Saturday, 16 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Cegah Kekerasan Calon Paskibraka, KPAI, KPP-PA dan Kemenpora Keluarkan Surat Edaran Bersama

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 11:54:13 WIB - 368
Cegah Kekerasan Calon Paskibraka, KPAI, KPP-PA dan Kemenpora Keluarkan Surat Edaran Bersama
Penekanan mou surat edaran bersama kpai, kemenpora dan kementerian perlindungan perempuan dan anak


JAKARTA -- Upaya mencegah tindak kekerasan pada anggota Paskibraka selama pendidikan dan pelatihan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) resmi mengesahkan Surat Edaran Bersama tentang Perlindungan Anak Bagi Calon Paskibraka Seluruh Indonesia.

Komisioner KPAI Jasra Putra menyampaikan Dengan diberlakukannya surat edaran ini keselamatan para calon Paskibraka di seluruh Indonesia lebih terjamin. "Ini didasari komitmen bersama pendidikan dan pelatihan Paskibraka sebagai sarana untuk mengaktualisasi anak-anak muda yang punya potensi dalam bidang kepaskibrakaan dan jangan sampai terulang dari kasus meninggalnya calon paskibraka lagi," tutur Komisioner KPAI, Jasra Putra Jumat, (16/8/2019).

Salah satu poin dalam surat edaran ini, menurut Komisoner KPAI jangka pendek bagi anak-anak yang berjumlah 25 ribu anak yang sedang menjalani masa Karantina sampai bisuak dipastikan mendapatkan hak perlindungan anak tetap terbaik.Karena mereka harus mengibarkan bendera bagi bangsa Indonesia yang merupakan momen penting bagi agenda tahunan.

Secara Jangka panjang, kata Jasra Putrabsurat edaran ini merupakan panduan semua pihak yang bekerja pada anak bil khusus pskibraka untuk menjalankan prinsip-prinsip perlindungan anak sesuai jaminan anak-anak.

Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh mengatakan "Surat ini untuk mencegah potensi tindak kekerasan dan bullying. Itu ide dasarnya. Ini relevan ketika muncul masalah di daerah. Surat edaran ini bisa dijadikan panduan untuk mengingatkan kembali aturan yang sudah ada. Ini bukan barang baru karena sudah dituangkan dalam perundangan-undangan dan peraturan menteri. Tetapi kalau di lapangan ada pergeseran akan kita ingatkan," kata Asrorun Niam. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Penerimaan CPNS di Mentawai Menuai Protes, Mantan Ketua DPRD Mentawai Angkat Bicara

Penerimaan CPNS di Mentawai Menuai Protes, Mantan Ketua DPRD Mentawai Angkat Bicara

MENTAWAI -- Formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai di...

Rumah Semi Permanen di Bengkalis Ludes Terbakar

Rumah Semi Permanen di Bengkalis Ludes Terbakar

BENGKALIS -- Dua rumah semi permanen ludes dilahap sijago merah, di Jalan Bakti Gang Rambutan RT 03 RW 16, Pematang...

Avanza Remuk Dihantam KA Sibinuang di Pariaman

Avanza Remuk Dihantam KA Sibinuang di Pariaman

PARIAMAN - Satu unit Avanza warna hitam BA 1338 BA remuk dihantam kereta api Sibinuang di Simpang Empat Kampung Kaling...

Palapa Ring sebagai Deteksi Tsunami, Ini Kata Kemenko Perekonomian

Palapa Ring sebagai Deteksi Tsunami, Ini Kata Kemenko Perekonomian

PADANG -- Asisten Deputi Telematika dan Utilitas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Eddy Satriya mengatakan...

MUI Sumbar Dukung Seruan Tak Gunakan Salam Semua Agama, Ini Kata Buya Gusrizal Gazahar

MUI Sumbar Dukung Seruan Tak Gunakan Salam Semua Agama, Ini Kata Buya Gusrizal Gazahar

PADANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Gusrizal mendukung seruan dan himbauan MUI Jatim agar umat Islam terutama...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media