Friday, 07 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Cegah Kekerasan Calon Paskibraka, KPAI, KPP-PA dan Kemenpora Keluarkan Surat Edaran Bersama

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 11:54:13 WIB - 410
Cegah Kekerasan Calon Paskibraka, KPAI, KPP-PA dan Kemenpora Keluarkan Surat Edaran Bersama
Penekanan mou surat edaran bersama kpai, kemenpora dan kementerian perlindungan perempuan dan anak


JAKARTA -- Upaya mencegah tindak kekerasan pada anggota Paskibraka selama pendidikan dan pelatihan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) resmi mengesahkan Surat Edaran Bersama tentang Perlindungan Anak Bagi Calon Paskibraka Seluruh Indonesia.

Komisioner KPAI Jasra Putra menyampaikan Dengan diberlakukannya surat edaran ini keselamatan para calon Paskibraka di seluruh Indonesia lebih terjamin. "Ini didasari komitmen bersama pendidikan dan pelatihan Paskibraka sebagai sarana untuk mengaktualisasi anak-anak muda yang punya potensi dalam bidang kepaskibrakaan dan jangan sampai terulang dari kasus meninggalnya calon paskibraka lagi," tutur Komisioner KPAI, Jasra Putra Jumat, (16/8/2019).

Salah satu poin dalam surat edaran ini, menurut Komisoner KPAI jangka pendek bagi anak-anak yang berjumlah 25 ribu anak yang sedang menjalani masa Karantina sampai bisuak dipastikan mendapatkan hak perlindungan anak tetap terbaik.Karena mereka harus mengibarkan bendera bagi bangsa Indonesia yang merupakan momen penting bagi agenda tahunan.

Secara Jangka panjang, kata Jasra Putrabsurat edaran ini merupakan panduan semua pihak yang bekerja pada anak bil khusus pskibraka untuk menjalankan prinsip-prinsip perlindungan anak sesuai jaminan anak-anak.

Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh mengatakan "Surat ini untuk mencegah potensi tindak kekerasan dan bullying. Itu ide dasarnya. Ini relevan ketika muncul masalah di daerah. Surat edaran ini bisa dijadikan panduan untuk mengingatkan kembali aturan yang sudah ada. Ini bukan barang baru karena sudah dituangkan dalam perundangan-undangan dan peraturan menteri. Tetapi kalau di lapangan ada pergeseran akan kita ingatkan," kata Asrorun Niam. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Perayaan HUT RI dan Padang, Dinas Perdagangan Padang Gelar Donor Darah Massal

Perayaan HUT RI dan Padang, Dinas Perdagangan Padang Gelar Donor Darah Massal

PADANG -- Meriahkan HUT Padang ke351 dan HUT RI, Dinas Perdagangan Padang gandeng PMI menggelar aksi donor darah di...

Kasus Impor Dominasi Penyebaran Covid-19 di Sumbar

Kasus Impor Dominasi Penyebaran Covid-19 di Sumbar

PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumbar menyatakan imported case atau kasus impor mendominasi penyebaran Covid-19 di...

IDI Angkat Suara Soal Klaim Seorang Dokter Mikrobiologi Hadi Pranoto Temukan Obat Covid-19

IDI Angkat Suara Soal Klaim Seorang Dokter Mikrobiologi Hadi Pranoto Temukan Obat Covid-19

JAKARTA -- Santer jadi trent pemberitaan seorang dokter dan ahli mikrobiologi bernama Hadi Pranoto yang menyatakan...

Warga Bandar Lampung Digegerkan Penemuan Janin di Kambing Jantan Saat Disembelih

Warga Bandar Lampung Digegerkan Penemuan Janin di Kambing Jantan Saat Disembelih

BANDARLAMPUNG -- Heboh, Warga Perumahan Prasanti RT 01 Kelurahan Sukarame, Bandar Lampung, Lampung menemukan seekor...

Polisi Ringkus Seorang Pemuda Bawa Sejam Saat Eksekusi Lahan di Kuansing Riau

Polisi Ringkus Seorang Pemuda Bawa Sejam Saat Eksekusi Lahan di Kuansing Riau

RIAU -- Polres Kuansing meringkus seorang warga saat dilakukan eksekusi tiga lahan berkekuatan hukum tetap, Kamis...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu