Wednesday, 20 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Minangkabau Fashion Festival 2019, Pintu Gerbang Sumbar Menjadi Pusat Mode

Kamis, 15 Agustus 2019 - 23:37:16 WIB - 702
Minangkabau Fashion Festival 2019, Pintu Gerbang Sumbar Menjadi Pusat Mode
Malam grand final mff 2019 di hotel bumi minang, kamis, (15/8)


PADANG -- Ketua Desknasda Sumbar Hj. Nevy Irwan Prayitno mengungkapkan Pemprov Sumbar bertekad ajang Minangkabau Fashion Festival (MFF) 2019 menjadi ajang menciptakan talenta muda dalam dunia mode dan fashion dunia.

"Kami sangat bangga sekali, Dinas pariwisata Sumbar dapat melahirkan desainer baru untuk bisa menghasilkan produk-produk yang menjadi incaran dan disukai masyarakat," ujar Ketua Deskranasda Sumbar Hj. Nevy Irwan Prayitno saat membuka kegiatan tersebut.

Nevi meminta untuk terus menggali potensi yang ada di ranah minang. Tumbuh kembangkan bibit-bibit yang nampak sehingga tidak hanya melahirkan desainer baru tetapi juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Kegiatan ini tentunya diharapkan dapat mewadahi para desainer muda Sumbar untuk terus berkarya di dunia fashion," tandasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian menyampaikan Pemprov Sumbar kembali menggelar Minangkabau Fashion Festival (MFF) yang menampilkan karya para desainer muda Sumbar.

Ini merupakan pehelatan ketiga yang dilaksanakan, dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan.

"Sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan fashion Tanah Air, para desainer ranah minang yang tergabung dalam MCC berkeinginan membangun dan mengembangkan industri fashion di Sumbar dengan tetap mengedepankan norma-norma yang disyariatkan dalam Islam," sebut Nevi.

Dikatakan, MFF akan hadir dengan meningkatkan kualitas produk fashion Sumbar agar memiliki kualitas dan daya saing tinggi, termasuk mengarahkan pada konsep sustainable fashion.

Sementara, Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sumbar, Derlianti mengatakan, pihaknya saat ini berupaya membuka ruang bagi pekerja kreatif untuk menyalurkan karya mereka. Kegiatan ini diharapkan berdampak terhadap usaha kreatif dan mampu menggaet wisatawan datang ke Sumbar.

"Pemerintah tidak menghalangi seseorang untuk mengekspresikan diri melalui karya-karya mereka terutama di bidang fashion. Namun dalam pelaksanaannya, para desainer harus berhat-hati terhadap rambu-rambu yang ada, sehingga mereka dapat berkarya dengan tetap menjunjung falsafah adat, Adat Basandi Syara-Syara Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," ucapnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,nasional,padang,pemprov,pemprov-sumbar,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Warga Halaban Sampaikan Keluhan Infrastuktur dan Kebutuhan Tani ke Anggota DPRD

Warga Halaban Sampaikan Keluhan Infrastuktur dan Kebutuhan Tani ke Anggota DPRD

LIMA PULUH KOTA - Belasan warga Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban menyampaikan keluhan perihal kondisi...

Masjid Besar Arafah Terima 20 Al-Quran, Imam Masjid Sampaikan Ini

Masjid Besar Arafah Terima 20 Al-Quran, Imam Masjid Sampaikan Ini

BENGKALIS -- Imam Masjid Masjid Besar Arafah Drs H Nasuha menerima wakaf 20 Al-Quran dari perusahaan PT Nawakara...

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

MENTAWAI -- Sekretaris Kwarda 03 Provinsi Sumatera Barat Amril Amir buka resmi kegiatan Jambore Pramuka ke ll Kabupaten...

Cegah Osteoporosis, Jaga Kesehatan Tulang Sejak Dini

Cegah Osteoporosis, Jaga Kesehatan Tulang Sejak Dini

Oleh : Yulia Yunara KESEHATAN -- Tulang merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh manusia, namun sebagian...

Tujuh Bacalon Kada Merapat ke Gerindra: Politisi, Mantan Wabup, Sampai Pengusaha

Tujuh Bacalon Kada Merapat ke Gerindra: Politisi, Mantan Wabup, Sampai Pengusaha

LIMA PULUH KOTA - Bakal calon kepala daerah (Bacalon Kada) dipastikan sudah mendaftarkan diri ke panitia...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media