Friday, 07 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Batik Manderubiah, Mengandung Nilai Estetika Historis dan Budaya Daerah Pessel

Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:53:51 WIB - 680
Batik Manderubiah, Mengandung Nilai Estetika Historis dan Budaya Daerah Pessel
Ketua Dekranasda, Lisda Hendrajoni bersama Bupati Hendrajoni mewarnai pola batik manderubiah pada saat acara launching batik manderubiah, Sabtu (24/8/2019).


PESISIR SELATAN - Batik Manderubiah sebagai batik khas Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, resmi dilaunching oleh Bupati Pessel, Hendrajoni di Painan, Sabtu (25/8/2019).

Turut hadir dalam acara launching batik Manderubiah tersebut, Hj. Rakinah Manderubiah, serta keluarganya, ketua TP-PKK Hj Lisda Hendrajoni, Dr. Pramono, Filolog (peneliti naskah kuno) Fakultas Ilmu Budaya Unand Padang serta kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Pesisir Selatan.

Pada acara launching, juga dipamerkan beberapa lembar batik hasil manderubiah serta peragaan batik oleh model dari uni dan uda Pesisir Selatan tahun 2019.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dalam kesempatan itu, mengatakan, batik Manderubiah memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan batik lainnya, karena dia mengandung nilai estetika budaya dan sejarah.

Sebagaimna diketahui, motif batik Manderubiah bersumber dari iluminasi ragam hias yang ada dalam naskah kuno yang tersimpan di rumah gadang Manderubiah.

"Batik Manderubiah memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan batik lainnya," kata bupati.

Untuk itu, kata bupati, segenap masyarakat memiliki kewajiban untuk ikut mempromosikan batik khas Pesisir Selatan, seperti batik Manderubiah, serta juga ada batik loempo.

Bahkan, bupati menghimbau para pejabat, pegawai negeri (ASN), guru, siswa memakai batik khas Pesisir Selatan.

"Pejabat beserta keluarganya harus memakai batik Manderubiah," katanya.

Sementara itu, Lisda Hendrajoni, selaku Ketua Kerajinan Nasional (Dekranasda) mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan batik khas Pesisir Selatan, karena daerah ini kita memiliki kekayaan historis sejarah tentang batik.

Dengan modal tersebut, Dekranasda bertekat menjadikan Pesisir Selatan, sebagai sentra batik Sumatera Barat.

Ditambahkan, dalam mempromosikan batik Manderubiah, pada bulan depan pihaknya bersama Bupati Hendrajoni, akan promosikan di Yordania pada tanggal 29 dan 30 Agustus mendatang.

Selain itu, batik hasil home industri Dewi Busana Lunang, milik Dewi Hapsari Kurniasi, bakal ikut meramaikan New York Fashion Week ( NYFW) September mendatang. (Rio/rls)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jalin Sinergitas dan Berbagi Masker, Kapolsek Kunjungi Makoramil 03 Pulau Sipora

Jalin Sinergitas dan Berbagi Masker, Kapolsek Kunjungi Makoramil 03 Pulau Sipora

MENTAWAI - Kapolsek Sipora bersama anggota, sekira pukul 09.30 Wib mendatangi Makoramil 03 Sipora dalam rangka...

Kasus Terkonfirmasi di Kabupaten Solok Terus Mengalami Kenaikan

Kasus Terkonfirmasi di Kabupaten Solok Terus Mengalami Kenaikan

KABUPATEN SOLOK - Wajar, naiknya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Sumbar membuat Gubernur Sumbar Irwan...

Hari Ini GMM Sumbar Sembelih 13 Ekor Sapi

Hari Ini GMM Sumbar Sembelih 13 Ekor Sapi

PADANG -- Gerakan Muslim GMM Sumbar menggelar salat Idul Adha di Halaman Masjid As-Syuhada yang bertindak sebagai...

Pasca Bencana Banjir, Warga Bukik Sikumpa Berharap Pembangunan Irigasi

Pasca Bencana Banjir, Warga Bukik Sikumpa Berharap Pembangunan Irigasi

SOLOK SELATAN -- Warga Jorong Bukik Sikumpa, Nagari Alam Pauah Duo Nan Batigo, Kecamatan Pauah Duo, Solok Selatan...

Update COVID-19 di Sumbar: 5 Agustus Tembus Angka 1007 Kasus Positif

Update COVID-19 di Sumbar: 5 Agustus Tembus Angka 1007 Kasus Positif

PADANG -- Kasus pasien positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Sumatera Barat kembali terjadi...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu