Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Gabungan Aktivis Minta Organisasi Jaringan Asing Pendukung Referendum Papua Dibubarkan

Kamis, 05 September 2019 - 18:22:14 WIB - 2585
Gabungan Aktivis Minta Organisasi Jaringan Asing Pendukung Referendum Papua Dibubarkan
Terlihar Presiden RI, Jokowi saat berkunjung ke Papua, Rabu (4/9).


NASIONAL - Ratusan massa tergabung dalam Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98, DPP BIMA dan Gerakan Nasional Membela Kewibawaan Presiden & Kedaulatan NKRI mendesak organisasi atau pihak-pihak jaringan asing di dalam negeri yang bekerja untuk asing dan mendukung gerakan makar Papua segera dibubarkan, Rabu (4/9/19).

"Kami sangat mendukung Bapak Presiden Jokowi untuk mengungkap, menuntaskan dan menindak tegas pihak-pihak jaringan asing didalam negeri, LSM - NGO yang bekerja untuk asing memperkeruh situasi didalam negeri terkait Papua dan elit politik nasional, baik dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan yang memperkeruh Papua, menjadikan Papua sebagai komoditas politik alat bargaining politik untuk mendapatkan jabatan kekuasaan dan akses perekonomian nasional," demikian tertulis isi pernyataan sikap dari berbagai elemen yang disahkan oleh para Ketua Umum.

Adapun pentolan yang menyuarakan kegelisahan tersebut diantaranya Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Jejering Nasional Aktivis 98 Anto Kusumayuda, Ketua Umum DPP Barisan Islam Moderat (BIMA) IR. Dont Mulyana Kurnia, Sekjen Gerakan Nasional Membela Kewibawaan Presiden & Kedaulatan NKRI Abdul Salam Nur Ahmad, dan Dewan Presidium Dr. KH Asep Ahmad Hidayat juga Acik Munasik.

Mereka juga berkomitmen dan merasa bertanggung jawab untuk keutuhan NKRI, maka sebagai salah satu elemen rakyat Indonesia terus menyerukan dalam sebuah gerakan bersama yaitu "Gerakan Nasional Membela Kewibawaan Presiden dan Kedaulatan NKRI". Karena, kata mereka, kejadian rusuh Papua bermotif ingin mencoreng wibawa Presiden Jokowi dan mengancam Kedaulatan NKRI.

"Siapapun yang terlibat apakah pejabat penting di Pemerintahan ? LSM -NGO ?Politisi barisan sakit hati ? Harus ditindak tegas tanpa pandang bulu karena telah merongrong kedaulatan NKRI kalau dibiarkan akan menjadi preseden buruk bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara kedepan," sebut mereka.

Selain itu, pihaknya mengajak dan menyerukan pada saudaraku seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa dan berjuang membela dan menjaga Papua, Papua Barat dari rongrongan pihak-pihak asing yang mengacaukan dan memprivokasi papua lepas dari NKRI, terang mereka.

Kata mereka, pihak "Asing" tentunya tidak bekerja sendiri dalam memuluskan agendanya membuat Papua rusuh untuk menguasai Papua demi kepentingan ekonomi dan kepentingan sosial politik. Mereka agen-agen asing berkonspirasi dengan pihak-pihak jaringan didalam negeri, dengan organisasi atau lembaga di Papua dengan tiada hentinya mempropagandakan Papua Merdeka.

"Isu Papua selalu dijadikan komoditas politik elit politik nasional dalam melakukan bargaining untuk kepentingan kekuasaan dan jabatan," sambungnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, masih adanya NGO atau LSM didalam negeri yang mendapatkan dana dukungan dari asing sehingga menjadi agen asing kepanjangan tangan asing didalam negeri untuk memuluskan agenda kepentingan asing di dalam negeri. Salah satunya mereka NGO dan LSM tersebut ikut mensupport pergerakan kelompok Papua Merdeka.

"NGO dan LSM tersebut menjadi penghianat bangsa dan negara, karena tidak ada sumbangan dana program dari asing ke LSM atau NGO yang gratis tiada lain memiliki kepentingan untuk tujuan politik menguasai Indonesia salah satunya dengan persoalan Papua," pungkasnya. (Hafyz)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: indonesia,nasional,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

JAKARTA -- BPJS akan mengeluarkan intruksi presiden mulai tanggal 1 Januari 2020 penunggak BPJS tidak bisa menikmati...

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

LUBUK SIKAPING - Bupati Pasaman Yusuf Lubis yang didampingi Sekretaris Daerah, Mara Ondak menyerahkan secara resmi...

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

PADANG -- Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang...

Warga VII Koto Lamo Apungkan 4 Tokoh untuk Pilkada 2020, Inilah Nama-namanya

Warga VII Koto Lamo Apungkan 4 Tokoh untuk Pilkada 2020, Inilah Nama-namanya

PADANG PARIAMAN -- Jelang pilkada serentak 2020, Tokoh ranah dan rantau bersama Warga VII Koto (Kecamatan, VII Koto...

Gali Minat AMM, IMM Pasbar Gelar Turnamen Futsal, Catat Tanggalnya

Gali Minat AMM, IMM Pasbar Gelar Turnamen Futsal, Catat Tanggalnya

PASAMAN BARAT -- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Muhammadiyah Futsal Competition...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media