Sunday, 20 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Pukat Harimau Marak di Perairan Pantai Muaro Kandis Pessel

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 16:23:57 WIB - 578
Pukat Harimau Marak di Perairan Pantai Muaro Kandis Pessel
Terlihat kapal nelayan di parairan pantai painan saat mengangkap ikan menggunakan pukat harimau.


PESISIR SELATAN - Belasan kapal nelayan penangkap ikan yang berada di perairan Pantai Muaro Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar masih beroperasi menggunakan pukat harimau (trawl) kembali mulai marak sejak beberapa pekan terakhir ini.

Tak tanggung-tanggung, oknum kapal nelayan pencari ikan dengan pukat harimau yang dilarang pemerintah saat ini masih beroperasi di jarak 500 meter dari garis pantai.

Dalam unggahan video yang berdurasi 2 menit di terima Minangkabaunews.com Sabtu (17/8/2019), Eki Irawan, mengatakan, ia meminta tanggapan kepada Pemerintah setempat untuk menindak tegas atas aktivitas nelayan pencari ikan yang menggunakan pukat harimau. Menurutnya, pukat harimau atau di sebut trawl itu akan menghabiskan ekonomi masyarakat khususnya nelayan yang ada di daerah itu.

"Selamat pagi kepada pejabat-pejabat kami beserta pemangku kepentingan politik, pagi-pagi ini di muara kandis tepat pukul 07.00 Wib disekitaran dan tak jauh dari bibir pantai yang berjarak sekitar 500 meter sudah terlihat pukat harimau yang sangat banyak," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, penggunaan alat tangkap bagi nelayan sudah diatur dalam UU Perikanan No 54 tahun 2009 perubahan atas UU No 31 tahun 2003. Serta diperkuat dengan peraturan menteri kelautan dan perikanan Permen KP RI No 2 tahun 2015 tentang larangan penggunaan alat tangkap pukat hela (trawl) dan pukat tarik atau sejenisnya serta Permen KP No 71 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat tangkap.

"Ini lah yang akan menghabiskan ekonomi masyarakat dan apa tanggapannya, nah ini buktinya. Dari dulu tak pernah terberantas. Bahkan ada belasan unit masih beroperasi," ucapnya lagi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: painan,pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Baksos Mahasiswa Teknik Eletronik UNP Perbaiki Instalasi Listrik Surau dan Rumah Warga

Baksos Mahasiswa Teknik Eletronik UNP Perbaiki Instalasi Listrik Surau dan Rumah Warga

PADANG PARIAMAN -- Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang melaksanakan Diklat dan Bakti...

Gempa Hari Ini, BMKG mencatat gempa magnitudo 3,7 di Pasaman

Gempa Hari Ini, BMKG mencatat gempa magnitudo 3,7 di Pasaman

PASAMAN -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gempa yang bisa dirasakan pada Ahad,...

Menyongsong Pilkada Tahun 2020, Pemkab Pasaman Gelar Penandatanganan NPHD

Menyongsong Pilkada Tahun 2020, Pemkab Pasaman Gelar Penandatanganan NPHD

LUBUK SIKAPING - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten...

Abdul Sohar, Warga Bukittinggi Hidupkan Keluarganya Dengan Hasil Kerajinan Soulvenir

Abdul Sohar, Warga Bukittinggi Hidupkan Keluarganya Dengan Hasil Kerajinan Soulvenir

BUKITTINGGI -- Pahit getirnya kehidupan bak mengarungi samudera dengan perahu sampan, inilah kehidupan keluarga Abdul...

Tangani Bencana, BPBD 50 Kota Bangun Terobosan Berbasis Masyarakat

Tangani Bencana, BPBD 50 Kota Bangun Terobosan Berbasis Masyarakat

LIMAPULUH KOTA - Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota membuat terobosan baru untuk...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media