Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Prosesi Tabuik Maarak jari-jari di Malam ke-7 Muharram, Ternyata Ini Makna dan Sejarahnya

Minggu, 08 September 2019 - 09:47:09 WIB - 784
Prosesi Tabuik Maarak jari-jari di Malam ke-7 Muharram, Ternyata Ini Makna dan Sejarahnya
Prosesi marak Jari-jari di Simpang Tabuik Kampung China.


PARIAMAN - Maarak jari-jari pada malam ke-7 Muharram merupakan rangkaian prosesi tabuik di tahun 1441H atau Sabtu (7/9) tahun 2019 Masehi.

Dalam prosesi maarak jari-jari ada namanya basalisiah (berpapasan) antara Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang melalui jalan yang sama secara berlawanan.

Prosesi Maarak Jari-Jari merupakan perumpamaan menggotong bagian jasad cucu Nabi Muhammad SAW yang dibunuh secara keji oleh pasukan tentara Raja Yazid Bin Muawiyah pada perang Karbala.

Sebelum prosesi maarak jari-jari ini ada namanya yang disebut dengan Maradai yaitu proses meminta sumbangan kepada masyarakat Kota Pariaman yang diiringi dengan maarak jari-jari yang dibuat duplikatnya oleh anak tabuik yang menyerupai jari jemari manusia yang diletakan pada satu tempat seperti wajan atau panja yang diarak disekitar kawasan Pasar Pariaman dan diiringi dengan tabuhan gandang tasa.

Prosesi Maradai juga memiliki makna bahwa kegiatan ini perlu juga melibatkan peran serta masyarakat luas untuk memberikan sumbangan
demi terselenggaranya pesta budaya tabuik yang menelan banyak biaya.

Setelah prosesi Maradai ini selesai, kegiatan maarak jari-jari dilanjutkan dengan prosesi Basalisiah antara Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang.

Dulunya trasdisi basalisiah atau pertemuan kedua belah pihak di Simpang Tabuik sudah merupakan tradisi di isi dengan cara perang saling lempar batu dan saling serang di persimpangan akan tetapi setelah acara usai mereka seperti biasa lagi tanpa menyimpan rasa dendam antara satu dengan yang lainnya.

Namun saat ini sudah dihilangkan, karena budaya tabuik sudah diagendakan dalam event pariwisata tahunan.

Dalam kesempatan ini hadir Walikota Genius Umar menyampaikan, tabuik sudah mengarah menjadi tabuik pariwisata yang digelar setiap tahunnya di Kota Pariaman dan tidak ada ditempat lain di Indonesia ini yang melaksanakan ivent budaya seperti ini.

"Setiap tahunnya orang ramai datang untuk menyaksikan pesta budaya tabuik", tutur Genius Umar dalam sambutannya.

Tabuik adalah salah satu ivent yang mempunyai daya tarik yang kuat di Kota Pariaman yang selalu di tunggu-tunggu masyarakat dan wisatawan.

"Tabuik ini juga sudah menjadi Heritage (budaya) Nasional dan juga sudah di usulkan ke Unesco untuk dijadikan sebagai Heritage Internasional, sehingga nantinya akan banyak lagi dkunjungi oleh wisatawan", jelasnya.

Beliau juga mengimbau kepada masyarakat Kota Pariaman, untuk menghindari perselihan yang bisa merugikan kedua belah pihak karena tabuik pasa dan tabuik subarang adalah bersaudara.

"Mari kita tunjukan bahwa tabuik ini adalah budaya kita dan seharusnya sama-sama kita pertahankan, dan mari sama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran acara ini", tutupnya. (***)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: padang-panjang,pariaman,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Gempa Hari Ini, BMKG Catat Dua Gempa di Dua Wilayah Berbeda, Pasbar dan Mentawai

Gempa Hari Ini, BMKG Catat Dua Gempa di Dua Wilayah Berbeda, Pasbar dan Mentawai

MENTAWAI -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Selasa,...

TDC Unand Padang Menggelar International Conference 2019 di Istana Bung Hatta Bukittinggi

TDC Unand Padang Menggelar International Conference 2019 di Istana Bung Hatta Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Tourism Development Center (Pusat Pengembangan Pariwisata) Universitas Andalas Padang menggelar...

Untuk Tanah Datar Lebih Baik, DPC Demokrat Membuka Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati

Untuk Tanah Datar Lebih Baik, DPC Demokrat Membuka Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati

TANAH DATAR - DPC Demokrat Tanah datar membuka penjaringan bakal calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Tanah Datar...

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

...

Ribuan Siswa di Pasaman Terima Kartu Identitas Anak

Ribuan Siswa di Pasaman Terima Kartu Identitas Anak

PASAMAN - Bupati Pasaman, H. Yusuf Lubis resmi serahkan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi ribuan siswa di Pasaman....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media