begini Respon Ustadz Abdul Somad

NASIONAL - Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait niatnya mengkaji penggunaan niqab atau cadar bagi wanita yang...

Jelang Musywil PWPM Sumbar, PDPM Bukittinggi Jalin Komunikasi dengan Anggota DPRD Andriwarman

Jelang Musywil PWPM Sumbar, PDPM Bukittinggi Jalin Komunikasi dengan Anggota DPRD Andriwarman

BUKITTINGGI -- Jelang Musywil PM Sumbar, Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Bukittinggi melakukan silaturrahim...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media