Monday, 30 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Inilah Pernyataan BKSDA Terkait Kemunculan Buaya yang Resahkan Pengunjung di Carocok

Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:39:55 WIB - 842
Inilah Pernyataan BKSDA Terkait Kemunculan Buaya yang Resahkan Pengunjung di Carocok
Kabag Humas Pemkab Pessel, Rinaldi bersama BKSDA melakukan rapat terbatas mengkoordinasikan tentang satwa liar yang di bicarakan di tengah-tengah masyarakat baru-baru ini


PESISIR SELATAN -- Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pesisir Selatan, Bilmar, mengungkapkan, hingga kini pihaknya terus melakukan observasi dan pengamatan terhadap kemungkinan kemunculan Buaya di sepanjang kawasan Objek Wisata Pantai Carocok Painan, Kamis, (22/8/2019).

Dikatakannya, hasil dari observasi dan pengamatan petugas di lapangan pagi ini Kamis 22 Agustus 2019, tidak ada lagi terlihat kemunculan buaya di lokasi.

"Ada enam personel kita yang melakukan observasi di sejumlah titik sekitaran Perairan Pantai Carocok Painan," ucapnya.

Untuk itu diminta kepada masyarakat dan wisatawan tidak perlu khawatir terhadap informasi kemunculan buaya sebagaima isu yang beredar selama ini.

Bilmar mengingatkan, kepada masyarakat dan wisatawan tidak perlu khawatir terhadap informasi kemunculan buaya, selain itu, Buaya akan menghindari benda atau manusia yang akan mendekatinya.

"Kecenderungan buaya akan menghindar jika ada yang mendekatnya. Sangat jarang buaya yang mengejar sasaran," ucapnya.

Meskipun demikian, ia mengimbau kepada masyarakat jika ada melihat kemunculan buaya segera informasikan kepada petugas yang ada di lapangan.

"Petugas BKSDA selalu stanby di lapangan untuk melakukan pengamatan dan observasi," tuturnya.

Seperti diketahui, laut bukan habitatnya buaya, tetapi kemungkinan buaya hanya sedang berimigrasi. Sebab, buaya merupakan salah satu reptil yang memiliki kemampuan berenang yang buruk, karena bermigrasi melewati laut, reptil ganas itu memanfaatkan arus laut untuk berpindah.

Jika arus dinilai layak untuk melanjutkan migrasi sesuai instingnya, maka buaya akan segera meninggalkan lokasi.

Sebelumnya di beritakan, masyarakat Pessel di hebohkan dengan penampakan buaya belakangan ini. Hal ini memicu kekhawatiran nelayan tradisional disana untuk melanjutkan pekerjaannya seperti memancing dengan mengunakan sampan dayung.

Sementara itu, Pemkab Pessel malalui Kabag Kesbangpol, Hardi Darma Putra, Rabu (21/8/2019) mengungkapkan, telah melakukan rapat terbatas dengan pihak BKSDA. Dihadiri Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran, Polsek IV Jurai, Pol Airud Pessel, Dinas Perikanan, BPBD dan Dinas Pariwisata,Pemuda dan Olahraga untuk mengkordinasikan tentang Satwa liar yang di bicarakan di tengah-tengah masyarakat baru baru ini.

"Dari hasil rapat tersebut, pihak BKSDA akan melaksanakan tiga jenis tindakan terhadap kemunculan buaya tersebut, yaitu melaksanakan observasi terhadap satwa, ekosistem dan habitat, melakukan penggiringan ke habitat baru dan evakuasi, jika terjadi konflik," tutupnya. (Rio)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,pesisir-selatan,semen-padang-fc,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bersama Melawan Corona, Kok Dak Ka Manolong Jan Manggaduah

Bersama Melawan Corona, Kok Dak Ka Manolong Jan Manggaduah

Oleh: dr. Hardisman, MHID, PhD Setelah tiga bulan berselang sejak ditemukan pertama kali, kasus coronavorus disease...

Reses, Stefanus Sabaggalet: Sagulubbeg Penghasil Lobster Terbesar, Kita Bantu  Mesin Tempel

Reses, Stefanus Sabaggalet: Sagulubbeg Penghasil Lobster Terbesar, Kita Bantu Mesin Tempel

MENTAWAI -- Jemput aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Tetap Sholat Berjamaah, Pemkab Solok Lakukan Disinfektan di Tempat Ibadah

Tetap Sholat Berjamaah, Pemkab Solok Lakukan Disinfektan di Tempat Ibadah

KABUPATEN SOLOK -- Beberapa daerah memberlakukan himbauan untuk tidak melakukan sholat Jumat atau sholat berjamaah di...

Pemkab Padang Pariaman Siapkan Langkah Ini Untuk Antisipasi Corona

Pemkab Padang Pariaman Siapkan Langkah Ini Untuk Antisipasi Corona

PADANG PARIAMAN - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman ...

Wali Kota Padang Mahyeldi Terima Penghargaan Grand IKADI Award 2020

Wali Kota Padang Mahyeldi Terima Penghargaan Grand IKADI Award 2020

PARIWARA PEMKO PADANG -- Ikatan Dai Indonesia menganugerahkan Grand Ikadi Award 2020 kepada Wali Kota Padang Mahyeldi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu