Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Kabupaten Solok Darurat Stunting, Inilah Upaya Pemkab Solok

Rabu, 28 Agustus 2019 - 19:15:58 WIB - 535
Kabupaten Solok Darurat Stunting, Inilah Upaya Pemkab Solok
Iswandi ramora, konsultan tenaga ahli pemberdayaan wilayah Solok


SOLOK -- Pemkab Solok melalui Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) menggelar sosialisasi stunting di Kantor Walinagari Guguk Sarai, Kabupaten Solok, Rabu, (28/8/2019).

Stunting merupakan manusia kerdil dimana terhambatnya pertumbuhan seorang yang terjadi pada masa seribu hari kehidupan sampai berusia dua tahun. Pada masa itu merupakan masa pertumbuhan seorang anak termasuk pertumbuhan tinggi serta otak anak.

Stunting ini disebabkan beberapa faktor diantaranya faktor kemiskinan sehingga berakibat anak semenjak dalam kandungan mengalami kekurangan asupan gizi. Akibatnya anak mengalami stunting atau pendek.

Konsultan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Iswandi Ramora, menyebutkan secara umum di Sumbar terdapat tiga daerah yang masuk penanganan darurat stunting. Diantaranya Pasaman Barat, Pasaman, dan Kabupaten Solok. Untuk itu perlu dilakukan upaya agar stunting tidak terjadi lagi ditiga daerah ini, begitu juga daerah lainnya. Pencegahan stunting dapat dimulai dari ibu hamil, Paud, dan sanitasi serta air bersih.

"Sasarannya kedepan diharapkan tidak ada lagi kasus stunting. Dimana dari data Dinkes Sumbar kasus stunting untuk tiga daerah ini diatas 35%, artinya, dikategorikan sudahh butuh penanganan," Kata Amora ketika kegiatan sosialisasi stunting di kantor Walinagari Guguk Sarai, Kabupaten Solok.

Untuk tahap awal perlu menunjuk seorang kader di nagari. Tugasnya mendata ibu hamil, anak dibawah dua tahuna, keluarga miskin, serta keluarga dengan sanitasi air bersih tidak sesuai standart kesehatan atau tidak ada sama sekali. Kegiatan ini merupakan program nasional dimana pengananan stunting adalah salah satu prioritas pemerintah pusat. Karena itu nagari atau desa harus anggarkan dari dana desa untuk penanggaran stunting. Pada dasarnya, penanganan stunting bukan hanya tanggungjawab nagari tapi KUA bisa dilakukan melalui nasehat perkawinan.

Ketua BPN Guguk Sarai, Jumaidi Zainal mendukung upaya pemerintah dalam mencegah stunting di masyarakat. Karena dikawatirkan kedepan akan lahir generasi kerdil dengan intelegensi dibawah minimal.

"Kita berharap pada masa akan lahir manusia cerdas, tinggi, dan kemampuan diatas rata-rata. Kuncinya asupan gizi yang cukup" kata Jumaidi di dampingi Walinagari Guguk Sarai Darwin Dt. Endah Bungsu. (Kar)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Baksos Mahasiswa Teknik Eletronik UNP Perbaiki Instalasi Listrik Surau dan Rumah Warga

Baksos Mahasiswa Teknik Eletronik UNP Perbaiki Instalasi Listrik Surau dan Rumah Warga

PADANG PARIAMAN -- Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang melaksanakan Diklat dan Bakti...

Festival Permainan Anak Nagari Tingkat Sumbar, Solsel Raih Juara I Kategori Permainan Egrang

Festival Permainan Anak Nagari Tingkat Sumbar, Solsel Raih Juara I Kategori Permainan Egrang

PADANG ARO -- Solok Selatan berhasil keluar sebagai Juara I pada Festival permainan anak nagari, kategori permainan...

Melalui Kursus Keterampilan Menjahit, Yakesma Sumbar Bantu Masyarakat Ekonomi Lemah di Agam

Melalui Kursus Keterampilan Menjahit, Yakesma Sumbar Bantu Masyarakat Ekonomi Lemah di Agam

BUKITTINGGI -- Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Provinsi Sumatera Barat yang beralamat di jalan Lolong Karan...

ASN, The Real Buzzer Pemerintah

ASN, The Real Buzzer Pemerintah

Oleh: Ulil Amri Abdi -- Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2017 menunjukkan...

Prihatin, Bupati Hendrajoni Besuk Korban Kerusuhan Wamena Putri di RSUP M. Jamil Padang

Prihatin, Bupati Hendrajoni Besuk Korban Kerusuhan Wamena Putri di RSUP M. Jamil Padang

PADANG -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni membesuk Putri (28), warga Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media