Sunday, 20 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Batik Manderubiah, Mengandung Nilai Estetika Historis dan Budaya Daerah Pessel

Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:53:51 WIB - 390
Batik Manderubiah, Mengandung Nilai Estetika Historis dan Budaya Daerah Pessel
Ketua Dekranasda, Lisda Hendrajoni bersama Bupati Hendrajoni mewarnai pola batik manderubiah pada saat acara launching batik manderubiah, Sabtu (24/8/2019).


PESISIR SELATAN - Batik Manderubiah sebagai batik khas Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, resmi dilaunching oleh Bupati Pessel, Hendrajoni di Painan, Sabtu (25/8/2019).

Turut hadir dalam acara launching batik Manderubiah tersebut, Hj. Rakinah Manderubiah, serta keluarganya, ketua TP-PKK Hj Lisda Hendrajoni, Dr. Pramono, Filolog (peneliti naskah kuno) Fakultas Ilmu Budaya Unand Padang serta kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Pesisir Selatan.

Pada acara launching, juga dipamerkan beberapa lembar batik hasil manderubiah serta peragaan batik oleh model dari uni dan uda Pesisir Selatan tahun 2019.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dalam kesempatan itu, mengatakan, batik Manderubiah memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan batik lainnya, karena dia mengandung nilai estetika budaya dan sejarah.

Sebagaimna diketahui, motif batik Manderubiah bersumber dari iluminasi ragam hias yang ada dalam naskah kuno yang tersimpan di rumah gadang Manderubiah.

"Batik Manderubiah memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan batik lainnya," kata bupati.

Untuk itu, kata bupati, segenap masyarakat memiliki kewajiban untuk ikut mempromosikan batik khas Pesisir Selatan, seperti batik Manderubiah, serta juga ada batik loempo.

Bahkan, bupati menghimbau para pejabat, pegawai negeri (ASN), guru, siswa memakai batik khas Pesisir Selatan.

"Pejabat beserta keluarganya harus memakai batik Manderubiah," katanya.

Sementara itu, Lisda Hendrajoni, selaku Ketua Kerajinan Nasional (Dekranasda) mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan batik khas Pesisir Selatan, karena daerah ini kita memiliki kekayaan historis sejarah tentang batik.

Dengan modal tersebut, Dekranasda bertekat menjadikan Pesisir Selatan, sebagai sentra batik Sumatera Barat.

Ditambahkan, dalam mempromosikan batik Manderubiah, pada bulan depan pihaknya bersama Bupati Hendrajoni, akan promosikan di Yordania pada tanggal 29 dan 30 Agustus mendatang.

Selain itu, batik hasil home industri Dewi Busana Lunang, milik Dewi Hapsari Kurniasi, bakal ikut meramaikan New York Fashion Week ( NYFW) September mendatang. (Rio/rls)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

HUT TNI Ke 74 di Kota Bukittinggi Penuh Keakraban

HUT TNI Ke 74 di Kota Bukittinggi Penuh Keakraban

BUKITTINGGI -- Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke 74 tahun 2019 yang dilangsungkan di Kota Bukittinggi,...

Gempa Dini Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,2 Goyang Pariaman, Kedalaman 27 Km

Gempa Dini Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,2 Goyang Pariaman, Kedalaman 27 Km

PARIAMAN -- Gempa berkekuatan magnitudo (M) 3,2 terjadi di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Pusat gempa berada di darat...

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

...

Kodim 0304/Agam Gelar Kejuaraan Taekwondo Dojang 0304/Agam

Kodim 0304/Agam Gelar Kejuaraan Taekwondo Dojang 0304/Agam

BUKITTINGGI -- Puluhan atlet-atlet taekwondo dojang 0304 Agam mengikuti kejuaraan memperebutkan piala Dandim 0304 Agam...

Kemensos RI Beri Santunan Rp135 Juta Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena Asal Pessel

Kemensos RI Beri Santunan Rp135 Juta Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena Asal Pessel

PESISIR SELATAN -- Sembilan orang korban meninggal akibat kerusuhan Wamena, Papua yang berasal dari Kabupaten Pesisir...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media