Sunday, 20 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

KPAI Berharap Audisi Bulutangis PB Djarum Terus Berlanjut, Tapi..

Senin, 09 September 2019 - 11:52:12 WIB - 4595
KPAI Berharap Audisi Bulutangis PB Djarum Terus Berlanjut, Tapi..
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI), Susanto. (Foto: Detik.com)


NASIONAL - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI), Susanto, menegaskan, pihaknya tidak berniat meminta penghentian audisi bulu tangkis untuk anak-anak yang diinisiasi PB Djarum.

"Perlu kami sampaikan bahwa KPAI tidak tebersit niat untuk menghentikan audisi," ucap Susanto dalam keterangan tertulis, Senin (9/9/2019).

Ia menambahkan, KPAI justru mendukung audisi dan pengembangan bakat serta minat anak di bidang bulu tangkis.

KPAI, kata Susanto, berharap audisi semacam ini terus berlanjut.

Namun, ucapnya, penyelenggaraan audisi tidak boleh menggunakan nama merek, logo, dan gambar produk tembakau yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012.

"Kami mendukung agar prestasi anak terus bertumbuh dan membanggakan Indonesia ke depan. Jadi, peraturan KPAI hanya menjalankan tugas agar peraturan tersebut ditaati oleh semua pihak," katanya.

Diketahui, PB Djarum memutuskan audisi umum tahun ini menjadi yang terakhir kali diselenggarakan.

Tak akan ada audisi umum beasiswa bulu tangkis PB Djarum pada 2020.

Keputusan ini diambil PB Djarum karena tudingan KPAI bahwa PB Djarum memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Keputusan PB Djarum menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis pada 2020 disampaikan melalui jumpa pers yang disampaikan Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosiman, Sabtu (7/9/2019), di Hotel Aston Imperium, Purwokerto, Jawa Tengah.

Dikutip dari situs resmi PB Djarum, pbdjarum.org, Bakti Olahraga Djarum Foundation telah melakukan penjaringan calon pebulu tangkis masa depan melalui audisi umum sejak 2006.

Dalam keterangannya, Yoppy mengatakan, keputusan ini diambil untuk mengurangi polemik terkait penggunaan brand Djarum dalam audisi yang digelar di beberapa kota ini.

Keputusan ini merespons KPAI yang menyebut ada eksploitasi terhadap anak dari gelaran ini.

Menurut KPAI, anak digunakan sebagai promosi brand melalui audisi umum PB Djarum.

"Memang ini disayangkan banyak pihak, tetapi demi kebaikan bersama kita hentikan dulu, biar reda dulu, dan masing-masing pihak agar bisa berpikir dengan baik," kata Yoppy. (kp)

Editor/Sumber: Romeo/Kompas.com
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik,sport

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Wagub Nasrul Abit: Relawan adalah Ujung Tombak PMI dalam Misi Kemanusiaan

Wagub Nasrul Abit: Relawan adalah Ujung Tombak PMI dalam Misi Kemanusiaan

PADANG -- Palang Merah Indonesia (PMI) se Sumatera Barat menggelar Musyawarah ke-X tahun 2019 yang diselenggarakan di...

Sudah Lama Tak Turun Hujan, Polres Bersama Pemkab Kepulauan Mentawai Gelar Doa Bersama

Sudah Lama Tak Turun Hujan, Polres Bersama Pemkab Kepulauan Mentawai Gelar Doa Bersama

MENTAWAI - Polres bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai lakukan Doa Keselamatan Bersama di Halaman Kantor...

ASN, The Real Buzzer Pemerintah

ASN, The Real Buzzer Pemerintah

Oleh: Ulil Amri Abdi -- Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2017 menunjukkan...

Blusukan di Sejumlah Polsek, Kapolres Mentawai Tegaskan Hal Ini

Blusukan di Sejumlah Polsek, Kapolres Mentawai Tegaskan Hal Ini

MENTAWAI - Demi memperkenalkan diri serta menjalin hubungan silahturami kepada seluruh personil di setiap Polsek,...

Abdul Sohar, Warga Bukittinggi Hidupkan Keluarganya Dengan Hasil Kerajinan Soulvenir

Abdul Sohar, Warga Bukittinggi Hidupkan Keluarganya Dengan Hasil Kerajinan Soulvenir

BUKITTINGGI -- Pahit getirnya kehidupan bak mengarungi samudera dengan perahu sampan, inilah kehidupan keluarga Abdul...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media