Thursday, 17 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Kualitas Udara di Padang Masih Kategori Normal

Rabu, 21 Agustus 2019 - 20:10:26 WIB - 439
Kualitas Udara di Padang Masih Kategori Normal
Paparan dari kadis Dlh mairizon di media center, Rabu, (21/8)


PADANG -- Kualitas udara di Kota Padang, Sumatera Barat, masuk dalam kategori sedang (normal). Berdasarkan Indeks Skala Pencemaran Udara (ISPU), Padang berada pada skala level di antara 51-100.

Kadis Lingkungan Hidup, Mairizon mengatakan dari hasil uji udara yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan tanggal 10 Agustus kondisi udara masih dibawah baku mutu. "Kami pastikan kualitas udara di Kota Padang masih tergolong normal dan aman," kata Mairizon kepada wartawan di mc balaikota, Rabu, (22/8/2019).

"Kami sudah sering mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah dan jerami. Jika terjadi kebakaran ini menyusahkan untuk pemadaman. Ditambah lagi bukan agustus ini merupakan puncak dari musim kemarau, sehingga potensi hujan sangat kecil sekali," jelas Mairizon.

Mairizon menambahkan, baku mutu udara juga baik dan di bawah ambang batas sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Undang Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Kami rutin melakukan uji emisi bagi kendaraan pribadi. Tujuannya supaya pemilik kendaraan peduli dan merawat kendaraan agar dampak yang ditimbulkan tidak menyumbang polusi udara dan merugikan orang lain," ujar Mairizon.

Menurut Mairizon, Kota Padang yang bukan merupakan kawasan industri menjadi salah satu faktor, masih amannya kualitas udara. Selain itu, Kota Padang juga bukan kawasan perhutanan yang rentan terhadap kebakaran.

Sebagai salah satu kota penyangga, Kota Padang juga terkena dampak dari buruknya kualitas udara di provinsi tetangga Riau. Faktor penyebab utama pencemaran udara di sini akibat dari polusi kendaraan bermotor.

"Kota Padang bukan kawasan industri. Jadi, yang mempengaruhi kualitas udara, ya dari kendaraan yang digunakan masyarakat setiap hari. Motor atau mobil misalnya. Tetapi, jangan khawatir, Kota Padang udaranya masih aman dibanding Pessel," tutur Mairizon

Mairizon menjelaskan, dengan kualitas udara Kota Padang saat ini yang masuk dalam kategori sedang tentu tidak berdampak yang cukup signifikan untuk kesehatan manusia dan hewan. Tetapi, akan berdampak kepada tumbuhan yang peka dengan lingkungannya. "Jadi jangan khawatir karena Padang kualitas udaranya masih baik dibanding kabupaten tetangga," tutup Mairizon. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin

Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin

VIDEO -- Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar yang dikenal dengan ceramahnya. Namanya semakin hangat dibicarakan oleh...

Terputus Aliran Sungai, Jalan Penghubung Antar Desa di Mentawai Sulit Dilalui Kendaraan

Terputus Aliran Sungai, Jalan Penghubung Antar Desa di Mentawai Sulit Dilalui Kendaraan

MENYAWAI - Jalan Penghubung Desa Saureinuk (Silaoinan) - Desa Betumonga sampai saat ini sudah bisa dilalui, walau...

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

PASAMAN BARAT - Sebanyak 200 orang peserta yang berasal dari Empat Nagari prioritas penanganan stunting yang ada di...

Kacabjari Suliki Disomasi PH Tersangka Kasus Dugaan Pencurian Getah Pinus

Kacabjari Suliki Disomasi PH Tersangka Kasus Dugaan Pencurian Getah Pinus

LIMAPULUH KOTA - Tim penasehat hukum, M Irfan Qadim, tersangka kasus dugaan pencurian getah pinus di Nagari...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Mentawai Sampaikan Hal Ini

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Mentawai Sampaikan Hal Ini

MENTAWAI - Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet menyampaikan bahwa dia punya harapan yang besar untuk Kabupaten...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media